Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

All Good - Ninety Four

1.6K 253 12
                                        

Suara-suara gaduh yang samar terdengar dari luar kamarnya membuat S.Coups terbangun. Dengan kesadaran yang masih belum terkumpul sempurna, S.Coups menbalikkan tubuhnya, menolehkan kepalanya ke arah tempat tidur Taeil yang tampak kosong. Teman satu kamarnya itu sepertinya sudah terbangun lebih dulu.


S.Coups lantas menegakkan tubuhnya. Mengerjap-ngerjapkan kedua matanya untuk mengumpulkan kesadarannya yang tersisa. Suara-suara gaduh yang tadi membuat dia terbangun terdengar semakin jelas. S.Coups lantas beranjak bangun dari tempat tidurnya. Bersamaan dengan tangannya yang terulur untuk membuka kenop pintu, terdengar suara milik Dino yang memanggil namanya.


"Hyung.... Coups Hyung.... Apa kau sudah bangun?"


S.Coups lantas membuka pintu kamar. Wajah panik Dino adalah pertama kali tertangkap oleh kedua matanya.


"Ada apa ? Apa terjadi sesuatu? Jam berapa ini? Kenapa di luar ribut sekali ?" cecar S.Coups pada Dino.


Bukannya menjawab rentetan pertanyaan S.Coups tersebut, Dino justru menggigit bibir bawahnya. Dia juga menoleh ke arah serba guna beberapa kali.


"Hey.... Dino-ya... Jawab pertanyaan Hyung....."


Dino menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal.


"Heuumm.... Hyung.... Itu...."


"Apa ? Bicara yang jelas....."


"Itu Hyung.... Ini soal Jeje Noona....."


Mendengar Dino menyebutkan nama Jeje, membuat S.Coups maju selangkah mendekati Dino.


"Kenapa ? Ada apa dengan Jeje ?"


"Itu.... Jeje Noona...."


"Iya..... Jeje kenapa?!" tanya S.Coups tidak sabar.


"Jeje Noona.... Bukan lagi manajer kita..... Hari ini penggantinya datang. Dia menunggu Hyung di ruang serba guna"


Kedua mata S.Coups terbuka lebar.


"MWORAGO??!!!! Omong kosong macam apa ini???!!!"


S.Coups mendorong Dino supaya tidak menghalangi jalannya. Dia berjalan dengan langkah lebar menuju ke ruang serba guna. Dia menemukan seluruh penghuni Guest House duduk memenuhi space kosong yang ada di sofa maupun di atas karpet. Dia juga melihat Jio, Manajer Jeon dan Manajer Yoon berdiri di depan para anggota.


"Ah.... S.Coups sudah datang..... Silahkan duduk... Kita akan mulai pertemuan pagi ini...." ujar Manajer Yoon dengan wibawanya.


S.Coups menolak. Dia hanya berdiri diam di tempatnya sambil bersedekap dan menatap tajam ke arah Manajer Yoon dan Manajer Jeon.


"Coups-ah.... Duduk dulu.... Apapun yang akan kau tanyakan, nanti akan dijawab oleh Yoon Hyung" bujuk Manajer Jeon.


"Aku baru akan duduk kalau kalian bisa memberikan alasan yang masuk akal kenapa posisi Jeje sebagai manajer kami diganti secara tiba-tiba di tengah jalan seperti ini...." tuntut S.Coups.


"Kami juga sudah menanyakan soal itu sejak tadi, Hyung.... Tapi, baik Jeon Hyung maupun Yoon Hyung tidak mau menjawab. Mereka menyuruh kami menunggumu bangun...." timpal Hoshi.


"Kau dengar apa yang dikatakan oleh salah satu anggotamu kan S.Coups-ssi ? Aku baru akan bicara kalau semua orang sudah berkumpul"


S.Coups menghembuskan napas dengan kasar. Dia berjalan menuju tempat kosong di samping Wonwoo sambil menyugar rambutnya.


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang