52

890 62 27
                                        

Pagi itu, Key merasa beban rahasianya semakin berat, tapi ia tahu ada alasan kuat untuk menunggu waktu yang tepat. Bagi Key, melindungi ibunya dan memastikan semuanya berjalan sesuai rencana adalah yang terpenting saat ini. 

....

Key dan Risa duduk di bangku kayu, masih terlibat dalam obrolan ringan sambil menikmati udara pagi yang sejuk. Suasana tenang di halaman rumah mulai terusik oleh suara langkah kaki yang mendekat.

Tiba-tiba, suara yang begitu akrab terdengar memanggil, "Sekar!"

Tiba-tiba, suara yang begitu akrab terdengar memanggil, "Sekar!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Key langsung menoleh ke arah suara itu. Gumara, ayahnya, berdiri beberapa meter darinya dengan ekspresi yang sulit ditebak. Wajahnya tampak serius namun penuh kerinduan.

" Sekar..." ucap Gumara memanggil lagi, suaranya lebih pelan.

Key berdiri dengan cepat, hatinya berdegup kencang.

" Ayah?!" seru Key, matanya membelalak.

Risa, yang duduk di samping Key, juga terkejut melihat sosok Gumara tiba-tiba muncul di halaman rumah. Ia menoleh ke Key, lalu kembali memandang Gumara, mencoba memahami situasinya.

" Kenapa Ayah ada disini? Kenapa Ayah nggak bilang kalau mau datang?" ucap Key bertanya dengan nada bingung, langkahnya mendekati ayahnya perlahan.

Gumara menghampiri Key. Wajahnya tampak cemas, seolah tak mampu menyembunyikan kekhawatirannya.

" Key, Kamu baik-baik saja, kan?" ucap Gumara dengan nada penuh perhatian, memeluk putrinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Key, Kamu baik-baik saja, kan?" ucap Gumara dengan nada penuh perhatian, memeluk putrinya.

" Ayah, Key kangen banget sama Ayah. Key baik-baik saja, Ayah. Oh iya, kenapa tiba-tiba Ayah ada di sini?" ucap Key mengerutkan kening, bingung dengan kecemasan yang terpancar dari ayahnya.

" Desa ini... tempat ini dikenal sangat berbahaya. Banyak hal buruk terjadi di sini. Ayah khawatir kalau kamu menghadapi sesuatu yang di luar kendali kamu." ucap Gumara menarik napas panjang, mencoba menenangkan pikirannya.

" Ayah, Key baik-baik saja. Ayah, Ayah jangan khawatir kami semua disini menjaga satu sama lain. Lagipula, Key tidak sendirian." ucap Key menghela napas, mencoba menenangkan ayahnya.

WATTPAD VERSION : 7 MANUSIA HARIMAU NEW GENERATIONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang