Tobot seratus won -3

799 178 158
                                        

Kyuhyun lelah nih, bukan hanya fisiknya saja yang lelah tapi pikirannya juga. Pria kelahiran Febuari itu lantas melepaskan kacamatanya lalu memijit kepalanya yang terasa berdenyut. Peluncuran produk baru serta pembukaan mall akan di lakukan bersamaan bulan depan. Tapi ada karyawannya dari tim perencanaan membuat sedikit masalah. Tapi untung itu dapat segera di selesaikan.

Tapi imbasnya, Kyuhyun yang kerja keras bagai kuda itu terkena efeknya. Tubuhnya perlu istirahat. Dan dia butuh pijatan untuk melemaskan bahunya yang kaku.

"Ming" Panggil Kyuhyun dengan suara yang agak serak. Efek lelah biasanya sih ke suara juga.

Mendengar dirinya di panggil lantas Sungmin pun segera menghampiri Kyuhyun di ruang kerjanya. Dan kebetulan dia juga sedang mau kesana. Dengan membawa teh hangat dan kudapan untuk suaminya itu.

"Pijitin~" pintanya manja.

Melihat wajah Kyuhyun yang sudah tak bergairah itu lantas membuat Sungmin jadi kasihan. Suaminya itu sudah bekerja sangat keras. Tapi alih-alih langsung memijit bahu Kyuhyun. Wanita kelahiran Januari tersebut malah memeluk suaminya.

Kyuhyun kaget mendapat pelukan tiba-tiba. Tapi begitu Sungmin bilang, "orang bilang pelukan selama detik dapat memberikan ketenangan dan semangat baru"ujarnya. Dan terbukti dengan Kyuhyun yang merasa nyaman. Rasanya hangat sekali.

"Ah! Bagaimana kalau kau minta di pijit Sunghyunie. Eh, bukan tapi minta pijitin sama tobot seratus won" Ujar Sungmin lagi.

"Tobot apa?" Kyuhyun kurang jelas.

"Tobot seratus won Sandeulie appa"

Karena harus buru-buru menyelesaikan pekerjaanya. Kyuhyun jadi belum sempat mendengar cerita ketiga krucilnya hari ini. Dan ketika di ceritakan oleh istrinya itu maka, Kyuhyun jadi mau coba ah, dipijit sama tobot seratus won a.k.a Cho Sunghyun.

Astaga!

Baru melihat si sulung datang dan langsung berpose layaknya superhero begitu saja sudah membuat Kyuhyun tertawa. Pusingnya tiba-tiba hilang lantaran tingkah Sunghyun yang jenaka.

"Belubah, tobot selatut won hiyaaa"

"Pffft!!!" Kali ini ayah tiga anak itu harus menahan tawanya. Ketika si sulung menyudahi perubahannya dengan pakai kacamata berbentuk angka seratus.

"Oh, siapa ini tobot seratus won!" Panggil Kyuhyun lalu memulai permainannya.

"Apakah tobot bisa membantu appa?" Tanyanya.

Sunghyun- eh salah, sang tobot seratus won pun mengangguk. Tapi tak sepatah pun kata keluar dari mulut mungilnya.

"Oh! Tobot pundaknya appa capek nih. Pegel-pegel. Tolong ya di pijit" Pintanya.

Sunghyun pun mengangguk lagi dan kemudian bilang, "Cuyun nti dapet selatut won ya appa" Katanya.

Uh! Jangankan seratus won. Seratus juta won juga akan ayahnya berikan. Begitulah benak Kyuhyun barusan. Dan tak menunggu waktu lama si sulung itu pun memijat ayahnya.

"Ya ampun! Enaknya. Hyungnim pintar-"

"Nonono, butan Yuunim. Tapi tobot selatut won"

"Oh iya. Tobot seratus won memang pintar memijit deh. Keren!" Puji Kyuhyun yang sudah pasti membuat balita tersebut senang. Apalagi setelah mendapat seratus won dari ayahnya.

Ngomong-ngomong, Kyuhyun bangga deh sama Sunghyun. Usianya bahkan masih balita, tapi dia sudah bisa melakukan hal sekreatif ini untuk mendapatkan mainan barunya dengan mencari uang jajan sendiri. Padahal dia tinggal minta saja kan sama ayahnya.

Life (season 2)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang