Pertama, Gwen request nonton Descendants, film Disney tentang anak para villains film-film Disney yang terkenal.
Setelah itu, Richie request nonton Jurassic World.
Sekitar lima jam mereka habiskan di ranjang Helen.
Si kembar menguasai satu bantal bersama, sama-sama memeluk dua guling Helen, sementara Helennya sendiri dirangkul Jeremy, tapi mereka tak sadar.
Sibuk ngemil sambil nonton, keduanya tak melihat Uncle J dan Aunty Lily mereka terus-terusan bertukar pandang sambil tersenyum, Helen yang bersandar ke Jeremy, dan Jeremy yang memeluk pinggang Helen tanpa ingin melepasnya.
Sekitar jam enam sore, Rere menjemput anak-anaknya bersama Gio.
Gwen sudah ketiduran, tinggal Richie yang menonton ending creditsnya Jurassic World.
"Astaga, sampai ketiduran si Incess," Gio berseru.
Helen sedikit bergeser dari Jeremy, sementara Gio menggendong Gwen yang sama sekali tidak terbangun.
"Wah, pasti dia baru ngantuk lewat midnight ini nanti," kata Rere.
Sementara tangannya menggandeng Richie, berkata bahwa sudah waktunya bocah itu mandi sore.
"Mendingan lo pulang dulu, Jer. Kalo mami-papi gue lihat lo berdua nempel kayak gini di kamar ini, bisa-bisa shock banget mereka."
Jeremy turun dari ranjang Helen.
"Iya deh, aku pulang dulu, ya?"
"Makan sendiri dong, kamu?"
"Nggak apa-apa. Udah biasa."
"Jer, jangan bikin aku nangis, ya," ancam Helen.
"Lho, aku beneran nggak apa-apa. Besok aku numpang makan lagi di sini."
Keesokan harinya masih hari Minggu.
"Aku mau kerja juga sebentar," Jeremy mengabarkan. "Jadi kalo whatsapp dan aku nggak bales, itu artinya aku lagi kerja ya?"
Gio keluar dari kamar sambil menggendong Gwen.
Sementara itu, tentunya sebelum berpisah untuk hari itu, Jeremy dan Helen berciuman untuk mengucapkan "see you tomorrow."
**********************************
Jeremy dan Helen berpacaran sejak hari itu. Dia mengantar Helen pergi ke kantor dan pulang dari kantor.
Beberapa kali Helen berkunjung ke kantor Jeremy juga, ketika dia selesai bekerja lebih cepat dari perkiraannya.
Kinara tentunya tahu kalau akhirnya Helen dan Jeremy kembali bersama lagi.
Awalnya, saat Helen pertama muncul, Kinara sempat memandangnya dengan amat dingin, tak bergerak dari kursinya di luar kantor Jeremy.
Helen dan Kinara saling mengenal sejak pernikahan Gio dan Rere, walaupun tak pernah dekat.
Tentunya, selama ini, Kinara yang Team Jeremy merasa bermusuhan dengan Helen yang tak pernah mau mengerti Jeremy.
Helen berdiri di depan Kinara, menyapa, "Hai, Kinara."
"Sebentar saya hubungi Pak Jeremy," kata Kinara formal sekali.
"Thank you, ya, selama ini udah jagain dan bantuin Jeremy."
Kinara diam.
"Kita balikan," Helen mengumumkan.
"Balikan?"
"Iya."
"Serius, nggak?"
"Serius."
Kinara mendengus.
KAMU SEDANG MEMBACA
Never Say Never
Roman d'amourRebecca adalah mahasiswi paling cerdas di kampus. Pemenang berbagai penghargaan, ketua angkatan, dan dijuluki kampus queen. Populer, cantik dan smart. Pacarnya ganteng, sahabatnya juga keren. Tapi dunianya runtuh ketika dia tahu pacarnya selingkuh...
