Malam ini, sesuai jadwal, anggota Seventeen dan Ilichil akan tampil sebagai salah satu pengisi acara dalam acara penghargaan musik Melon Music Awards. Mereka diberi waktu untuk tampil selama lebih kurang lima belas menit dan akan membawakan empat buah lagu. Dua lagu diambil dari album bersama mereka dan dua lagu lagi dipilih dari tittle track yang pernah dikeluarkan baik oleh Seventeen maupun Ilichil.
Seventeen memilih Don't Wanna Cry
Ilichil memilih Kick It
Pada dua lagu terakhir, tidak semua anggota akan berpartisipasi. Melainkan dibagi menjadi dua tim. Tim Don't Wanna Cry terdiri dari S.Coups, Woozi, Seungkwan, Hoshi, Vernon, Dino, Yuta, Doyoung, Jungwoo dan Mark. Tim Kick It terdiri dari Taeyong, Taeil, Johnny, Jaehyun, Haechan, Jeonghan, Joshua, Jun, Wonwoo, Dokyeom, Mingyu, dan Minghao.
Seharusnya Jeonghan masuk ke dalam tim Don't Wanna Cry karena hampir selurub 95l berkumpul di Tim Kick It. Tetapi Jeonghan menolak. Dia ingin menjadi Bruce Lee katanya.
"Coups Hyung, gwaenchanha?"
Suara khawatir Doyoung terdengar ketika dia melihat S.Coups yang oleng saat mereka melakukan gladi resik untuk lagu Don't Wanna Cry.
S.Coups tersenyum tipis meskipun jelas sekali kalau dia kelihatan pucat hari ini. Doyoung kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Hoshi. Mengirimkan isyarat supaya Hoshi datang untuk mengecek kondisi S.Coups. Hoshi nenuruti permintaan Doyoung, karena ini ada hubungannya dengan kondisi leader nya. Dengan setengah berlari, Hoshi menghampiri Doyoung dan S.Coups.
"Hyung.... Apa tidak sebaiknya Hyung istirahat saja hari ini? Tidak usah ikut tampil dengan kami. Wonwoo bisa menggantikan posisi Hyung di lagu ini...." ucap Hoshi.
"Hyung tidak apa-apa Hoshi-ya.... Setelah istirahat sedikit, kondisi Hyung akan pulih dengan sendirinya...."
Doyoung melipat kedua bibirnya ke dalam. Menahan diri untuk tidak mencerca seniornya itu. Bagaimana bisa kondisinya pulih kalau Doyoung sendiri tidak pernah melihat S.Coups memasukkan makanan ke dalam mulutnya. Yang dia dengar dari Hoshi yang selalu curhat kepadanya tanpa diminta di dalam kamar mereka, S.Coups terlalu sering melewati jam makannya. Dan itu membuat seluruh anggota Seventeen jadi mengkhawatirkan kondisinya.
Kondisi S.Coups juga menjadi perhatian Dino. Dia benar-benar khawatir kalau S.Coups tumbang malam ini. Jika itu terjadi, maka semua rencana mereka bisa berantakan.
Dino lantas mendekati Mark yang sedang menenggak habis sebotol air mineral.
"Markie.... Bagaimana ini ? Sepertinya Coups Hyung tidak bisa ikut tampil di acara malam nanti..." bisik Dino di telinga Mark.
Mark melirik Dino yang berdiri di sebelahnya. Kedua alisnya terangkat. Mark menpercepat menghabiskan isi botol air yang dia pegang lalu mengusap mulutnya dengan punggung telapak tangan.
"Kenapa ? Kenapa Coups Hyung tidak bisa tampil malam ini ?" tanya Mark.
"Kau lihat saja sendiri sana...." Dino mengedikkan dagunya ke arah S.Coups, Doyoung dan Hoshi yang duduk di lantai sambil bersandar ke dinding. Wajah khawatir Doyoung dan Hoshi serta wajah S.Coups yang pucat pasi terlihat jelas dari tempat mereka berdiri.
"Ah.... Benar juga.... Bagaimana Coups Hyung bisa tampil dengan wajah pucat seperti itu...." balas Mark.
Tidak lama, pintu ruang latihan mereka terbuka. Tampak Manajer Yoon datang dengan dokter perusahaan, memaksa S.Coups untuk berbaring di sofa yang ada di ruang latihan lalu memasang infus di tangan pemuda itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)
FanfictionAll Good, proyek yang dibesut oleh dua agensi besar Korea Selatan untuk meredakan perseteruan antara dua idol group yang berada di bawah asuhan mereka. 22 pria akan tinggal di bawah satu atap yang sama dalam waktu satu tahun. Apakah proyek ini mampu...
