All Good - Eighty Two

1.9K 271 37
                                        

"Eoh Hyung..... Apa kau menonton live ku barusan?"


"Iya. Kenapa jadi ramai begitu, Jeonghan-ah? Siapa yang menemanimu saat live tadi?"


"Si nona manajer"


"Jadi itu benar-benar Jeje? Hyung pikir Hyung sedang berhalusinasi tadi"


"Huum....."


"Tapi kenapa bisa Jeje ada di dalam kamarmu? Tidak ada orang lain lagi selain kalian berdua?"


"Hanya ada kami berdua. Dan tenang saja, aku tidak melakukan apa-apa. Bukannya Hyung yang menyarankan supaya aku jangan selalu bersikap dingin dengan si nona manajer itu? Aku memintanya untuk menemaniku saat live. Biasanya juga begitu kan? Hyung juga sering menemaniku saat live di dorm"


"Iya sih..... Niatmu memang baik. Hyung juga senang kau mau mulai membuka diri pada Jeje. Kasihan dia kalau terus-terusan kau ketusi sampai proyek All Good ini selesai. Tapi karena suaranya tadi samar-samar terdengar, penggemarmu jadi membuat spekulasi yang tidak-tidak"


"Aku kan sudah menjawabnya."


"Lebih tepatnya kau berbohong untuk menutupi keberadaan Jeje di sana."


"Makanya aku menghubungi Hyung setelah live ku selesai. Biar aku ceritakan kronologis lengkapnya. Seperti yang aku bilang tadi, aku meminta si nona manajer untuk menemaniku selama live. Kemudian aku lihat dia terus memegangi perutnya. Aku menjeda live ku, aku bertanya pada si nona manajer apa dia sakit ternyata dia belum makan malam. Dan seperti yang aku bilang saat live tadi, daripada si nona manajer itu pingsan di dalam kamarku yang nantinya malah berujung akan membuat aku repot, makanya aku pesankan dia makanan lewat room service hotel. Salahnya, aku lupa mematikan audio ponselku. Makanya suara Jeje terdengar. Setelah dia makan, aku menyuruh dia kembali ke kamarnya kok Hyung."


"Kau ceroboh sekali, Jeonghan-ah....."


"Ahhh molla..... Aku kan cuma melakukan saran Hyung..... Pokoknya aku sudah ceritakan semua pada Hyung. Lakukan sesuatu supaya penggemar tidak lagi membuat spekulasi yang tidak-tidak. Kasihan nanti si nona manajer itu"


"Itu kau tahu....."


"Lakukan sihirmu ya Hyung.... Aku mau istirahat dulu. Aku tutup"


Jeonghan mematikan panggilan suaranya dengan Manajer Jeon. Dia melepaskan kacamatanya lalu memijat pelan keningnya.


Manajer Jeon tidak salah.


Dia memang ceroboh tadi.


Itu sebabnya setelah makanan yang dia pesan diantar ke kamar, dia minta Jeje untuk segera menghabiskannya lalu menyuruh gadis itu supaya segera kembali ke kamarnya. Itu juga kenapa begitu live berakhir, Jeonghan langsung menghubungi Manajer Jeon untuk menjelaskan semuanya.


Tidak semuanya juga sih


Jeonghan tidak memberitahu alasan yang sebenarnya kepada Manajer Jeon kenapa Jeje sampai berada di dalam kamarnya dan menemaninya live.


Suara bel pintu kamar Jeonghan menggema.


Jeonghan berdecak pelan.


Pasti ada anggota Seventeen yang menonton live nya tadi. Dan sekarang mereka ingin mengkonfrontasi Jeonghan. Dia cuma berharap kalau yang datang ke kamarnya saat ini bukanlah Joshua.


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang