122

287 48 14
                                        

Long Mingyu berjalan dalam kebisuan. Ada sedikit rasa takut yang menyelinap masuk ke dalam hatinya tanpa bisa ia cegah.

Perasaan itu nyata dan tidak bisa ia tutupi sama sekali.

Langkah kaki pria itu terhenti sejenak. Ia menghela napas kasar lalu mendengkus. Usia bahkan tidak berguna untuk sebuah rasa takut yang tampak nyata.

Otaknya masih belum bisa memikirkan apapun padahal tempat yang akan ia datangi hanya berjarak kurang lebih dua meter saja.

Pintu yang tidak jauh di depannya bahkan tertutup, tapi aura kelam seolah menembus lapisan baja itu.

Alarm peringatan berbunyi nyaring dalam benaknya. Long Mingyu tahu, jika masuk ke dalam sana, yang akan ia dapat belum tentu sesuai dengan apa yang ia harapkan.

Tapi semuanya sudah terlanjur terjadi. Sherry dan bahkan bungsu Greyson sudah berada di tangannya. Apapun yang terjadi, ia harus mendapatkan kembali Jia Yu.

Meneguhkan hati, perlahan langkah tua itu mengayun mendekat ke arah pintu baja. Sebelum membukanya, Long Mingyu tampak mengambil napas dalam-dalam sebelum menghembuskannya dengan kasar.

Tangan tuanya mendorong pintu baja itu dan melangkah masuk.

Maniknya melirik ke arah sofa di sudut ruangan yang di duduki oleh seorang pria yang sangat ia kenali.

Di dalam penerangan yang tidak terlalu terang, Long Mingyu dapat merasakan aura dingin menguar dari tubuh pria yang duduk memejamkan mata sambil menopang kepala. Di belakangnya berdiri lima orang pria dan juga seorang wanita yang memasang ekspresi datar sembari menatapnya tajam.

Jantungnya berdegup kencang. Ketakutan benar-benar menguasainya saat ini. Long Mingyu bahkan tidak berani menatap langsung pria yang tengah terpejam itu. Ia hanya melangkah cepat menuju kursinya yang berada cukup jauh dari tempat para monster yang bersiap untuk menyerangnya.

"Aku cukup terkejut kau datang bersama para jenderal kepercayaanmu, Dave Jhonson," Long Mingyu membuka percakapan dengan suara pelan. Berharap apa yang ia ucapkan bisa mencairkan suasana yang terasa menyesakkan.

"Apa yang kau harapkan, Tuan Long?" Dave bertanya dengan nada santai. Matanya masih terpejam seolah lawan bicaranya bukanlah seseorang yang penting. "Aku bahkan bisa melenyapkan semua yang ingin kau lindungi."

Long Mingyu tahu itu. Pria di depannya ini termasuk pria berbahaya di dunia bawah. Identitas sebagai Joker yang memegang setengah kekuasaan atas setengah kejahatan di dunia ini seharusnya sudah cukup membuatnya tidak berani mengusik Dave Jhonson.

Tapi Long Mingyu tidak punya pilihan lain. Ia tidak bisa kehilangan Jia karena kesalahan yang di lakukan oleh Mei Ling.

Long Mingyu tersenyum hambar. Maniknya menyorot Dave yang masih duduk dengan posisi sama penuh harap. "Aku tahu kau lebih dari mampu melakukannya, Dave Jhonson. Tapi Jia tidak bersalah di sini."

‎"Tuan Long, membawa paksa istriku pergi bukan sesuatu yang bisa ku tolerir. Tidak menghancurkan tempat ini adalah berkah yang ku berikan untukmu," ucap Dave datar tanpa ekspresi dengan manik yang terbuka dan langsung menyorot tajam ke arah lawan bicaranya. "Jangan terlalu serakah."

‎"Aku hanya ingin kau mengembalikan Mei Ling dan Jia Yu padaku."

‎Dave mendengkus. Tatapannya penuh hina seolah apa yang baru saja ia dengar adalah sesuatu yang menggelikan. "Bahkan nyawa kedua wanita itu tidak sebanding dengan sehelai rambut istriku."

‎Kata-kata itu penuh dengan hinaan. Meski begitu, Long Mingyu sama sekali tidak tersinggung. Ia tahu seperti apa pria di depannya ini. ‎‎"Keberadaan Sherry di hatimu sama pentingnya dengan keberadaan Mei Ling dan Jia untukku, Dave Jhonson," Long mingyu tetap tidak putus asa meminta belas kasihan. "Aku tahu kesalahan Mei Ling begitu besar karena menghilangkan nyawa Adamson dan juga Lison. Jika kau tidak bisa melepaskan Mei Ling, setidaknya lepaskan Jia."

STAY WITH ME#4Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang