Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

All Good - 105

1.8K 242 20
                                        

Satu minggu berlalu dengan tenang di Guest House. Kegiatan para anggota hanyalah mengikuti latihan lalu tampil pada acara-acara penghargaan musik akhir tahun. Tetapi ketenangan itu hanya berlaku bagi para anggota, namun tidak bagi S.Coups. Dia justru merasa satu minggu yang dia jalani ini bagaikan mimpi buruk.


Kenapa begitu ?


Mudah bagi S.Coups ketika dia berjanji pada Manajer Yoon dan Manajer Jeon bahwa dia akan mengendalikan diri selama dia dan Jeje masih terlibat dalam proyek All Good, tetapi sulit ketika dia diperhadapkan dengan situasi yang sebenarnya. Layaknya orang yang sedang kasmaran, wajar saja kalau sekarang-sekarang ini dia ingin selalu berdekatan dengan Jeje. Tetapi, jangankan berada di dekat kekasihnya itu, baru mau melangkah mendekati Jeje saja sudah banyak halangannya.


Penghalang pertama adalah maknae line. Mereka terus mencari kesempatan untuk menempel pada Jeje. Saat mereka akan berangkat untuk melakukan jadwal mereka hari itu, baik latihan maupun ketika mereka harus tampil di acara yang dijadwalkan untuk mereka, para maknae line ini khusus menjemput Jeje di kamarnya. Setelah itu, mereka bertingkah seolah-olah mereka adalah bodyguard Jeje. Jungwoo, Dino dan Haechan berdiri di depan, menyuruh orang-orang yang untuk menyingkir dari jalur yang akan mereka lewati.


Sementara Seungkwan, Mark dan Vernon berdiri membelakangi Jeje. Mereka bertiga berjalan mundur untuk mengawasi para penyusup yang akan menyerang dari belakang. Keenam pemuda kelahiran 1998-2000 ini benar-benar menjiwai akting mereka. Wajah mereka tampak serius saat mengawal Jeje keluar dari kamar. Bahkan mereka berpura-pura berkomunikasi dengan earphone yang tersumpal di telinga mereka masing-masing.


Penghalang kedua adalah tugas Jeje yang baru. Dia bukan manajer utama yang harus selalu mengawasi para anggota. Saat ini, posisi Jeje hanyalah staf biasa yang mengawasi pola makan dan kesehatan para anggota. Itu membuat Jeje hanya bisa berada dekat dengan para anggota di waktu-waktu makan dan istirahat mereka. Selebihnya, Jeje tidak ada di sana. Jauh dari jangkauan S.Coups.


Dia kan jadi kalang kabut karena merindukan Jeje.


Penghalang ketiga adalah staf serta stylist yang cukup dekat dengan Jeje. Mereka tampak excited dan anehnya, mereka juga terlihat lega di mata S.Coups ketika melihat Jeje sudah bergabung kembali di dalam proyek All Good ini. Karena ternyata, setelah S.Coups menelisik lebih lanjut, mereka juga cukup kesulitan menghadapi para anggota ketika Jeje tidak ada. S.Coups tidak bisa mengelak juga sih. Dia termasuk salah satu anggota yang menyulitkan para staf dan stylist selama beberapa minggu terakhir ini.


Suara gelak tawa Dino membuat S.Coups menghela napas berat. Harusnya dia yang sekarang ada di samping Jeje dan membuat gadisnya itu tertawa lepas seperti yang dilakukan oleh Dino dan Haechan saat ini. S.Coups ingin ikut mendengarkan skit komedi apa yang sedang dilakukan oleh para maknae line itu di waktu jeda latihan mereka, namun pandangan bermusuhan yang dilemparkan oleh Mark membuat S.Coups menyurutkan niatnya. Dia masih ingat ucapan Jeonghan soal Mark yang ingin menghajar dirinya karena sudah membuat Jeje dipecat.


S.Coups meringis pelan dan tanpa sadar memegangi wajahnya. Ucapan Taeyong di kamar khusus kembali terngiang di telinganya.


Teman-teman Haechan dan Mark itu sangat mengerikan....


Itu artinya....


Mark juga termasuk golongan mengerikan itu....


Peduli setan, S.Coups membatin.


Pokoknya dia harus bisa berduaan saja dengan Jeje nanti malam....


Bagaimanapun caranya.....


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang