All Good - 143

1K 132 14
                                        

"Besok Jeje Noona berulang tahun !!!" Chenle berseru heboh di dalam ruang latihan mereka. Di tangannya masih terdapat ponsel dengan layar yang menyala. Sepertinya di tengah-tengah break latihan mereka, Chenle memeriksa ponsel dan reminder ulang tahun Jeje terlihat olehnya.


Setengah berlari, Chenle menghampiri Renjun, Jaemin dan Jeno yang duduk bersebelahan di lantai ruang latihan dengan punggung yang disandarkan ke dinding kaca. Jangan tanya Jisung dimana. Anak itu mungkin sedang berbicara dengan salah satu bidang dinding yang adalah teman curhatnya.


Jeno meringis pelan ketika tubuh Chenle menabraknya.


"Hati-hati, Chenle-ya...." tegur Renjun. Chenle dan kebiasaan menabrakkan dirinya. Respon Chenle selalu sama. Terkekeh santai. Tidak khawatir kalau-kalau tindakannya itu bisa membuat cedera dirinya dan juga orang lain.


"Besok Jeje Noona ulang tahun !!!" Chenle mengulangi ucapannya. Kali ini dia menunjukkan layar ponselnya ke hadapan Renjun, Jaemin dan Jeno.


"Iya.... Tahu..... Tahun lalu juga kita merayakan ulang tahun Jeje Noona sama-sama kan?" sahut Jaemin.


Tentu saja Chenle ingat. Ulang tahun Jeje tahun lalu bertepatan dengan pelaksanaan Tur Dunia mereka. Usai konser di Paris, untuk merayakan ulang tahun Jeje, Chenle dan Jaemin memesan paket cruise dinner di atas yacht mewah yang menyusuri Sungai Seine.


"Tahun ini pasti ulang tahun Jeje Noona dirayakan oleh Coups Hyung...." cetus Renjun.


"Owwhhh !!!! Tidak bisa !!!" sergah Chenle.


"Kenapa tidak ?" tanya Renjun bingung.


"Ulang tahun Jeje Noona itu hanya bisa dirayakan oleh kita...." jawab Chenle cepat.


Jaemin tertawa pelan. Dia mengusap puncak kepala Chenle dengan lembut.


"Pasti ada sesuatu yang kau rencanakan di dalam kepala besarmu itu kan?" kata Jaemin.


Seringai di wajah Chenle semakin melebar. Dia juga menaik turunkan kedua alisnya yang tebal.


"Kita susul Jeje Noona yuk...."


Renjun terbelalak. Sejurus kemudian dia memukul lengan Chenle.


"Kau gila ? Jeje Noona kan sekarang ada di Los Angeles... Mana bisa kita menyusul ke sana ? Los Angeles itu ada di Amerika Serikat, bukan di Busan !" omel Renjun sengit.


"Aku juga tahu kalau Jeje Noona ada di Los Angeles, Hyung.... Yah, kita menyusulnya ke Los Angeles, bukan ke Busan..." balas Chenle tidak kalah sengit.


"Boleh saja.... Besok kan aku juga akan berangkat ke New York untuk jadi model tamu peragaan busana di sana.... Aku sih tidak masalah...." Jeno bergabung di tengah-tengah percakapan.


"Ya itu kau.... Bagaimana dengan kami ?" sungut Renjun yang dibalas Jeno dengan mengedikkan kedua bahunya. Seolah mengejek Renjun, ya kau pikir saja sendiri.


Jaemin bertepuk tangan dua kali. Satu kali di depan wajah Renjun dan satu kali di depan wajah Jeno.


"Stop it, guys !!! You both make me headache !!"


"Kita kan libur latihan karena jadwal Jeno Hyung ke New York. Kita berangkat saja ke Los Angeles. Nanti Jeno Hyung menyusul setelah acaranya selesai...." ujar Chenle. Saat Jeno dan Renjun beradu mulut, Chenle rupa-rupanya menggunakan kesempatan itu untuk mengecek jadwal mingguan mereka.


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang