All Good - Eighty Three

1.9K 280 26
                                        

Sebenarnya, bukan hanya para anggota yang khawatir dengan ide konten khusus Halloween itu. Jeje juga sama. Walaupun dia tahu bahwa yang berada di dalam sana, para aktor dan aktris yang berakting sebagai hantu gentayangan, juga adalah manusia biasa sama seperti mereka. Namun, ketika psikologis mereka dipermainkan di dalam sana, tidak akan ada lagi yang bisa berpikir jernih.


Jeje menatap cemas ke arah dua puluh dua pemuda yang sedang menerima arahan dari PDnim. Dia bisa melihat bagaimana Haechan memeluk erat pinggang Johnny. Menyembunyikan wajahnya di dalam rengkuhan pemuda Seo itu. Menyembulkan sedikit bagian atas wajahnya supaya bisa mendengarkan semua penjelasan yang diberikan dengan baik.


Dua puluh dua anggota akan dibagi ke dalam empat tim. Dua tim akan menjelajahi seluruh ruangan yang ada di lantai satu, sementara dua tim yang lain akan menjelajahi ruangan yang ada di lantai dua. Tugas mereka adalah menemukan empat angka yang tersembunyi di dalam ruangan-ruangan tersebut. Empat angka tersebut merupakan kode kombinasi dari kunci gembok yang dipasang oleh staf pada pintu keluar. 


Ada staf yang berjaga di dalam setiap ruangan yang ada di gedung berlantai dua tersebut. Jika ada anggota yang merasa tidak sanggup untuk melanjutkan syuting, diperbolehkan untuk menyerah kapan pun mereka mau dan akan langsung dibawa keluar melalui pintu khusus yang ada di setiap lantai.


Setelah PDnim selesai menjelaskan aturan permainan mereka malam ini, para anggota mulai membagi tim seperti yang diarahkan sebelumnya. Karena jumlah mereka, dua tim akan beranggotakan enam orang sementara dua tim yang lain hanya akan memiliki lima orang anggota di dalamnya. Berdasarkan keputusan bersama, para maknae, minus Vernon, akan melakukan suit untuk memilih anggota mereka.


Haechan memilih Johnny, Taeil, Jun, Wonwoo dan Minghao


Mark memilih Yuta, Taeyong, Hoshi, dan Vernon


Dino memilih S.Coups, Jeonghan, Woozi, Jaehyun dan Dokyeom


Seungkwan memilih Joshua, Mingyu, Doyoung dan Jungwoo


Setelah tim terbentuk, mereka akan mengambil undian untuk menentukan lantai yang akan menjadi bagian mereka. Dan seperti sudah diatur, tim Haechan dan tim Seungkwan harus mencari di lantai satu, sementara tim Mark dan tim Dino harus mencari di lantai dua.


Kedua puluh dua anggota itu kemudian digiring masuk ke dalam gedung. Haechan dan Dino sempat menolehkan kepalanya ke belakang, mencari-cari keberadaan Jeje. Yang bisa Jeje lakukan hanyalah menyemangati mereka dari jauh.


"Fighting !!!"


Sayup-sayup terdengar suara Woozi yang menggumamkan lirik random yang selalu dia nyanyikan setiap kali melihat kamera drone yang terbang di langit.


"Haneul-e tteo issneun drone camera"


⛄️⛄️⛄️


Di dalam gedung, bau obat bercampur alkohol yang menyengat menyambut indera penciuman para anggota. Mereka dibawa ke sebuah ruangan kecil. Di depan mereka terdapat sebuah televisi tabung yang sudah ketinggalan jaman. Tiba-tiba televisi itu menyala, menceritakan tentang urban legend yang menjadi asal muasal rumah hantu tersebut.


Sebuah rumah sakit yang sangat terkenal, berlokasi di bawah kaki gunung Fuji. Memiliki banyak dokter yang profesional serta fasilitas perawatan yang mumpuni. Tapi kemudian, kepala rumah sakit dan para stafnya mulai mengambil organ-organ dari pasien yang dioperasi di rumah sakit tersebut. Organ-organ tersebut dimasukkan ke dalam toples, diberikan obat pengawet lalu menjualnya ke tempat-tempat yang jauh. Sementara tubuh yang tersisa, disimpan di dalam sebuah peti kayu yang besar.


ALL GOOD (SEVENTEEN X NCT 127)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang