17 tahun telah berlalu sejak Pitaloka, istri tercinta Gumara Peto Alam, diculik secara misterius. Gumara, yang masih terpukul oleh kehilangan istrinya, berjuang keras untuk menemukan Pitaloka namun selalu menemui jalan buntu. Kehidupan Gumara kini h...
Kabut malam merayap perlahan di antara pepohonan hutan Kumayan. Suara dedaunan yang bergesekan dan nyanyian binatang malam menjadi latar alam yang menyelimuti langkah tergesa tiga sosok muda yang melangkah cepat menembus gelapnya rimba. Putra Alam, Alina, dan Shakti bergerak dengan napas tertahan, saling berpandangan waspada namun penuh tekad.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Kita harus temukan jejak Key secepatnya sebelum terjadi sesuatu yang buruk. Aku tak tenang sejak mendengar berita itu." ucap Alam menghela napas.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Dan Ayah serta para inyek dewasa sedang mencari Key... Kita harus bantu mereka lagipula aku sangat khawatir karena Ayah dan Bundaku juga ikut pergi mencari Key." ucap Alina cemas.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Dia saudara kita. Kita tak bisa tinggal diam." ucap Shakti.
Namun, tanpa mereka sadari, dari kejauhan, seorang wanita dengan langkah pelan dan penuh kecemasan mengikuti mereka. Farah, ibu dari Putra Alam dan Ratna, Ibu dari Shakti menyibak semak dan dedaunan rimbun dengan hati-hati. Nafasnya tertahan antara kekhawatiran dan dorongan naluriah seorang ibu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.