17 tahun telah berlalu sejak Pitaloka, istri tercinta Gumara Peto Alam, diculik secara misterius. Gumara, yang masih terpukul oleh kehilangan istrinya, berjuang keras untuk menemukan Pitaloka namun selalu menemui jalan buntu. Kehidupan Gumara kini h...
Di dalam rumah Datuk Abu, suasana masih tenang. Pitaloka duduk di ruang utama, tangannya menggenggam cangkir berisi ramuan herbal yang diberikan oleh Bu Puspa untuk menghangatkan tubuhnya. Tatapannya kosong, pikirannya masih dipenuhi oleh kecemasan tentang kondisi Gumara.
Tiba-tiba, suara langkah kaki terdengar tergesa-gesa di teras rumah. Pintu didorong terbuka dengan cepat, menampilkan sosok Humbalang yang berdiri dengan napas sedikit terengah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Assalamualaikum. Pitaloka! Aku ingin mengabari kau akan sesuatu, Gumara sudah siuman!" ucap Humbalang tersenyum lebar, penuh semangat.
Pitaloka langsung menegakkan tubuhnya, matanya melebar mendengar kabar itu. Jantungnya berdegup lebih cepat, antara lega dan tak percaya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.