The Weight Of Gratitude

245 41 1
                                        

Taeyong mengusak rambut Ten perlahan diantara sela jemari nya.'' Terimakasih.'' Kata itu terucap memecah rasa sunyi diantara keduanya.

''Apa kau berterimakasih karena aku telah memberikan mu blow job ?'' Ten bertanya dengan tenang, ia dengan perlahan mengangkat kepala nya yang semula berada di atas paha Taeyong.

Taeyong membeku, tiba tiba saja lantai terasa lebih dingin dibawah punggung nya. Ia tidak ingin membuat sebuah lelucon tapi ia tidak bisa, tidak sebelum Ten yang memulainya. Karena, akhirnya ia menyadari seberapa besar ia menginginkan Ten untuk menjadi miliknya dan ia menyadari seberapa besar berharga nya Ten untuk nya. Taeyong selalu ingin mengucapkan nya dengan sederhana tetapi ia selalu berakhir dengan membohongi dirinya sendiri.

Ten lalu tersenyum manis, mata nya penuh dengan kehangatan dan pengertian,'' you can thank me by fucking me.''

Limerence - TaetenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang