Ketika tersisa setengah jam lagi sebelum hari resmi berganti, Taeil bangkit dari tempat dia duduk kemudian meminta supaya acara karaoke bersama bisa dihentikan dan diganti dengan acara utama mereka malam ini yaitu menebak Secret Santa dan saling bertukar hadiah Natal. Maknae line yang saat itu sedang menikmati Jungwoo menyanyikan lagu Red Flavor milik Red Velvet dengan penuh penghayatan tentu saja melayangkan protes. Mereka masih ingin bersenang-senang. Tetapi, tatapan tajam dari Woozi membuat mereka semua menutup mulut dan membiarkan acara berlanjut seperti usulan Taeil.
Vernon dan Mark mengajukan diri secara sukarela untuk membereskan bungkus-bungkus makanan, piring dan juga gelas yang berserakan di penjuru lantai ruang serbaguna sementara yang lain berpencar menuju kamar masing-masing untuk mengambil hadiah-hadiah Natal yang sudah mereka siapkan sebelumnya. Ketika mereka kembali berkumpul kira-kira sepuluh menit kemudian, ruang serbaguna seperti bertransformasi menjadi gudang hadiah. Hal itu disebabkan karena mereka tidak hanya membeli kado Natal untuk Secret Santa mereka, tetapi juga mereka membeli kado Natal untuk seluruh anggota yang ada. Jeje dan Jio juga melakukan hal yang sama, meskipun kado-kado Natal yang mereka belikan untuk para anggota tidak sebesar yang lainnya.
"Okay...." Jeonghan yang membuka mulut pertama kali ketika mereka semua sudah duduk melingkar di atas karpet yang terhampar di ruang serbaguna. "... siapa yang mau mulai menebak lebih dulu ?" tawar pemuda Yoon itu.
Dino dan Haechan dengan penuh semangat mengacungkan jari telunjuk mereka ke atas.
"Aku dulu.... Aku yang lebih dulu mengangkat tangan...." ujar Dino.
"Aku dulu, Hyung.... Kita-kita memang sama-sama maknae grup, tapi Hyung tetap lebih tua dariku...." timpal Haechan.
"Geurae...." sahut Dino.
Haechan lantas mengeluarkan secarik kertas dari dalam saku celananya kemudian berdiri lalu berjalan menuju ke bagian tengah lingkaran.
"Halo, ini Haechan dari 37,5 MHz Haechan Radio...." Haechan memulai introduksinya dengan bergaya seolah-olah dia sedang menjadi pembawa acara. Para anggota yang duduk di sekeliling Haechan mengulas senyum maklum. Sudah terlalu terbiasa menghadapi Haechan dan segala tingkahnya yang terkadang sedikit di luar perkiraaan.
"Malam ini adalah malam yang sangat berbahagia.... Kenapa demikian? Karena malam ini, akhirnya, kita akan mengetahui siapa yang beruntung menjadi Secret Santa seorang Lee Haechan...."
"Yang jadi Secret Santa-mu itu bukannya beruntung, Haechan-ah.... tapi dia bernasib buntung...." Doyoung berceletuk yang kemudian disusul gelegak tawa dari anggota yang mengganggap celetukan Doyoung itu lucu. Sebut saja mereka adalah Joshua, Johnny, Vernon dan Mark. Orang-orang dengan selera humor yang rendah.
Tapi namanya juga Haechan, mana pernah dia perduli dengan hal-hal yang seperti itu. Dia justru semakin bersemangat untuk melanjutkan monolognya.
"Setelah melalui pengamatan yang menyeluruh terhadap perilaku seluruh anggota, penyelidikan yang mendetail terhadap hadiah-hadiah yang aku terima dari Secret Santa, aku dapat menarik kesimpulan bahwa orang yang menjadi Secret Santa-ku adalah orang yang baik hati, berwajah tampan serta memiliki banyak uang...."
"Semua orang di sini memenuhi kriteia yang baru saja kamu sebutkan, Chanie...." Jungwoo menyela.
"Tidak.... Tidak semua.... Doyoung Hyung tidak tampan...." jawab Haechan cepat. Doyoung yang merasa tidak melakukan apa-apa, mengangkat wajahnya dan melayangkan tatapan tidak terima pada Haechan.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)
FanfictionAll Good, proyek yang dibesut oleh dua agensi besar Korea Selatan untuk meredakan perseteruan antara dua idol group yang berada di bawah asuhan mereka. 22 pria akan tinggal di bawah satu atap yang sama dalam waktu satu tahun. Apakah proyek ini mampu...
