"Dasar bodoh! Kau membuat wanita ini menangis kembali!" Rutuk shakti.
Shakti berpikir keras, ia harus menjelaskan bagaimana dan dengan cara apa.
"Apa aku harus mengajaknya shooping? Ah tapi dia tidak suka itu,,"
"Atau aku suruh saja dia untuk menghabiskan uangku? Ah tapi dia pasti akan mencramahi ku,, shakti jangan membuang uang lah, shakti uang itu hasil dari kerja keras lah. Shakti inilah shakti itulah,,"
"Haisshh! aku harus bagaimana?" Gumamnya memikirkan solusi untuk meminta maaf kepada radhika.
"Bagaimana jika aku ajak saja dia untuk membuat janin? Pasti dia suka itu haha"
"Tapi saat ini radhika sedang marah,, bisa - bisa dia bermain diranjang bersamaku dengan muka masam haha"
"Berpikir. Berpikir. Berpikir.!" Hanya kata itu yang saat ini shakti sebutkan.
Senyuman menyungging dibibirnya, sepertinya ia tau ia harus apa.
Shakti mengeluarkan mobil bmw nya.
30 menit menempuh perjalanan...
Karena jarak nya sangat dekat jika di definisikan secara detail.
Shakti memarkirkan mobil nya di parkiran. Ia memasuki mall besar.
Pertama ia mengunjungi lobby untuk mengambil contoh - contoh motor sport yang ia butuhkan.
"Selamat datang tuan,, silahkan memilih desain motor kami,," Ucap pegawai tersebut.
"Aku beli motor itu,, antarkan saat ini juga kealamat rumah ku,," ucap shakti
"Silahkan ikut saya tuan,," Ucap pegawai itu.
Kemudian shakti mengurus surat dan membayaran motor tersebut. Tidak lupa dengan alamat rumah yang ia berikan.
"Hantarkan secepatnya,," ucap shakti
"Baik tuan, terimakasih" Ucap pegawai tersebut.
Shakti pergi kebutik saree didalam mall. Ia sangat bingung mencari - cari saree terbaik.
Setelah selesai. Ia membeli 15 kain saree terbaik yang dibantu oleh penjaga toko tersebut.
Dirinya sudah terlihat seperti anak gadis yang baru mengenal mall saja.
"Tidak mungkin aku menenteng 15 tas belanjaan ini,, baru saja saree,, belum yang lainnya,," gumam shakti kebingungan.
Akhirnya ia mendapat ide.
Ia meminta inspektur disana untuk mencarikan keranjang. Beruntung saja ia sudah akrab dengan inspektur keamanan disini.
Keranjang dorong sudah ada dihadapannya. Shakti memberikan uang tips kepada inspektur tersebut.
"Toko sepatu. Toko sepatu. Toko sepatu" gumamnya mencari - cari toko sepatu.
"Itu dia,,"
Kemudian shakti masuk kedalam toko tersebut. Tentu saja keranjangnya ia titipkan sebentar kepada penjaga yang tidak jauh dari toko tersebut.
Shakti keluar dari toko sepatu wanita tersebut. Ia menenteng 4 tas yang berisikan kotak dan hells di dalamnya.
Ia juga masuj kedalam toko tas. Dan mengambil tas - tas branded nya. Tak peduli harganya seberapa. Ia jabani demi istrinya.
Skip rumah.....
Waktu menunjukan pukul 17.00 (jam lima sore)
Dengan ribetnya shakti mengambil dan menaruh belanjaan. Karena saat ini ia belum memperkerjakan asisten rumah tangga untuk mengurus rumah nya.
"Apa radhika sudah bangun?" Gumam shakti.
Tak lama setelah itu ia melihat seorang wanita ber saree biru dongker dengan baju selengan berwarna hitam.
Kulitnya nampak sekali bersinar karena warna kulit putih susu menempel dengan baju hitam yang dibaluti saree biru tua.
Make up tipis serta rambut yang masih basah. Mungkin habis dikeramas.
"Istriku,," Gumam shakti dengan senyuman yang terus mengembang.
Radhika terus tersenyum menatap suaminya yang tak henti - henti menatap dirinya.
###
Vote dan komen disetiap part nya!!.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Second Love
RomanceShakti arora,,, pria tampan yang mencintai gadis bernama zaskia,,, walaupun ia akan segera menikahi seorang gadis cantik bernama radhika madan tapi ia sama sekali tidak meninggalkan kekasihnya zaskia,,, melainkan hanya menduakan radhika,,, Tidak ti...
