Jeje bergegas keluar dari kamarnya untuk menyiapkan sarapan bagi seluruh penghuni Guest House. Langkahnya yang sedikit terburu-buru terhenti seketika saat dia melihat punggung lebar seorang pria dengan simpul ikatan apron di pinggang bagian belakang tampak sibuk menyiapkan sesuatu di atas dua tungku kompor induksi yang menyala.
"Selamat pagi, Jaehyun-ah...." sapa Jeje setelah dia mengenali pemilik punggung lebar tersebut. Jaehyun yang mendengar suara Jeje langsung berbalik lalu tersenyum ke arah Jeje.
"Selamat pagi, Noona...." balas Jaehyun.
Jeje berjalan menuju ke salah satu kabinet dekat lemari pendingin. Dia memegang kenop kabinet tersebut lalu membukanya dengan cara menariknya keluar. Di dalam kabinet tersebut Jeje menyimpan beberapa apron dan tumpukan serbet bersih. Setelah mengambil satu apron dengan motif matahari dan bulan, Jeje menutup kembali kabinet tersebut. Sambil mengalungkan apron kemudian mengikat talinya di belakang pinggangnya, Jeje mendekati Jaehyun yang sedang memasak sesuatu.
"Kau memasak sendiri untuk sarapanmu? Kenapa tidak memanggil Noona?" tanya Jeje.
Senyum kembali terulas di wajah Jaehyun.
"Aku tidak mau merepotkan Noona. Lagipula ini bukan sarapanku. Ini sarapannya Mingyu. Dia minta dibuatkan Omurice sebagai sarapan pagi." jawab Jaehyun tanpa mengalihkan pandangannya dari wajan dan kompor yang ada di hadapannya. Tangannya pun bergerak dengan terampil memasukkan bahan-bahan pelengkap yang sudah dia siapkan sebelumnya.
"Kau membuatkan sarapan untuk Mingyu ?" Jeje bertanya lagi. Dia ingin memastikan telinganya tidak salah mendengar kalimat yang keluar dari mulut Jaehyun.
Jaehyun menganggukkan kepalanya.
"Iya..... Daripada aku harus membantu dia mandi, lebih baik aku buatkan dia sarapan saja.... Benar-benar menyusahkan...." gerutu Jaehyun. Namun di mata Jeje, sama sekali tidak ada rasa kesal atau keberatan yang tampak di wajah Jaehyun. Pria itu justru memasak sambil menggumamkan part yang dia nyanyikan pada single pre-release mereka.
Kalau ada yang bisa Jeje syukuri dari kejadian yang menimpa Mingyu, itu adalah kedekatan yang mulai kembali terjalin lagi antara Jaehyun dan Mingyu. Meskipun ini diluar rencana Jeje, tetapi setidaknya tujuan akhir dari proyek ini yaitu untuk menunjukkan kalau diantara keduanya sama sekali tidak ada konflik sudah mulai mendekati kenyataan.
Jeje harus berterima kasih pada Dokyeom yang sudah mengusulkan taruhan konyol itu dan kepada Taeyong yang memberi 'hukuman' pada Jaehyun untuk menjadi pengganti tangan kanan Mingyu selama Mingyu belum pulih dari cederanya.
Jeje jadi teringat pertengkaran antara S.Coups dan Jeonghan. Tapi sepertinya Jeje tidak perlu terlalu mencemaskan hal tersebut. Sore hari setelah Mingyu pulang dari rumah sakit, Jeje melihat Jeonghan sudah duduk bersebelahan dengan S.Coups di bus yang menbawa mereka ke salah satu rumah mode untuk proses fitting wardrobe yang akan mereka gunakan saat syuting MV untuk tittle track maupun wardrobe yang akan mereka kenakan selama masa promosi.
Meskipun Jeje menawarkan menjadi teman bicara S.Coups, tapi sejak pembicaraan mereka di taman rumah sakit, tidak banyak terjadi interaksi di antara keduanya. Mungkin, S.Coups hanya menganggap semua omongan Jeje malam itu sebagai angin lalu. Dan itu tidak masalah bagi Jeje. Leader Seventeen itu mungkin tidak terlalu nyaman untuk lagi-lagi menunjukkan sisi lemahnya di depan Jeje.
Tapi tidak bisa dipungkiri, ada setitik rasa kecewa dalam hati Jeje, tetapi sebisa mungkin dia mengenyahkan perasaannya tersebut.
Membiarkan Jaehyun untuk menyelesaikan memasak sarapan pagi Mingyu, Jeje melangkah ke arah lemari pendingin. Ada banyak sticky notes yang tertempel di sana. Mata Jeje dengan awas mencermati permintaan yang tertulis dalam sticky notes tersebut. Separuh berharap, sticky notes yang sempat hilang saat dia sakit seminggu yang lalu bisa muncul kembali di sana.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)
FanfictionAll Good, proyek yang dibesut oleh dua agensi besar Korea Selatan untuk meredakan perseteruan antara dua idol group yang berada di bawah asuhan mereka. 22 pria akan tinggal di bawah satu atap yang sama dalam waktu satu tahun. Apakah proyek ini mampu...
