HOLLA MINNA 🤗APA KABAR? SEMOGA SEHAT SELALU😘
PART INI AUTHOR DEDIKASIKAN UNTUK KALIAN SEMUA TANPA TERKECUALI. MAKASIH MASIH SETIA MENEMANI PERJALANAN CINTA DAVE🤗🤗😘😋
MED MALAM MINGGU UNTUK KALIAN SEMUA 🤗🤗🤗❤️
HAPPY READING DEAR 🤗😘❤️
🌼🌼🌼
Siapapun, tolong aku!!
Kalimat itu yang sejak tadi Sherry gumamkan saat berlari tak tentu arah. Sementara di belakang sana beberapa pria masih mengejarnya sambil tertawa puas seolah ia adalah buruan yang sebentar lagi akan mereka dapatkan.
Sherry mengingat kembali bagaimana ini semua terjadi. Ketika Ia baru saja hendak memasuki kamar mandi saat sebuah sapaan berat menghentikan langkah kaki Sherry. Wanita itu mengernyit ketika melihat beberapa pria yang tidak ia kenal sedang tersenyum jahat kepadanya membuat Sherry tak bisa lagi berpikir dan memilih untuk lari saja.
Namun sial, belum sempat ia melarikan diri, salah seorang di antara mereka berhasil menangkap dirinya. Pria itu dengan kasar mencengkeram erat pergelangan tangannya membuat Sherry meringis.
Sherry berontak tentu saja. Tapi suasana toilet yang lumayan sepi membuat Sherry menyerah untuk meminta tolong dan memilih melawan saja. Walaupun ilmu bela diri yang ia pelajari dari Dave dan juga Circle tidak cukup kuat, setidaknya kondisi seperti ini ada satu cara baginya untuk melepaskan diri dengan mudah.
Menendang selangkangan.
Dan itu cukup ampuh saat teriakan kesakitan menggema membuat Sherry dengan cepat mengambil langkah seribu.
Ia terus berlari tanpa memperhatikan sekelilingnya. Dan karena ini adalah negara asing, membuat Sherry dalam sekejap tersesat.
Ini semua adalah salah Dave! Jika saja pria itu tidak membohonginya maka ia tidak akan pergi begitu saja dari tempat acara. Ya ini adalah salah pria itu!
Andai saja Dave jujur mengatakan bahwa dia mengenal kakaknya maka hati Sherry tidak akan bimbang seperti ini.
Sherry masih terus berlari. Suaranya bahkan habis meminta bantuan tapi tidak ada seorangpun yang datang. Jalan yang ia lalui ini terlihat seperti kota tak berpenghuni.
Air mata Sherry mengalir deras. Ia ketakutan setengah mati. Kota yang asing ini memberikan rasa takut luar biasa terlebih ada beberapa orang yang tidak ia kenal mencoba untuk mengganggunya di belakang sana.
"Non puoi scappare da me, ragazzina! (Kau tidak bisa lari dariku, gadis kecil!)"
Sherry tidak menghiraukan terlebih ia tidak tahu dan tidak mengerti bahasa italia. Ia terus berlari ke depan berharap ada seseorang yang akan menolongnya.
Tolong aku, Dave!!
Baru saja ia mengucapkan permohonan itu, tubuh Sherry tanpa sadar menabrak sesuatu dengan keras. Sherry pikir sebentar lagi ia akan merasakan kulitnya bersentuhan dengan aspal tapi sebuah lengan kokoh telah menahan tubuhnya agar tidak terjatuh.
Sherry menutup mulut tak percaya, tangisnya semakin deras saat melihat siapa pria yang telah menolongnya ini.
"Grazie per aver impedito a mia moglie di scappare (Terima kasih telah menjaga istriku agar tidak melarikan diri)."
Ucapan itu membuat Sherry menoleh. Maniknya menyorot takut saat pria yang tadi sempat mencengkram erat tangannya sudah berada di belakang tubuhnya.
"Ah, apa kau juga tidak tahu bahasa Italia?" Tanya pria itu lagi seolah merendahkan sambil menatap buruannya yang sedang di tolong oleh seseorang yang sepertinya tidak asing. "Istriku kabur dan aku hanya ingin membawanya pulang ke rumah."
KAMU SEDANG MEMBACA
STAY WITH ME#4
RomanceSERIES KE EMPAT DARI POSESIF-CRAZY ❤️LUCAS GEONANDES (MINE) ❤️JOSHUA ALEXANDER (I FOUND YOU) ❤️RAKA ABIMAYU (PROMISE) ❤️DAVE JHONSON (STAY WITH ME) UPDATE SETIAP TANGGAL 9, 19, 29 YA DEAR 🤗😘
