"Iya bu, aku hanya mengonsumsi makanan lembut saja, hambar pula,," Ucap radhika memanyunkan bibirnya
"Haduh, ternyata nasibmu sama sepertiku radhika, ibu pun sama, hambar dan hambarr saja,," Ucap Ny arora
"Nampaknya disini hanya ada dua orang,," Celetuk shakti
Merasa tidak diindahkan sedari tadi, pria itu memutuskan untuk memainkan ponselnya.
Radhika terkekeh melihat ekspresi suaminya yang manyun seperti orang kesal saja. Ny arora nampak melirik sebal kearah shakti, saat anaknya berbicara tadi
"Itu salah mu shakti! Kenapa tidak memberitahukan keadaan radhika kepada ibu?! Kau ini!" Omel Ny arora
"Bukan begitu bu, lagi pula shakti lupa, tidak terpikir ibu sedikit pun saat dalam kondisi radhika yang koma, kritis,, arggh aku pusing, sudahlah. Tidak usah membahas itu,," Ucap shakti malas
"Bukannya seperti itu!! Setidaknya kau bisa memberitahukan ibu shakti!" Kesal Ny arora
"Jika seperti itu, ibu tidak adil jika marah terhadapku saja, bukankah radhika juga tidak memberitahukan ibu tentang dirinya dirumah sakit? Dan sekarang aku minta ibu juga marah terhadap radhika, adil bukan?" Enteng shakti
"Heyyyy!! Istrimu ini koma! Apa kau sudah gila jika nanti ruh istrimu datang kerumah ini dengan mengatakan bahwa dirinya mengalami kecelakaan dan sekarang koma, jadi hanya ruh nya saja yang dapat hadir memberi tahu?? Dasar tidak waras kau ini! Sudahlah pulang! Biarkan istrimu saja yang disini, terserah kau ingin pergi atau bekerja, yang terpenting adalah, kau pergi dari sini sekarang juga!!" Kesal Ny arora
"Eh eh tidak bu bu, maafkan aku, iya baiklah aku tidak akan seperti itu lagi . Tidak akan bu, maafkan aku bu, shakti mohonnn buu,, jangan usir shakti dari sini" Ucap shakti ketakutan
'Bagaimana ini??' Batin radhika bingung, melihat dua orang yang beradu mulut didekatnya.
"Tidak! Tidak! Ibu ingin kau pergi sekarang juga!" Printah Ny Arora
Shakti nampak menghela nafas, sedangkan radhika hanya tegang melihat keadaan disekitarnya
"Silahkan diminum Nyonya,," Ucap bi Nilu memecahkan suasana
'Ada apa ini?' Batin nilu ketika melihat Ny arora dan shakti yang masam
Nilu melirik kearah radhika, radhika menggelengkan sedikit kepalanya.
"Baiklah, aku akan pergi. Ayo radhika,," Ucap shakti berdiri
Radhika masih duduk menatap suaminya yang mengulurkan tangannya kepada dirinya
Karena bingung, radhika menatap Ny arora, Ny arora nampak mengangguk kecil kepada radhika.
Dan akhirnya radhika memegang uluruan tangan shakti.
"Ibu aku pamit,," ucap radhika merasa bersalah
"Ya sayang, jaga dirimu baik - baik, lain kali kau bisikan kepada ruh mu, agar ibu bisa tau saat kau tidak memberitahu ibu nanti," Sinis Ny arora
"Sudahlah radhika ayo,," ucap shakti menarik tangan radhika lalu beranjak pergi dari rumah ibunya
"Nyonya?" Tanya nilu
"Biarlah nilu, aku tau sifat anak ku,," Ucap Ny arora tersenyum.
Perjalanan...
"Emm shakti,," panggil radhika lirih. Tapi tak digubris oleh shakti
"Shakti,,!" Panggil radhika lagi
"APA?!" Tanya shakti dengan nada tinggi
Radhika tersentak kaget. Ia memutuskan untuk tidak memperpanjang perbincangan yang ia buat.
"Em tidak, aku hanya ingin pulang,," Ucap radhika tersenyum
"Kau pikir kita akan kemana?! Ini sudah didalam mobil bukan?! Sudah pasti kita akan pulang,!" Jawab Shakti kesal
Radhika diam, ia tidak tahu harus bagaimana lagi, bisa - bisa situasi ini akan memperkeruh suasana.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Second Love
RomanceShakti arora,,, pria tampan yang mencintai gadis bernama zaskia,,, walaupun ia akan segera menikahi seorang gadis cantik bernama radhika madan tapi ia sama sekali tidak meninggalkan kekasihnya zaskia,,, melainkan hanya menduakan radhika,,, Tidak ti...
