All Good - 127

1.3K 160 20
                                        



Jeje mengerjakan pekerjaannya secepat kilat, takut S.Coups merajuk dan tiba-tiba pulang tanpa berpamitan dengannya. Aura tegas dan berwibawa yang merupakan pembawaan S.Coups membuat adik-adiknya berpikir kalau S.Coups adalah sosok yang sulit untuk didekati. Mereka memilih bermain dengan Dream yang sudah lebih dulu mereka kenal. Jeje sebenarnya kasihan dan ingin menemani S.Coups lebih lama, tapi dia keburu dipanggil oleh beberapa suster untuk membantu mempersiapkan beberapa bahan makanan di dapur yang membuat dia terpaksa meninggalkan S.Coups sendirian.


Jeje melepaskan apron yang dia kenakan, melipatnya menjadi dua bagian lalu menyampirkan benda itu di lengannya sebelum dia keluar untuk melihat-lihat keadaan S.Coups. Dia pikir yang akan dia temukan nanti adalah wajah S.Coups yang tertekuk sempurna. Tapi ternyata Jeje salah. Saat dia membuka pintu belakang panti asuhan yang langsung menuju ke arah lapangan, dia malah tergelak hebat karena melihat kondisi S.Coups saat ini.


Dengan tawa yang tersisa, Jeje berjalan mendekat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.




Dengan tawa yang tersisa, Jeje berjalan mendekat. Dia bisa melihat adik-adiknya berbaur bermain bersama dengan Dream. Yang laki-laki bermain bola bersama dengan Jeno, Jisung dan Chenle, sementara yang perempuan bermain rumah-rumahan bersama dengan Renjun dan Jaemin. Jeje jadi bertanya-tanya dalam hati, apa yang dilakukan oleh kekasihnya dengan pose seperti itu?


Tapi kemudian, netra Jeje menemukan Jinwoo yang belum genap berusia dua tahun lepas dari pelukan Naeun. Batita itu berlari dengan tertatih-tatih menuju ke arah kakak-kakaknya yang sedang asyik bermain bola. Jeje baru menyadari kalau tidak ada yang memperhatikan Jinwoo. Apalagi kemudian, Sunoo menendang bola dan Jeje bisa melihat dengan jelas kalau bola yang ditendang oleh Sunoo itu tepat menuju ke arah datangnya Jinwoo.


"JINWOO AWAS !!!!" teriak Jeje lalu berlari mendekati bocah gembil itu.


BUK !!!!


Seketika, Jeje menghentikan laju langkahnya. Suara tadi adalah suara S.Coups meninju bola yang hampir mengenai Jinwoo. Bola yang ditendang oleh Sunoo tidak jadi mengenai Jinwoo karena berhasil dialihkan oleh S.Coups ke tempat lain. Jeje menghembuskan napas lega. Sambil berlari kecil, dia melanjutkan langkahnya menghampiri Jinwoo yang kini sudah berada di dalam dekapan S.Coups.


"Jinwoo-ya, apa kau tidak apa-apa?" tanya Jeje begitu dia mendekati keduanya. Tidak hanya Jeje, anak-anak lain yang sedang bermain juga langsung menghentikan kegiatan mereka satu per satu dan memilih untuk mengerubungi Jinwoo. Termasuk Sunoo yang kelihatan ketakutan.


"Mi-mianhae, Noona.... Aku tidak bermaksud melukai Jinwoo...." ucap Sunoo dengan bibir bergetar. Jeno kemudian maju ke depan lalu meraih Sunoo ke dalam pelukannya. Sedikit lagi Sunoo pasti akan menangis karena berpikir Jeje akan memarahi dirinya.


Yang dikhawatirkan justru sedang tertawa riang di dalam pelukan S.Coups. Dia mendongakkan kepalanya, menatap S.Coups dengan sorot mata yang menggemaskan.


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang