"Unda~ Noie tadi jalan jalan sama teman teman~"
"Oh iya? Seru?"
"Hu'um! Noie lewat sekulah Casseu unda! Lamai~"
"Ketemu kak Lucas nggak?"
"Ndak unda~ Telus Noie jalan jalan liwat jembatan, Noie liat ada-"
"Yang enaknya kemana ya buat family gathering?"
Doyoung dan Jeno sontak menatap tajam Jaehyun. Namun yang di tatap sama sekali tak paham karena sedari tadi ia hanya fokus dengan hpnya.
"Ayah, Jeno lagi cerita, gantian bicaranya."
"O-oh sorry~" Sang ayah lalu menutup mulutnya rapat-rapat, membiarkan putranya mengambil waktu terlebih dahulu.
"Ayo Jeno lanjutin."
"Huh!" Jeno beralih pada bundanya, "Noie liat ada ikan, banyak~"
Mendengar cerita Jeno yang begitu antusias, Jaehyun menaruh hpnya. "Nggak Jeno ambil?"
"Ndak ayah~ Nti jatuh~"
"Pakai seser kan bisa~"
"Noie ndak punya ayah."
"Ayah juga aneh aneh aja. Orang Jeno jalan-jalan kok bisa bawa seser."
"Uuu~ Ayo unda celamah ayah~ Xixixi~"
"Pentol ya~ Provokator sukanya~!" Saking gemasnya dengan Jeno, Jaehyun pun memangku putranya. "Sini ayah gigit bakpaonya~!"
"Nooooo~~~ Undaaa~~"
"Ahahaha~"
Sang bunda hanya bisa tertawa melihat tingkah suami dan anaknya. Mereka sangat dekat meski Jaehyun pergi bekerja, bahkan pergi ke luar kota.
"Ayah no ayah~!" Tubuh si kecil terus bergerak mundur.
Saat itu pula tangan lentik Doyoung bergerak sigap untuk memegangi punggung Jeno yang hampir jatuh. Mereka ketika bergurau pasti tidak sadar sekitar.
"Jae~"
"Iya iya~"
Tapi Doyoung beruntung, Jaehyun paham pentingnya untuk menyisihkan waktunya bermain dengan Jeno.
.
.
.
Selesai mandi sore, sekarang jadwalnya Jeno untuk duduk di depan tv. Menonton tayangan kartun yang tentu saja di temani oleh orangtuanya.
"Noie mau itu unda." Jeno menunjuk tayangan tv yang memperlihatkan seorang anak tengah meniup lilin ulang tahun.
"Jeno kan tiup lilin juga pas ulang tahun." Ujar sang bunda sambil menata rambut Jeno yang mulai kering pasca keramas.
"Lamai lamai unda~ Sama teman teman."
Mata sipit Jeno terus menatap tv. Ia ingin seperti seseorang di tv itu. Pasti sangat menyenangkan berada di posisinya. Mendapat kado yang berisi mainan, makan kue bersama teman-teman dan tentunya ada badut ayam yang siap meramaikan acaranya.
"Nti Noie ulang taun gitu ya unda ya?"
Sang bunda yang tak tau harus menjawab apa pun tersenyum kecil.
"Plisss~~~ Gue mau itu unda~"
"Ya Tuhan~ Apa kok plis plis heumm?"
"Noie mau~"
"Iya~ Nanti bunda bilang dulu ke ayah."
.
.
.
Ctak
KAMU SEDANG MEMBACA
Jeno Safari
FanfictionBagaimana ketika si Noie kecil masuk taman kanak-kanak? [untuk yang baru baca, bisa ke baby Jeno daily dulu ya, biar nggak begitu bingung~]
