"Kita langsung ke loby saja ya, aku rasa ini sangat merepotkan jika harus dibawa kemana - mana" Ucap shakti berdiri dihadapan radhika yang tengah terduduk
"Biar aku bawa separuhnya, aku sudah lapar" Ucap radhika menengok keatas wajah shakti dengan tangannya yang memegang lengan shakti
"Tidak, nanti kau lelah. Biar aku saja yang ke mobil untuk menaruh belanjaan ini, tapi sebelum itu aku akan mengantarmu ke restaurant terlebih dahulu. Supaya kau bisa lebih cepat makan, bagaimana?" Ucap shakti
'Ini bukan waktunya kau marah radhika' Batin Radhika dengan terus menatap shakti yang juga menatapnya kebawah
"Tidak! Kita akan ke loby baru setelah itu kita cari makanan" Tegas Radhika
"Kau yakin tidak terlalu lama? Melelahkan tidak? Jika kau lelah jangan, lebih baik kau menunggu makanan di restaurant saja biar aku yang ke mobil" Ucap shakti
"Tidak tidak aku akan tetap ikut denganmu" Radhika berdiri lalu mengambil separuh belanjaan dari tangan Suaminya itu
"Ayo kita ke mobil" ajak radhika
Wajah shakti nampak tidak suka ketika radhika yang membawa belanjaannya. Walaupun itu seimbang dengan berat belanjaan yang ia bawa.
"Tidak ada ocehan untuk bantuanku ini!" Lanjuttnya lagi membuat Shakti tidak bisa berkata apa - apa selain menggeleng sebal
Diperjalanan mereka terus saja saling menatap. Shakti yang masih menatap radhika dengan tatapan sedikit sebalnya, dan radhika yang menatapnya ceria.
"Sudahlah jangan memasang wajah masam, aku tidak apa - apa shakti. Sungguh" Ujar Radhika tersenyum
"Yayaaa Baiklah terserah dirimu saja" Pasrah Shakti meladeni istrinya yang tidak mau kalah itu
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di mobil yang sudah diparkirkan di loby. Parkiran di loby mall ini adalah VIV.
Shakti tidak mau jika radhika harus berjalan jauh lagi ketika mobilnya di parkirkan di luar.
Apalagi india terkenal dengan panasnya. Shakti hanya tidak mau Radhika lelah, sudah itu saja.
"Kemari, biar aku taruh di bagasi" Ucap shakti dengan tangan yang sudah mengambil jinjingan Radhika
"Sudah?" Tanya radhika yang dibalas anggukan
"And let's go kita makan!" Seru Shakti berjalan dengan memeluk bahu radhika dari belakang dengan tangan kanannya.
"Kita akan makan dimana?" Tanya radhika sedikit mendongak kewajah suaminya. Tangan kirinya sudah melingkar di belakang perut shakti
Cuph!
Bukannya menjawab, Shakti malah mengecup dahi istrinya. Radhika masih mendongak sambil berjalan. Ia masih menunggu suaminya itu menjawab, tapi suaminya itu malah tetap fokus berjalan.
"Ck!" Decak radhika dengan cubitan yang mendarat di perut Shakti
"Sakit sayang" Keluh Shakti sedikit meledek
Tapi tidak ada respon lagi dari Radhika. Mereka masih berjalan dengan saling menggandeng.
******
KAMU SEDANG MEMBACA
My Second Love
RomantizmShakti arora,,, pria tampan yang mencintai gadis bernama zaskia,,, walaupun ia akan segera menikahi seorang gadis cantik bernama radhika madan tapi ia sama sekali tidak meninggalkan kekasihnya zaskia,,, melainkan hanya menduakan radhika,,, Tidak ti...
