"Ntal Noie sstttt~"

7.9K 970 158
                                        

"Hai sayang~"

Sepulang sekolah Jeno yang menarik tas kopernya tersenyum lebar begitu melihat tantenya menjemput.

Kaki-kaki mungil itu bergegas menghampiri Kai.

Hingga sesampainya di depan tantenya, Jeno mengernyit. "Nte~ Unda? Mana unda?" Kepalanya celingukan mencari Doyoung. Sang bunda yang biasanya menjemput itu tak terlihat oleh matanya.

"Oh~ Bunda lagi dirumah, masak banyak~"

"Huh?"

"Bunda ada di rumah, Jeno ga perlu khawatir. Sekarang, ikut tante jemput kak Lucas. Mau?"

"Casseu?" Kai lantas mengangguk.

"Mau~!"

"Yuk yuk~ Sini biar tante yang bawa tasnya."

Dengan senang hati Jeno menyerahkan tas kopernya. Kai yang mengira tas Jeno ringan seperti tas Lucas begitu percaya diri memakai tas keponakannya.

Ini tas berat banget! Batu apa isinya?

.

"Mommy!" Dari kejauhan, tampak Lucas tengah berlari menuju Kai dan Jeno. Dua orang itu duduk di gazebo sekolah yang memang disediakan untuk orang tua yang menjemput putra-putrinya.

"Jeno ikut mom?"

"Ikut dong~ Nanti kita pulang ke rumahnya Jeno. Kita nginep sana~"

"Daddy?"

"Daddymu pergi ke Taiwan seminggu. Daripada berduaan di rumah kan?"

"Ooo~ Ntar daddy suruh bawa oleh oleh yang banyak ya mom!"

"Gampang~" Si Kai pun beralih pada Jeno, "mau beli jajan? Ntar di anter sama kak Lucas."

"No~" Jeno yang dipangku menggeleng cepat.

"Kenapa?"

Si kecil Jung itu lantas memegang perutnya, "Nyang xixi~"

"Kenyang? Makan apa aja si anaknya kelinci ini~" Kai yang mendengar itu terkekeh gemas. Tangannya tak bisa menahan diri untuk mengusak rambut Jeno.

"Kue~ Cucu~ Cemangka!"

"Wah~ Banyak ya, pantes kenyang~"

"Pantes gembrot ya mom ahahaha~" Timpal Lucas sambil tertawa terbahak-bahak.

"Xixixi~"

Akan tetapi, keseruan perbincangan itu harus terhenti ketika bel istirahat Lucas berbunyi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Akan tetapi, keseruan perbincangan itu harus terhenti ketika bel istirahat Lucas berbunyi.

"Jen ayok ikut ke kelas!"

"Hu'um! Bental." Jeno yang dipangku Kai lantas berusaha untuk turun.

"Lucas, ntar gurunya marah loh." Ujar Kai sambil mencegah Jeno untuk turun.

Jeno SafariCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang