"Nan, Graciano itu nama keluarga lo atau marga atau apaan?"
Nanda yang sedang duduk di teras bersama Janu, Hadi, dan Renjana pun menoleh ke Janu karena anak itu bertanya secara tiba-tiba. Malam ini, hanya mereka berempat yang ada di rumah karena Mada pergi berkencan, sedangkan Cakra dan Jiro pergi bersama Satria.
Disaat Mada menunggu Ulfa di teras rumah. Janu, Hadi, dan Nanda tidak henti menggoda Mada, apalagi setelah insiden Darma yang menyuruh Mada dan Ulfa menikah bulan depan. Mereka semakin gencar menggoda Mada sehingga Mada akhirnya pasrah karena dia tahu para adiknya itu tidak akan berhenti menggodanya.
"Gue juga bingung Graciano itu apaan" ucap Nanda membuat yang lain mengernyitkan alis mereka.
"Hah? Masa lo nggak tahu?" tanya Hadi.
Mereka semua berpikir bahwa Graciano itu sebuah marga keluarga karena seluruh anggota keluarga Nanda memiliki nama Graciano di belakang nama mereka.
"Dibilang marga, juga bukan" ucap Nanda yang mencoba mengingat alasan kenapa nama mereka ada Graciano di belakangnya.
"Terus apaan, dong? Gabungan nama dari kakek dan nenek?" tanya Renjana yang jadi ikut penasaran. Karena, sebelumnya dia sampai ditawari oleh Kakek Yudha untuk menyematkan nama Graciano di belakang namanya.
"Seinget gue, ya. Ini kata Om Elias, sih. Kakek itu nggak mau ribet ngasih nama ke anak-anaknya. Jadi, dia pukul rata aja semua nama anak dan cucu nya pake Graciano. Kalo yang cewek, harus pake Putri Graciano. Kalo cowok terserah mau pake Putra Graciano atau Graciano doang" ucap Nanda. Dia dulu pernah menanyakan hal ini ke Elias mengenai nama belakang mereka yang sama semua.
"Nama gue aja, gabungan dari nama bokap dan nyokap gue. Nandina dan Darma" jelas Nanda.
"Untungnya nama Nanda memang ada, ya Nan? Artinya pun juga ada" ucap Renjana .
"Tapi, kayak nama cewek" celetuk Janu membuat dia mendapatkan pelototan tajam dari Nanda.
"Iya, Nan. Nama lo bikin orang salah paham! Gue yakin, kalo ada orang yang ngelihat nama lo, mereka pasti nggak nyangka kalo yang punya nama ternyata cowok yang otot nya gede kayak bola futsal!" seru Hadi.
Janu tertawa ngakak setelah mendengar ucapan Hadi.
"Pasti ada yang pernah nge-chat lo pake panggilan Mbak Nanda, kan?" tebak Janu sambil menudingkan jari telunjuknya ke Nanda yang menepis jari telunjuk itu sambil berdecak kesal.
"Nanda memang bisa dipake buat cewek dan cowok. Nama guru aku waktu SMP aja namanya Nanda dan dia cewek" ucap Renjana.
"Nama lo juga bikin salah paham, ya Ren!" seru Nanda yang tidak terima jika hanya namanya saja yang dibahas.
"Nah, iya! Nama lo juga bikin orang salah paham! Lo lupa, ya? Di kelas waktu itu? Ibu Ratna waktu ngabsen, manggil lo Mbak Renjana?" ucap Janu yang setelahnya tertawa terpingkal-pingkal karena mengingat kejadian satu itu.
"Kenapa orang tua ada yang ngasih nama anak ceweknya kayak nama cowok dan nama anak cowoknya kayak nama cewek?" ucap Hadi yang geleng-geleng kepala karena hal ini.
"Nggak tahu. Mungkin karena artinya bagus kali, ya? Saking bagusnya sampai mereka nggak sadar itu nama cocoknya untuk anak cewek atau anak cowok" ucap Renjana membuat Nanda iseng mencari arti nama nya di internet.
"Wuiih, arti nama gue bagus banget! Kebahagiaan, kegembiraan, suka cita! Pantesan kalian seneng terus kalo sama gue" ucap Nanda dengan bangganya.
"Iya, itu karena lo banyak duit. Kurang bahagia apa kita coba? Temenan sama salah satu anak terkaya di Indonesia" sahut Janu membuat Nanda menatap jengkel ke anak itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
[FF NCT DREAM] KARSA
Fanfiction*Lanjutan dari cerita Teduh* Hanya keseharian tujuh pemuda setelah semua masalah yang terjadi.. Cast: 1. Mark Lee as Mada Cazim 2. Huang Renjun as Renjana Wistara 3. Lee Jeno as Janu Oliver 4. Lee Haechan as Hadinata Byantara 5. Na Jaemin as Nanda G...
![[FF NCT DREAM] KARSA](https://img.wattpad.com/cover/375896878-64-k91967.jpg)