Suara siulan terdengar bersamaan dengan langkah kaki yang berjalan mendekat.
Aaron tidak melirik sedikitpun karena ia sudah bisa menebak siapa yang berani masuk ke dalam ruangannya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
"Cantik sekali! Apa ini salah satu kelinci percobaan kita hari ini?" Tanya pria itu dengan nada tertarik yang tidak bisa ia sembunyikan. "Tapi sayang sekali jika kita sampai harus membuatnya menjadi kelinci percobaan, Aaron."
"Jangan menyentuhnya, Theo!" Aaron memperingati pria yang dipanggil Theo itu karena hampir saja menyentuh wajah Sherry yang sedang tertidur di sofa ruang kerjanya.
Alis Theo sedikit terangkat naik mendengar nada tinggi yang Aaron keluarkan. "Siapa Nona cantik ini?" Tanya Theo penuh ingin tahu sambil menarik kembali tangannya. Pria itu tersenyum tipis. Jarang sekali melihat sikap Aaron seperti ini. "Kau bahkan tidak membiarkanku menyentuhnya. Apa dia kekasihmu?"
"Dia istri Dave Johnson."
Theo yang baru saja ingin duduk bersandar seketika kembali berdiri sambil menatap Aaron tak percaya. "Apa kau bercanda, Aaron Finley?! Bagaimana bisa kau membawa wanita seperti ini ke tempat kita?! Kau ingin membuat Dave Johnson meratakan tempat ini?!"
Aaron mendengkus. "Reaksimu berlebihan."
Theo berkedip beberapa kali sebelum menjatuhkan tubuhnya di sofa sambil menatap ke arah Aaron dengan sorot garang. "Berlebihan?! Tuhan bahkan tahu Dave Johnson lebih dari mampu untuk melakukan itu semua, Aaron!! Apa ada yang salah dengan otakmu? Apa yang membuatmu berani sekali membawanya kemari?!"
Aaron yang sedang duduk di kursi miliknya hanya mendengkus mendengar nada sindiran itu. Maniknya menyorot tak peduli pada seorang pria berjubah putih di depannya. "Kenapa aku harus takut?"
Seketika Theo menghela napas lelah. "Kau mungkin tidak terlalu mengenal siapa Dave Johnson. Tapi aku cukup tahu siapa pria itu. Berurusan dengannya itu merepotkan, Aaron. Kau sama saja mempertaruhkan nyawa jika membawa istrinya ikut serta."
Aaron mendengkus. Ia sungguh tidak peduli segila apa pria itu. Tujuannya hanya satu dan Aaron Finley akan melakukan apapun agar tujuannya tercapai.
Dan lagi salahkan Theo karena sudah memberitahunya tentang identitas lain seorang Dave Johnson saat ia sedang menyelidiki pria itu beberapa hari yang lalu.
Flashback
"Dave Johnson?" Tanya Theo yang tiba-tiba saja sudah berdiri di belakangnya saat ia sedang berselancar di mesin pencari untuk mencari tahu lebih banyak tentang Dave Johnson selain yang pernah di ceritakan oleh Calian Asahavey padanya. "Untuk apa kau mencari tahu tentang pria itu?"
"Kau mengenalnya?" Tanya Aaron bingung.
Theodor Wycliff. Salah satu jenius sekaligus orang kepercayaan yang Aaron pilih sendiri untuk mengurusi laboratorium rahasia miliknya jika ia tidak berada di tempat ini.
Theo memiliki kemampuan dalam mengembangkan sesuatu menjadi benda yang unik sekaligus menarik. Dan itu adalah hal yang paling Aaron sukai meskipun pria ini tidak terlalu sungkan kepadanya.
Tapi Theo bukan orang yang mudah bergaul dengan siapa saja. Pria ini bahkan selalu memasang ekspresi dingin ketika berbicara dengan orang lain selain dirinya. Seolah Theo memiliki dinding pembatas yang hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melewatinya.
Jadi ia cukup heran bagaimana Theo bisa mengenal Dave Johnson.
"Kau lupa jaringan kita juga bekerja sama dengan Dreambox dalam mengedarkan berbagai jenis obat-obatan di dunia bawah?" Tanya Theo. "Dave Johnson adalah pemilik tempat itu."
KAMU SEDANG MEMBACA
STAY WITH ME#4
DragosteSERIES KE EMPAT DARI POSESIF-CRAZY ❤️LUCAS GEONANDES (MINE) ❤️JOSHUA ALEXANDER (I FOUND YOU) ❤️RAKA ABIMAYU (PROMISE) ❤️DAVE JHONSON (STAY WITH ME) UPDATE SETIAP TANGGAL 9, 19, 29 YA DEAR 🤗😘
