**
Besok Harinya
Soonho masuk ke dalam kamar Jiyong dan tidak kaget melihat Jiyong tergeletak begitu saja di lantai dengan botol bir di sekitarnya. Ia sebenarnya sudah akan berangkat ke Studio K, tempat Dara akan memberikan kejutan, tapi karena Dara tidak bisa menghubungi Jiyong perempuan itu minta tolong kepada dirinya untuk mengecek pria ini.
"Dara, untung semua ini hanya leluconmu saja. Kalau sampai ini serius, aku tidak tahu harus melakukan apa kini." Soonho bergumam lalu berjalan menuju tempat Jiyong berada.
"Ji, Ji bangun Ji." kata Soonho mencoba membangunkan Jiyong. Tangannya menggoyang-goyangkan tubuh artisnya itu. "Ji bangun."
Jiyong menjawabnya dengan gumaman, tapi matanya belum terbuka.
"Bangun Ji kita bisa terlambat nanti." bilang Soonho lagi sambil merapikan botol-botol minuman yang berserakan.
"Aku sedang tidak bisa bekerja Soonho-ya."
Soonho berdecak. Jika Dara benar memutuskan Jiyong, entah akan bagaimana jadinya comeback BIGBANG ini. Ia bersyukur lagi dalam hati bahwa semua ini hanya kejutan untuk Jiyong.
"Ayo, bangun, lalu siap-siap. Dia bisa mengamuk nanti kalau aku telat membawamu." Soonho mulai memberi kode. Kode yang sama sekali tidak ditangkap oleh Jiyong.
"Aku tidak bisa bekerja dalam kondisi seperti ini, kepalaku pening sekali dan--"
"Siapa bilang aku menyuruhmu untuk bekerja?"
Jiyong membuka matanya perlahan, lalu memandang ke arah Soonho yang berdiri tepat di sebelahnya. "Maksudmu?" tanyanya sambil mengucek mata kanannya.
"Dara ingin bertemu denganmu sekarang." jawab Soonho acuh. "Dia menghubungimu dari tadi tapi tidak kau angkat jadi dia menghubungiku."
Mendengar nama perempuan yang sudah membuatnya mabuk semalaman membuat Jiyong terjaga. Ia bangkit dan duduk menyender ke ranjang. "Apa katamu tadi?"
"Dara ingin bertemu denganmu."
"Jangan bercanda Soonho."
Soonho mengambil ponsel Jiyong dari atas meja lalu diberikan kepada pemiliknya. "Lihat saja. Pasti banyak sekali telfon dari Dara."
Jiyong melihat langsung ponselnya dan benar. Sudah 13 kali Dara menghubunginya pagi ini.
"Dia menunggumu di studio K jadi lebih baik kau cepat kesana sekarang."
"Untuk apa dia ingin bertemu?"
"Aku tidak tahu."
"Dia mengakhiri hubungan kami kemarin Soonho."
"Mungkin dia sudah sadar dan ingin minta maaf sekarang."
"Mustahil." lirih Jiyong. "Dia sepertinya sangat kecewa padaku."
Soonho mendengus. "Maka dari itu cepatlah ke sana jadi kau tahu apa yang ingin Dara bicarakan."
"Kau serius dia ingin bertemu denganku?"
"Apa aku terlihat sedang bercanda Kwon?" balas Soonho dengan jengkel. "Apa Dara tidak mengirim pesan kepadamu?"
"Dia mengirim." jawab Jiyong sambil membacanya.
"Lalu? Benar kan dia mengajakmu bertemu?"
"Ne." Jiyong bangkit lalu mengambil handuknya dengan gesit. "Aku siap-siap dulu."
"Jangan lama-lama, dia sudah menunggumu dari pagi tadi."
"Arraseo."
30 menit kemudian Jiyong hendak masuk ke mobilnya tapi menghentikan langkah saat Soonho malah memandanginya dari depan mobil.
