SPESIAL VALENTINE 💝💑
HOLLA MINNA 🤭 DI HARI KASIH SAYANG INI AUTHOR KASIH YANG MANIS2 MAU GAK 😁 LUMAYAN BUAT NAMBAH ASUPAN GULA BAGI YANG KEKURANGAN MANIS🤣🤣
PART INI GAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN PART SEBELUMNYA YA😊
HAPPY READING DEAR 🤗💕🥰😍LOPE KALIAN SEMUA SEKEBON SAK POHON2NYA SEKALIGUS 🤣
💝💝💝
"Ma Cherie. Kau tahu ini hari apa?" Tanya Dave manja sambil memeluk sang istri dari belakang yang sedang membuat sarapan.
"Hari Valentine," jawab Sherry tak acuh.
"Mana hadiahku?"
"Kau sudah besar, Dave. Untuk apa memerlukan hadiah di hari seperti ini."
Dave merengut. Ia mencium leher Sherry sembari menggigitnya kecil. "Tapi ini hari kasih sayang, Ma Cherie. Semua orang merayakannya," ucapnya dengan nada manja. "Setidaknya berikan aku chocolate."
Sherry mengulas senyum tipis. Sebenarnya ia sudah mempersiapkan kue buatannya. Hanya saja karena beberapa hal, hasil yang ia buat berakhir buruk. "Bagaimana kalau kita membelinya di luar?"
Dave menggeleng. "Aku mau buatanmu, Ma Cherie," rengek Dave. "Berikan padaku yang kau buat semalam."
Alis Sherry terangkat naik. "Bagaimana kau tahu aku membuat kue semalam?"
"Apa yang tidak ku ketahui di rumah ini, Ma Cherie," kekeh Dave. Tadi malam saat ia terjaga, Dave tidak menemukan Sherry di manapun. Ia dengan segera mencari sang istri dan menemukan wanita ini sedang berkutat di dapur. Dave memperhatikan saja dari kejauhan sebentar sebelum kembali ke kamar dan melanjutkan tidurnya. "Mana hadiahku, Ma Cherie."
Sherry berdehem sebentar. Ia berbalik dan langsung berhadapan dengan manik Dave yang selalu membuatnya jatuh cinta lagi dan lagi. "Aku memang membuat beberapa kue. Hanya saja hasilnya tidak terlalu bagus. Jadi aku membuangnya."
"Membuangnya?" Dave menghela napas. "Padahal aku tidak keberatan jika itu makanan gagal sekalipun. Setidaknya itu buatan tanganmu, aku pasti akan memakannya," ucap Dave. "Apa tidak ada lagi tersisa?"
Sherry tahu Dave pasti kecewa saat ini. Tapi ia tidak bisa melakukan apa-apa. Kue buatannya memang gagal semua. "Ada satu yang menurutku sedikit berhasil. Hanya saja aku tidak tahu bagaimana rasanya."
"Berikan padaku," Dave mengulurkan kedua tangannya dengan senyum cerah, persis seperti anak kecil yang kegirangan karena mendapatkan sesuatu.
Sherry merogoh saku apron yang ia kenakan. Mengeluarkan sesuatu yang ia bungkus dalam plastik kecil lalu mengeluarkan isinya dan meletakkan benda itu di tangan Dave.
"Ini?" Dave tampak berpikir sejenak. Bentukannya seperti kelereng dalam ukuran besar. "Ini cokelat?"
Sherry mengangguk. "Karena tampilan luarnya mulus, aku mengira itu berhasil. Mau mencobanya?"
"Tentu. Apapun yang di buat oleh tangan istriku pasti enak," jawab Dave sambil memasukkan kue buatan Sherry ke dalam mulut. Ia mencoba untuk mengunyahnya namun seketika mengernyit.
"Bagaimana rasanya?" Tanya Sherry menunggu. "Tidak enak, ya?"
"Well, Rasanya manis," Dave mencoba memberi penilaian dengan benda seperti kelereng yang ia sempil-kan di mulut membuat pipi kanannya tampak membengkak. "Seperti cokelat pada umumnya."
"Pasti tidak enak, bukan?" Tanya Sherry sambil tersenyum kecil. "Buang saja jika tidak bisa menelannya."
Dave memeluk pinggang sang istri. Satu tangannya menyentuh dagu Sherry agar semakin mendekat. "Katakan padaku, Ma Cherie. Apa ini kelereng yang kau lapisi dengan cokelat? Karena bagaimanapun aku berusaha mengunyahnya, ia tidak hancur sama sekali."
KAMU SEDANG MEMBACA
STAY WITH ME#4
Любовные романыSERIES KE EMPAT DARI POSESIF-CRAZY ❤️LUCAS GEONANDES (MINE) ❤️JOSHUA ALEXANDER (I FOUND YOU) ❤️RAKA ABIMAYU (PROMISE) ❤️DAVE JHONSON (STAY WITH ME) UPDATE SETIAP TANGGAL 9, 19, 29 YA DEAR 🤗😘
