All Good - 150

1.1K 143 8
                                        

"Pacarmu itu benar-benar luar biasa !!!" Jeonghan mulai bercerita ketika S.Coups sudah keluar dari dalam kamar mandi setelah selesai beristirahat selama tiga jam.


"Jeje maksudmu ? Dia memang luar biasa sih.... Makanya aku cinta...." sahut S.Coups.


Jeonghan berdecak pelan. Susah bicara dengan budak cinta tolol macam S.Coups itu.


"Kau belum tahu apa yang terjadi di Los Angeles ya ?"


S.Coups yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil menghentikan kegiatannya. Dia menoleh ke arah Jeonghan dengan mata yang memicing tajam.


"Apa terjadi sesuatu pada Jeje ?"


Jeonghan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Iya.... Terjadi sesuatu setelah panggilan video kalian mati. Sesuatu yang sangat buruk...."


S.Coups melemparkan handuk yang dia pegang dengan asal. Dia berjalan dengan langkah lebar dan menghampiri Jeonghan.


"Apa ? Apa yang terjadi ? Kau masih bangun saat panggilan videoku dengan Jeje masih tersambung kan ?"


"Lebih tepatnya, aku yang menyuruh kesayanganmu itu untuk mengakhiri panggilan video kalian. Tidak hanya kau yang butuh istirahat, tapi dia juga...."


"Yoon Jeonghan !!!" S.Coups menggeram marah.


"Ish..... Kau benar- benar tidak bisa diajak bercanda sekarang...."


"Ini bukan waktunya bercanda, Jeonghan-ah.... Katakan padaku, apa benar terjadi sesuatu yang buruk pada Jeje ??!!! Arghh..... lebih baik aku menghubungi dia secara langsung...." S.Coups yang gusar hendak berbalik untuk mencari ponselnya, tetapi Jeonghan sudah lebih dulu menghentikan S.Coups.


"Dia tidak apa-apa...."


"Terus ? Kenapa tadi kau bilang kalau ada sesuatu yang buruk terjadi di sana ?"


Jeonghan berdecih pelan.


"Makanya..... Jangan menyela ceritaku..... Dengarkan dulu sampai selesai...." protes Jeonghan.


"Ya sudah.... Cepat cerita...." suruh S.Coups dengan mengedikkan dagunya ke arah Jeonghan.


"Ibunya Yoo-ah tadi datang ke kamar Jeje. Dia memberikan selembar cek kosong untuk Jeje dengan syarat Jeje harus mencabut laporannya pada Yoo-ah..."


"APAAAA ??!!!!"


Jeonghan membuang napas panjang melihat bola mata S.Coups yang hampir meloncat keluar. Dia sudah bisa menduga bagaimana reaksi yang akan dikeluarkan oleh temannya itu. Tapi, ini bukan waktunya untuk mencela S.Coups. Lebih baik dia selesaikan semua ceritanya terlebih dahulu. Karena dia juga geram dengan tingkah 'sok kaya' dari ibunya Yoo-ah.


"Iya.... Ibu dan anak sama-sama gilanya, kurasa.... Tapi, yang lebih gila lagi adalah yang terjadi setelahnya....."


"Memangnya apa yang terjadi setelahnya ? Ibunya Yoo-ah melakukan kegilaan apalagi di sana?" cecar S.Coups penasaran.


"Hong Eomma menampar ibunya Yoo-ah karena mengatai Jeje tidak lebih berharga dari putrinya karena dia yatim piatu...."


"Mwo ? Ibunya Joshua melakukan itu ?" tanya S.Coups takjub. Amarahnya sedikit surut. Setidaknya, ada orang yang mewakili dirinya untuk memberikan pelajaran pada ibunya Yoo-ah. Dia menitipkan Jeje pada orang yang tepat.


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang