Tersisa satu malam lagi untuk dihabiskan di Gyeonggido sebelum seluruh anggota bergeser ke Seoul. S.Coups nenyadari bahwa dia tidak bisa lagi mengulur waktu lebih lama lagi untuk melakukan janjinya pada Jeonghan dan anggotanya yang lain untuk menggeledah barang-barang pribadi Jia Li.
Rencana mereka untuk membongkar kedok Jia Li dan membuat perempuan itu mengaku harus diselesaikan sesegera mungkin. Dengan begitu, S.Coups juga bisa lebih cepat untuk menyelesaikan seluruh kesalah-pahamannya dengan Jeje. Itu pun, jika perempuan itu masih mau memberikan kesempatan kepada S.Coups untuk menjelaskan semuanya.
Untuk memuluskan rencananya itu, sepanjang hari, S.Coups terus menempeli Jia Li. Dia melakukan hal itu agar Jia Li tidak menaruh curiga kepada S.Coups ketika S.Coups tiba-tiba meminta perempuan itu menemaninya nanti malam. Tidak hanya itu, dia juga mempertimbangkan usul Woozi untuk menggunakan obat tidur supaya bisa lebih mudah menggeledah barang-barang pribadi Jia Li untuk menemukan ponsel lain milik
Beruntung, S.Coups memiliki obat sejenis obat tidur yang diresepkan oleh dokter apabila insomnia yang dia derita semakin parah dan membuat dia bisa terjaga puluhan jam tanpa istirahat sama sekali. Dulu, Jeje selalu mengomelinya jika dia mengkonsumsi obat tersebut. Meski diresepkan oleh dokter dan memiliki dosis yang aman, tapi menurut Jeje obat dengan kandungan zat sedatif seperti itu tetap menyimpan resiko ketergantungan bagi orang-orang yang mengkonsumsinya.
Tapi sekarang, obat yang dulu sering dibuang oleh Jeje setiap kali perempuan itu menemukan benda tersebut di apartemen S.Coups mungkin bisa menjadi satu-satunya solusi untuk rencana S.Coups.
Setelah menyelesaikan bagiannya hari ini, S.Coups langsung mengajak Jia Li untuk kembali ke penginapan dengan alasan dia ingin beristirahat lebih cepat. Namun, sesampainya mereka di sana, S.Coups malah menarik Jia Li untuk ikut masuk ke dalam kamarnya.
"Kenapa Oppa mengajakku ke kamar ? Bukannya Oppa tadi bilang kalau Oppa ingin pulang cepat karena ingin segera beristirahat ?" tanya Jia Li bingung. Padahal dia sudah memiliki rencana lain di dalam kepalanya, tapi karena hal ini, dia harus memikirkan alasan supaya bisa lepas dari pria yang berstatus sebagai tunangannya itu.
S.Coups merespon dengan senyum tipis yang dipaksakan di wajahnya.
"Temani aku minum sebentar...." jawab S.Coups.
Jia Li menghela napas panjang lalu melipat kedua tangannya di depan dada.
"Minum ? Tumben ?"
"Pergi tidur sekarang pun akan sia-sia. Aku pasti akan terbangun lagi setelah beberapa jam. Mungkin dengan bantuan sedikit alkohol, aku bisa tidur lebih nyenyak..."
Jia Li mendengus pelan. Dia juga tidak mau mendengar S.Coups mengigaukan nama Jennifer sepanjang malam.
"Ya sudah.... Sebentar saja ya, Oppa.... Aku juga ingin istirahat.... Aku pinjam kamar mandinya sebentar...."ucap Jia Li lalu berjalan ke salah satu pintu kaca yang tertutup dan masuk ke dalamnya.
S.Coups mengulum senyum. Ini adalah kesempatannya. Dia lalu berjalan menuju ke arah mini fridge yang memang tersedia di setiap kamar dan mengeluarkan beberapa kaleng bir dari dalam sana. Dia membuka salah satu bir lalu memasukkan obat tidur yang sebelumnya sudah dia hancurkan lebih dulu.
S.Coups menyempatkan menggoyang kaleng bir tersebut agar obat tidur yang dia masukkan tercampur dengan baik. Setelahnya, dia meletakkan kaleng bir yang sudah dimasukkan bubuk obat tidur itu di atas meja sementara dia memegang kaleng bir yang lain.
Tidak lama kemudian, Jia Li keluar dari kamar mandi dan duduk di kursi kosong yang sudah di sediakan oleh S.Coups.
"Kalau kau memang lelah, temani aku minum satu kaleng saja...." ucap S.Coups dan langsung meneguk cairan alkohol dari kaleng yang dia pegang. Lewat ekor matanya, dia mengawasi pergerakan Jia Li. Sebuah senyum samar muncul di wajah S.Coups ketika dia melihat Jia Li mengikuti gerakannya. Dia menenggak cairan dari kaleng yang sudah dimasukkan obat tidur oleh S.Coups.
KAMU SEDANG MEMBACA
What Kind of Future
FanficTiga tahun setelah proyek All Good selesai.... Apakah kisah S.Coups dan Jeje akan menemukan akhir bahagianya Atau justru mereka akan berpisah selamanya..... Inspired by : Woozi - What Kind Of Future Highest Rank : #1 in carat (13032024) #8 in yoon...
