All Good - Sixty

2.1K 295 16
                                        

Matahari hampir kembali ke peraduannya ketika mobil BMW X-5 keluaran terbaru milik S.Coups yang membawa sang empunya, Wonwoo dan Minghao berhenti di depan pelataran parkir Guest House. Seharusnya mobil pribadi S.Coups ini tidak boleh berada di sekitaran Guest House untuk melindungi privasi dirinya sendiri. Tapi karena kemarin dia menyetir sendirian dari Daegu untuk menjemput Mingyu baru kemudian bersama-sama pulang ke Guest House, maka terpaksa mobil pribadinya itu harus bermalam di sana.


"Tolong servis dulu mobil ini sebelum dikembalikan ke Daegu ya...." pesan S.Coups kepada adik sepupunya yang sengaja dia ajak untuk menyetir ke Guest House.


"Kalau begitu, aku harus mendapatkan bayaran yang lebih. Perjanjian kita sebelumnya aku hanya membawa mobil Hyung ini kembali ke Daegu." sahut adik sepupu S.Coups itu yang mengundang tawa tertahan dari Wonwoo dan Minghao.


S.Coups mendecakkan lidahnya. Dia kemudian merogoh ponselnya, hendak mengirimkan sejumlah uang ke rekening sang adik sepupu.


"Aku hanya menerima uang tunai, Hyung" potong adik sepupu S.Coups. Membuat leader Seventeen itu menggeram kesal.


"Jaman sekarang ini, mana ada orang yang membawa uang tunai dalam jumlah besar, bodoh. Sudah, pokoknya Hyung transfer saja upahmu. Terima saja atau tidak sama sekali" balas S.Coups ketus.


Adik sepupu S.Coups menggelengkan kepalanya.


"Eomma selalu mengecek jumlah uang dalam rekeningku, Hyung. Kalau dia tahu aku menerima sejumlah uang dari Hyung, dia pasti akan menyetop uang saku bulananku"


"Dasar mata duitan"


Wonwoo yang sebenarnya masih ingin menikmati perdebatan antara S.Coups dan adik sepupunya itu, akhirnya mengeluarkan dompet dari saku celananya.


"Pakai uangku dulu saja, Hyung. Ada lima ratus ribu won. Apa itu cukup?"


Adik sepupu S.Coups sontak menolehkan kepalanya ke arah jok penumpang yang ada di belakang yang ditempati oleh Minghao dan Wonwoo.


"Cukup, Hyung.... Itu lebih dari cukup...."


Sambil mengulum senyum, Wonwoo mengeluarkan seluruh uang tunai yang ada di dalam dompetnya lalu menyerahkannya pada adik sepupu S.Coups.


"Hati-hati di jalan ya.... Tidak usah ngebut." ucap Wonwoo saat menyerahkan sepuluh lembar uang lima puluh ribu won kepada adik sepupu S.Coups.


"Terima kasih, Wonwoo Hyung. Hyung sudah tampan, baik hati lagi. Tidak seperti kakak sepupu yang di sebelahku ini" Adik sepupu S.Coups bicara sembari melirik ke arah S.Coups yang duduk di sebelahnya.


"Sekali lagi kau bicara yang tidak-tidak tentang Hyung, Hyung pastikan ibumu tahu soal uang tunai yang kau terima hari ini. Biar ibumu memotong uang sakumu bulan ini..." ancam S.Coups.


"Aniiiii..... Jangan begitu dong Hyung..... Walaupun Wonwoo Hyung itu tampan dan baik hati, tetap Hyung yang paling tampan dan baik hati bagiku."


S.Coups mendecih melihat tingkah adik sepupunya itu.


"Sudah. Cepat sana berangkat. Nanti kau kemalaman di jalan" usir S.Coups.


"Bagaimana aku mau jalan kalau Hyung masih ada di dalam mobil? Hyung mau ikut pulang denganku ke Seoul? Wonwoo Hyung dan Minghao Hyung saja sudah turun dari mobil sejak tadi" ucapan adik sepupu S.Coups menyadarkan S.Coups bahwa tinggal dia dan adik sepupunya yang masih berada di dalam mobil.


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang