Pagi hari yang sama namun di tempat yang berbeda, seluruh anggota Seventeen duduk melingkar di dalam apartemen pribadi Joshua. Sengaja dia mengumpulkan mereka di sana, sesuai dengan amanat Edward supaya dia mempersiapkan anggota grupnya tentang kenyataan soal Jeje.
Dia memulai dengan momen ketika orang suruhan Edward Wang datang menemuinya di rumah sakit. Suara Joshua rendah, hampir berbisik, seakan tak ingin kehilangan satu pun detail.
"Mereka datang menemuiku saat aku baru saja selesai mengurus semua keperluan administrasi Jeje Noona di rumah sakit. Mereka bilang, jika aku ingin orang-orang yang mencelakakan Jeje mendapat balasannya, maka aku harus ikut dengan mereka. Mereka membawaku menemui seseorang yang memperkenalkan dirinya sebagai pengacara dari pengusaha asal China yang bernama Joseph Tang."
Joshua berhenti sejenak, menatap semua anggota satu per satu, memastikan semua mata tertuju padanya. "Saat kami bertemu, Edward Wang, pengacara pengusaha itu menunjukkan banyak dokumen. Semua tentang identitas asli Jeje Noona. Joseph Tang, pendiri dan pemilik dari Tang Corp adalah kakek kandung Jeje Noona. Kalian tahu apa artinya itu?"
Ruangan itu mendadak sunyi. Tidak ada yang berbicara, tidak ada yang bergerak. Baru setelah beberapa detik, Seungkwan memecah keheningan dengan suara bergetar, "Tang Corp? Apa itu sama dengan perusahaan Tang Tech? Yang punya nenek sihir itu?"
Joshua mengangguk pelan, lalu melanjutkan ceritanya.
"Tang Tech hanyalah salah satu dari anak perusahaan milik Tang Corp. Secara hukum, Jeje Noona adalah pewaris sah dari perusahaan multinasional tersebut..."
Wajah para anggota mulai menunjukkan keterkejutan yang nyata, terutama Jun dan Minghao. Merekalah yang paling tahu bagaimana sepak terjang Tang Corp di negara asal mereka.
Jun berseru, "Jadi... selama ini posisi Jia Li ada di bawah Jeje Noona ?"
Vernon yang biasanya tenang terlihat menggeleng pelan, seakan mencoba mencerna informasi yang luar biasa besar ini. "Ini... gila. Semua ini terasa seperti cerita drama."
S.Coups menatap tajam ke arah Joshua. "Bagaimana kita bisa percaya pada Edward Wang ini? Apa buktinya kalau semua ini benar? Kalau ini hanya permainannya, kita tidak bisa sembarangan mempercayai orang seperti dia."
Joshua mengangguk, sudah memperkirakan pertanyaan itu akan muncul. Awalnya, dia pun meragukan semua cerita yang keluar dari mulut Edward Wang. Sulit mempercayai koneksi yang sesungguhnya antara Jeje dan Jia Li. Tanpa berkata apa-apa, dia membuka tas hitam yang sejak tadi dia simpan di dekat kakinya dan mengeluarkan setumpuk dokumen tebal. Dia menyerahkan dokumen-dokumen itu kepada S.Coups. Semua anggota bergeser lebih dekat, penasaran melihat isinya.
"Ini buktinya. Edward Wang yang memberikannya kepadaku. Semua yang susah payah kita cari selama ini, dapat dia peroleh dengan mudah" kata Joshua dengan nada berat. "Dokumen ini mencakup tentang Jia Li, koneksi dia dengan Justin Liu, dan semua yang mereka lakukan untuk menghancurkan Jeje Noona"
S.Coups membuka lembaran pertama dengan hati-hati, membaca isi dokumen itu dengan saksama. Matanya menyipit lebih tajam, lalu melebar seiring dengan setiap kalimat yang dibacanya. "Ini... Apa ini semuanya benar ? Justin Liu adalah orang yang sama yang menyamar menjadi perwakilan perusahaan di China saat mencoba mengontrak Jun?"
Joshua mengangguk. "Dia yang mencoba melecehkan Jeje di Gangnam dulu. Aku sudah membandingkan wajahnya dengan yang ada di rekaman CCTV agensi dan juga rekaman CCTV hotel. Bukan hanya itu. Justin juga ada di rumah sakit dan di Jeju. Semua kejadian itu memicu trauma Jeje. Bahkan kecelakaan kerja yang Jeje Noona alami di lokasi syuting kemarin-itu juga ulah mereka. Semua ini adalah bagian dari rencana Jia Li dan Justin untuk menyingkirkan Jeje Noona."
KAMU SEDANG MEMBACA
What Kind of Future
Fiksi PenggemarTiga tahun setelah proyek All Good selesai.... Apakah kisah S.Coups dan Jeje akan menemukan akhir bahagianya Atau justru mereka akan berpisah selamanya..... Inspired by : Woozi - What Kind Of Future Highest Rank : #1 in carat (13032024) #8 in yoon...
