SERIES KE EMPAT DARI POSESIF-CRAZY
❤️LUCAS GEONANDES (MINE)
❤️JOSHUA ALEXANDER (I FOUND YOU)
❤️RAKA ABIMAYU (PROMISE)
❤️DAVE JHONSON (STAY WITH ME)
UPDATE SETIAP TANGGAL 9, 19, 29 YA DEAR 🤗😘
Dave tidak mampu mengedipkan matanya barang sejenak ketika melihat Sherry dalam balutan gaun malam yang terlihat begitu pas saat dikenakan wanita itu. "Ah istriku cantik sekali saat mengenakan gaun ini," Dave tersenyum bangga. Ia berjalan mendekat ke arah Sherry. "Aku sangat ingin mengurungmu untuk ku nikmati sendiri dan tidak akan membiarkan siapapun melihat kecantikan ini."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mau tidak mau hal itu membuat Sherry tersenyum kecil. Pria di depannya sungguh pandai membual. "Berhentilah mengatakan omong kosong dan ayo kita pergi."
Dave menghela napas berat. Ia menyugar rambut sambil mengedipkan sebelah matanya. "Jika aku mengatakan ingin membawamu ke ranjang saja dari pada pesta. Apa kau akan menerimanya?"
"Tidak!" Jawab Sherry cepat. Astaga! Apa sebenarnya yang ada di dalam pikiran pria mesum ini. "Kita akan terlambat jika kau terus mengatakan hal konyol seperti itu, Dave!"
Ck! Padahal ia ingin sekali Sherry menyetujui apa yang tadi dikatakan. "Baiklah, ayo kita pergi." ***
Jika Sherry boleh memilih kembali. Sebaiknya tadi ia menerima saja permintaan Dave untuk tidak pergi ke pesta ini.
Sungguh, pemandangan di depannya membuat Sherry merasa seperti orang kecil walaupun dengan Dave yang berdiri di sampingnya.
Ada begitu banyak orang yang berpakaian mewah di dalam sini. Berjalan berlenggak lenggok seperti memamerkan apa yang dikenakan. Terlihat begitu jauh dari dunianya yang terlalu biasa.
"Ada apa?" tanya Dave memperhatikan sang istri yang tidak bergeming di tempatnya saat memasuki aula pesta.
"Apa sebaiknya kita pulang saja?" Sherry masih mencoba keberuntungannya. Masih berharap di dalam hati bahwa Dave akan mengiyakan permintaannya.
Dave tersenyum kecil. "Apa yang membuat istriku ini berubah pikiran?"
Tempat ini tidak cocok denganku. Ingin sekali Sherry mengatakan hal ini kepada Dave. Tapi jika ia mengatakan itu apakah akan membuat pria ini marah?
Sherry tersentak dari lamunannya saat Dave mencubit pelan hidungnya.
"Sudah terlambat untuk kembali, Ma Cherie. Ayo."
Dan akhirnya ia tidak bisa menolak, bukan? Batin Sherry nelangsa.
"Sungguh wanita yang sangat cantik."
Ucapan itu membuat langkah kaki Dave dan Sherry berhenti. Di depan mereka kini berdiri seorang pria tampan dengan senyum lebar secerah mentari pagi. Manik pria itu menatap lekat ke arah Sherry.
"Dari kejauhan saja sudah terlihat begitu cantik. Dilihat dari dekat bahkan lebih cantik lagi."
Bolehkah Sherry merasa mual dengan gombalan receh pria tidak di kenal ini? Sherry memeluk lengan Dave yang hanya diam sambil memberikan sorot datar kepada pria ini. Apa Dave mengenalnya?