"Huha, huha" Uh, si bungsu kesayangan lagi kepedasan nih. Dia lagi makan ayam goreng tepung yang di cocol sama saus sambal.
"Pedas ya Minghyunie" Ujar bibi Eunhyuk yang menyeka keringat di dahi balita tersebut.
"Dantana~" jawabnya.
Oh iya, sekarang si kembar sedang berada di rumah sepupunya nih. Tadi pas pulang sekolah mereka di antarkan kesana. Lantaran ayah ibunya harus menghadiri jamuan penting. Jadi akan pulang agak malam. Sedangkan si cantik Sandeul nanti sepulang dia les balet akan di jemput sama bibi Eunhyuk nanti.
"Huha, huha, huha" Duh! Si bungsu kesayangan lagi kepedesan tuh. Bibi Eunhyuk jadi tak tega. Habisnya kasihan makannya sampai keringetan begitu.
Tapi apa mau di kata. Soalnya memang Minghyun yang mau. Dia ingin meniru Nini hyung nya yang makan ayam goreng tepung dan dicocol saus sambal juga. Tapi kalau si Sunghyun, enggak mau deh. Dia enggak kuat pedas. Dia ingat apa kata ayahnya.
"Ini tuh pedas nak, Sunghyunie takkan kuat..."
Nah makanya dari pada makan ayam goreng tepungnya pakai saus sambal. Mending dia makan tepung krispinya aja. Dan dagingnya buat Taetae Hyung yang sekarang bersama dengan dirinya nonton kartun Tobot.
"Umma Nini udah kenyang" Katanya lalu pergi untuk cuci tangan. Dan setelah itu bergabung menonton TV dengan Taettae dan Sunghyun.
Eh, loh kok Nini hyung makannya udahan sih. Cepat betul. Si bungsu Minghyun membatin. Ayamnya Minghyun saja belum habis. Yah ketinggalan deh.
"Huha" Minghyun udah enggak kuat deh, pedes banget soalnya. Padahal cuma saus sambal botolan.
Bibi Eunhyuk yang kasihan langsung menyodorkan minum untuk si bungsu. Sebetulnya sih sudah dari tadi bibinya menawarkannya minum. Tapi Minghyunnya enggak mau. Soalnya Nini hyung minumnya setelah ayamnya habis.
Minghyun ketika melihat isi dari dalam gelas tersebut, dahinya jadi berkerut. Lalu bilang pada bibinya, "bibi~ huha..." panggilnya lalu jeda sejenak. Karena Minghyun kepedesan lagi tuh.
Minghyun tampak menelan ludah dan menjilat bibirnya, "biatana talo Minyun tepedetan minumna ael et loh"
Oh, Bibi Eunhyuk baru tahu kalau si bungsu lagi kepedesan, rupanya dia minum air es. Iya deh, sebentar ya Minghyun lagi diambilkan. Sabar ya.
'Glek, glek, glek'
"Minghyunie masih pedas tidak nak?" Tanya bibi Eunhyuk ketika air dalam gelasnya habis.
Masih nih, bibirnya Minhyun masih geremet-geremet gitu. Berasa seperti di kerubungi semut karena pedas. Jadi kalau masih pedas bagaimana dong?
"Matih " Jawabnya sembari mengipasi bibirnya dengan gerakan tangan.
"Biatana talo matih tepedetan Minyun minum silop"
Oh, oke bibi Eunhyuk pun mengangguk, "Minghyuni adanya sirup orange mau?" Tanya bibinya.
"Silop olen dantana, huha" Jawabnya yang kini mencuil tepung krispi ayam goreng tersebut lalu di makan.
'Ting, ting, ting'
Bibi Eunhyuk sudah selesai mengaduk sirup orange nya tuh. Lalu langsung di kasihkan ke bungsu kesayangan.
"Gimana Minghyunie?" Tanya bibinya ketika sirupnya sisa separo.
Minghyun pun mengecap ngecap lidahnya. Memang sih sudah tidak terasa pedas lagi. Tapi masih ada rasa saus cabai nih rasanya.
Kemudian sepasang manik bulatnya melihat ada toples cookies di meja. Dan Minghyun tahu nih, gimana cara menghilangkan rasa saus sambal yang tertinggal di mulutnya ini.
"Minyun, Minyun biatana matan tuwe loh. Bial ndak tepedetan lagi" Ujarnya yang sontak mengundang tawa geli dari Eunhyuk.
"Omona, masih pedas ya? Yaudah sini gomo bukain ya tutupnya" Ujarnya membuka tutup cookies tersebut lalu mengambilkan satu untuk Minghyun.
'Kraus, kraus'
Terdengar si bungsu lagi mengunyah cookie miliknya.
"Sekarang masih ada pedasnya?" Tanya bibinya.
Dan Minghyun pun menggeleng, "Udah ndak lagi" jawab si bungsu.
"Ayamnya masih mau makan enggak?" Tanya bibinya lagi. Soalnya si Minghyun belum makan nasinya juga. Baru ayamnya saja, itu pun cuma sedikit.
"Mao deh" Jawab Minghyun yang ternyata belum kenyang.
"Tapi ndak utah pate tambel ah huha tih..." Ujarnya.
Omona! bibi Eunhyuk jadi gemas deh. Lalu menawarkan dirinya untuk menyuapi si bungsu kesayangan.
.
.
.
fin
.
.
.
sign
hyejinpark©
20180625.15:55
.
.
.
See ya^^
…
KAMU SEDANG MEMBACA
Life (season 2)
FanfikceKisah lanjutan dari kehidupan Kyumin yang semakin matang menjadi orang tua dari ketiga bocah yang sudah tumbuh besar. Si cantik Sandeul yang makin centil sama Baro oppa dan si kembar yang makin aktif. Tingkahnya makin membuat orang tua mereka jadi t...
