"Pokoknya, kalian jagain pacar gue dari serigala kelaparan" ucap Nanda setelah dia tahu kalau Jiro dan Cakra akan pergi liburan bersama teman-teman mereka dan membawa Hana.
"Aman itu, bang" ucap Cakra sambil mengacungkan jempolnya ke Nanda.
Nanda memicingkan matanya ke Cakra, "Gue nggak percaya ama lu."
Nanda pun menoleh ke Jiro.
"Ji, tolong jagain Hana, ya?"
"Iya, kak. Kakak tenang aja. Kan, ada Wina juga" ucap Jiro yang berusaha meyakinkan Nanda kalau dia dengan Cakra tidak akan membiarkan Hana menjadi santapan empuk serigala yang kelaparan.
"Parah lu bang! Masa lu trust issue sama gue? Gue yang udah temenan lama sama lo?!" seru Cakra yang menatap Nanda seolah dia sedang dikhianati. Padahal, dia dan Nanda sudah berteman sejak SMA.
"Gue tahu banget perangai lo kalo lo lagi di tempat wisata. Lo pasti sibuk cuci mata dan shopping!" gerutu Nanda lalu setelahnya dia kembali menoleh ke Jiro.
"Lo juga kalo bisa jauhin Cakra dari toko souvenir, deh Ji. Yang ada lo bisa seharian di sana nemenin nih anak belanja doang!" ucap Nanda ke Jiro yang sejak awal sudah bisa menebak kalau Cakra pasti menghabiskan waktunya dengan berbelanja.
"Aku usahain, kak. Kakak tahu lah Cakra ini kepala batu. Semakin dilarang semakin menjadi" ucap Jiro yang mengaduh setelahnya karena lengannya dicubit oleh Cakra.
Saat ini akhir pekan dan yang berada di rumah hanyalah Cakra, Jiro, Nanda, Janu, dan Renjana.
Hadi sendiri pergi menemani Tio yang ingin membelikan hadiah untuk pacar barunya. Lalu, Mada pergi menemui anggota tim nya untuk membahas masalah proyek yang minggu depan akan dimulai.
Setelah mereka selesai sarapan, Janu kembali ke kamar dan melanjutkan tidurnya karena semalam anak itu keasyikan main game. Sedangkan Renjana sibuk mengerjakan laporan di kamarnya sembari menunggu Arka dan Laura menjemputnya untuk pergi ke acara teman mereka.
"Ini rumah sepi banget. Mana Om Azwar belum balik lagi dari Semarang. Kak Rachel juga, keasyikan dia liburan di Singapura" ucap Cakra.
Liburan semester nya kali ini terasa membosankan karena orang tua nya Cakra justru sibuk bekerja sehingga mereka tidak bisa pergi liburan ke luar negeri.
Padahal, Cakra ingin mengajak Jiro juga pergi liburan ke New Zealend. Sayangnya, Cakra mana boleh pergi ke luar negeri berdua saja dengan Jiro oleh ibunya. Mau pergi dengan abang-abangnya, Mada mulai sibuk dengan proyeknya membuat Cakra jadi tidak tahu harus mengisi liburannya dengan apa.
"Padahal lebih enak, sih sepi begini. Tenang aja gitu suasanaya" ucap Jiro yang lebih suka suasana yang tenang dari pada terlalu ribut.
"Biasanya kalo sepi rawan maling, Ji" ucap Nanda.
"Gue rasa, maling bakalan kapok kalo dia ke rumah ini" ucap Cakra yang yakin sekali kalau maling itu langsung dibuat babak belur oleh Janu dan Nanda.
"Selamat pagi, pengangguran~"
Mereka bertiga menoleh ke asal suara, mendapati Janu yang baru saja bangun dari tidurnya. Anak itu menguap lebar lalu menggaruk kepalanya sambil berjalan menuju teman-temannya.
"Udah siang ini, bang. Mending abang mandi" ucap Cakra ke Janu yang duduk di samping Jiro.
"Ah, nanggung banget mau mandi" ucap Janu yang sepertinya mencari keberadaan teman-temannya yang lain.
"Nyari Hadi, ya lo? Kangen, ya lo ama dia?" ucap Nanda sambil menaik turunkan alisnya ke Janu yang cemberut.
"Males banget gue nyariin itu si cabe setan. Gue nyariin tuyul. Dia masih tidur?" ucap Janu yang celingak-celinguk mencari temannya yang badannya paling kecil.
KAMU SEDANG MEMBACA
[FF NCT DREAM] KARSA
Fanfiction*Lanjutan dari cerita Teduh* Hanya keseharian tujuh pemuda setelah semua masalah yang terjadi.. Cast: 1. Mark Lee as Mada Cazim 2. Huang Renjun as Renjana Wistara 3. Lee Jeno as Janu Oliver 4. Lee Haechan as Hadinata Byantara 5. Na Jaemin as Nanda G...
![[FF NCT DREAM] KARSA](https://img.wattpad.com/cover/375896878-64-k91967.jpg)