Cakra dan Jiro asyik melihat Janu, Hadi, dan Mada sedang bermain kartu bersama Elias, Lukman, dan Nenek Sukma. Mereka benar-benar heboh sekali bermain di teras halaman belakang rumah utama Graciano ini.
Para anak bujang itu tidak menyangka kalau Nenek Sukma sangat jago bermain kartu. Sudah beberapa kali nenek itu menang dan sekarang mereka sedang memainkan ronde keempat. Kalau kata Elias, permainan ini berhenti sampai Nenek Sukma kalah.
Sedangkan yang lain mengobrol di ruang keluarga. Seperti tiga anaknya Nenek Sukma, Meiza, Nanda, dan Darma. Melihat wajah serius mereka. Orang-orang pasti berpikir bahwa mereka sedang membahas bisnis. Tetapi, sebenarnya, mereka sedang membahas tentang T-REX yang berevolusi menjadi ayam. Mereka juga membahas kenapa ayam tidak bisa terbang seperti burung.
Disaat semua orang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Hanya Renjana yang berada di dalam ruang kerjanya Yudha dan sepertinya sedang membicarakan hal yang serius.
Di dalam hati, Renjana menggerutu karena Darma malah tidak menemaninya menemui Yudha di ruangan ini. Malah, Darma asyik mengobrol di ruang keluarga dan hanya memberikan semangat kepada Renjana yang gugup setengah mati karena berdua saja dengan Yudha.
Nanda juga tidak ada niatan menemaninya membuat Renjana semakin kesal saja dengan ayah dan anak itu.
"Kakek ingat, Darma membawa ibu kamu ke rumah dan bilang ke kakek kalo dia membawa calon istrinya" ucap Yudha yang setelahnya dia terkekeh pelan ketika mengingat bagaimana Darma dengan percaya dirinya mengatakan kalau Senja adalah calon istrinya di depan Yudha.
"Pa! Kenalin, calon istrinya aku. Aku dan dia saling mencintai, pa! Bawa kami ke KUA sekarang juga!"
"Kita masih sekolah, Darma bodoh!"
Yudha masih ingat bagaimana Senja memukul belakang kepala Darma karena kesal mendengar ucapan random dari Darma.
Renjana yang mendengar hal itu hanya bisa tersenyum kikuk. Dia tidak menyangka kalau Darma sebegitunya menyukai ibunya.
"Kakek pikir, mereka berdua benar-benar menjadi pasangan suami istri di masa depan. Tapi, ternyata, takdir benar-benar selucu ini menuliskan kisah hidup seseorang" ucap Yudha.
"Darma sampai nangis, loh waktu dia tahu ibu kamu pacaran sama ayah kamu" kekeh Yudha dan Renjana yang mendengarnya pun tersenyum. Dia tiba-tiba membayangkan Darma menangis karena patah hati.
"Kakek udah dengar semua kejahatan Nirmala dari Darma. Sepertinya, ini memang salah kakek karena tanpa sadar, membandingkan Nirmala dengan Senja."
Yudha memegang kedua pundak Renjana dan menatap anak itu dengan lekat.
"Ibu kamu tidak seperti yang Nirmala katakan. Kakek sangat menyukai ibu kamu karena dia anak yang gigih dan pekerja keras. Selain itu, dia juga baik. Meskipun dia agak cerewet dan galak" kekeh Yudha.
"Ibu.., pernah marahin, kakek?" tanya Renjana dan Yudha yang mendengarnya pun tertawa.
"Bukan pernah. Tapi, sering" jawab Yudha membuat Renjana meringis karena tidak menyangka dengan tingkah ibunya itu.
"Maafin ibu, kakek."
"Nggak pa-pa. Lagian, ibu kamu begitu karena kakek bandel" ucap Yudha yang malah senang dimarahi oleh ibunya Renjana itu.
"Renjana, kakek minta maaf atas perlakuan Nirmala kepada kamu. Tidak seharusnya dia melakukan hal sekejam itu kepada kamu. Dan juga, jangan segan sama kakek dan Keluarga Graciano di sini. Mereka sekarang keluarga kamu" ucap Yudha sambil tersenyum hangat kepada Renjana.
"Kakek nggak perlu minta maaf" ucap Renjana kepada Yudha yang mengusap sayang pucuk kepala anak itu.
"Renjana, meskipun kakek tahu jawaban kamu. Tapi, kakek tetap nawarin ini ke kamu."
KAMU SEDANG MEMBACA
[FF NCT DREAM] KARSA
Fanfic*Lanjutan dari cerita Teduh* Hanya keseharian tujuh pemuda setelah semua masalah yang terjadi.. Cast: 1. Mark Lee as Mada Cazim 2. Huang Renjun as Renjana Wistara 3. Lee Jeno as Janu Oliver 4. Lee Haechan as Hadinata Byantara 5. Na Jaemin as Nanda G...
![[FF NCT DREAM] KARSA](https://img.wattpad.com/cover/375896878-64-k91967.jpg)