Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

All Good - 133

1K 131 4
                                        

Meskipun Yuta, Wonwoo, Woozi, Mingyu dan Jungwoo sudah sepakat untuk mengawasi Jeje, tetapi jadwal mereka yang cukup padat selama tur dunia di benua Eropa membuat mereka tidak bisa melakukannya. Bahkan, bukannya mereka yang mengawasi Jeje, justru saat ini Jeje mengawasi mereka semua dengan ekstra ketat. Beberapa kejadian dan insiden yang dialami oleh para anggota menjadi penyebabnya.


Yang pertama, saat mereka melaksanakan konser di Roma, isi kamar Dokyeom dan Jaehyun tiba-tiba tersebar ke publik. Saat foto-foto kamar hotel Dokyeom dan Jaehyun tersebar, Jeje dan Jio langsung memindahkan seluruh anggota ke hotel yang lain. Hal ini tentu saja membuat pengaturan yang sebelumnya telah disusun oleh pihak penyelenggara menjadi berantakan. Tetapi, Jeje dan Jio tidak ingin mengambil resiko akan adanya informasi kamar-kamar lain yang bocor ke penggemar.


Yang kedua, beberapa jam sebelum konser mereka di kota Berlin, tiba-tiba saja Haechan mengeluh kalau cedera punggungnya kembali kambuh. Tapi Haechan tidak ingin penampilannya saat konser harus dibatalkan karena alasan kesehatan. Sebagai solusi, Taeyong dan Hoshi akhirnya membuat koreografi baru yang mengecualikan Haechan dari formasi koreografi yang cukup berbahaya. Setelah konser selesai, Haechan langsung dilarikan ke rumah sakit. Setelah diberikan obat pereda rasa sakit, Haechan merasa lebih baik.


Ketiga, Jun didorong oleh penggemar yang membludak di bandara saat mereka akan bertolak ke Belgia dari bandara Augsburg Munich . Beruntung saat itu ada Yuta yang dengan cekatan menahan tubuh Jun supaya tubuhnya tidak menabrak dinding kaca yang membatasi antara bagian dalam dan bagian luar keberangkatan internasional. Jadinya, wajah tampan Jun bisa selamat dari luka.


Terakhir, stamina dari hampir seluruh anggota menurun drastis jelang konser terakhir mereka di benua Eropa. Wajar saja. Selama dua minggu, mereka harus bernyanyi dan menari selama kurang lebih empat jam setiap malam. Dan entah kenapa, Jeje merasa kalau konser di kota Amsterdam malam ini akan berlangsung lebih sulit dari konser-konser sebelumnya. Daya tahan anggota sudah terkuras habis. Sebagai tindakan antisipasi, Jeje meminta Jio serta seluruh staf untuk menyiagakan tim medis lebih banyak dari biasanya.


Insting Jeje terbukti. Saat break pertama konser, seluruh anggota masuk dengan wajah lunglai. Saat ini VCR sedang diputar di dalam venue untuk mengisi waktu break. Para anggota harus berganti kostum dan kembali bersiap di balik panggung sebelum penayangan VCR selesai.


Jeje memang menyukai pekerjaannya sebagai manajer artis. Tetapi, ada saat-saat dimana dia membenci pekerjaannya itu. Salah satunya adalah ketika dia harus tetap mendorong artis asuhannya untuk memberikan penampilan yang maksimal sementara dia tahu, seluruh anggota sudah mencapai batasnya hari ini.


"Yang butuh oksigen, silahkan angkat tangan...." seru Jeje di tengah-tengah keriuhan para anggota yang sedang berganti kostum di dalam ruangan besar tersebut.


Taeyong, Hoshi, Wonwoo, Jeonghan dan Seungkwan mengangkat tangan mereka. Jeje langsung memberikan isyarat pada staf dan tim medis agar mendekati para anggota yang membutuhkan pasokan oksigen tambahan tersebut.


"Eonni, pergelangan kaki Taeil-ssi dan Vernon-ssi sepertinya terkilir...." Suji, staf tambahan melaporkan kondisi anggota padanya.


Jeje kemudian berjalan bersama dengan Suji menuju ke tempat dimana Taeil dan Vernon saat ini sedang diperiksa oleh dokter.


"Bagaimana ?" tanya Jeje pada staf yang menjadi penerjemah bagi dokter yang bertugas.


"Cederanya tidak parah. Setelah dikompres dengan es batu dan disemprot spray penghilang rasa sakit, mereka bisa kembali tampil...." jelas si penerjemah. Jeje mengangguk kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Taeil dan Vernon.


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang