Skip ruang meeting...
"Tuan,, meeting kedua dihari ini 10 menit lagi tuan,," Ucap sameera sukses membuyarkan lamunan Shakti.
Saat ini para pegawai termasuk sameera dan shakti telah berada di ruangan meeting.
"Hah ada apa?" Tanya shakti yang ternyata tidak mendengarkan ucapan sameera
"10 menit lagi client akan datang,," Sameera kembali mengulangi
"Iya aku tahu,," Ucap Shakti kembali menatap objek yang terlihat kabur.
'Ada apa dengan Tuan shakti,, sejak tadi ia selalu melamun, bisa - bisa meeting tidak akan berjalan dengan normal,,' Cemas Sameera mewanti - wanti
Meeting dimulai...
"Jadi bagaimana tuan shakti? Apa kita akan memasukan bursa kesebagian kota new dhelhi?" Tanya Tn. Bathles, client.
"Tuan,,?" Tanya tn. Bathles karena shakti tidak menjawab pertanyaan nya.
Sementara sameera sudah pasrah bahwa meeting hari ini tidak akan berjalan dengan lancar.
"Baiklah kita batalkan kerja sama ini,," Ucap Tn. Bathles
"Iya silahkan,, pintu keluarnya ada disebelah sana,," Ucap shakti santai dengan pandangan yang masih kosong
Sementara Tn. Bathles menghela nafas kesal.
Ruangan meeting kosong saat ini, hanyalah shakti yang masih berada di dalamnya.
"Tuan,," panggil sameera, shakti menoleh.
"Tuan,, ini sudah petang, apa kau baik - baik saja? Apa perlu aku menghubungi Ny. Arora?" Tanya sameera
"Tidak usah!" Tolak shakti, kemudian ia beranjak pergi meninggalkan sameera.
Shakti memutuskan untuk kembali ke ruang kerjanya. Pikirannya kacau kini.
"Sebaiknya aku tidak pulang hari ini,," gumam shakti
Skip pukul 23.35
Terdengar suara riuh piuh didalam perut seseorang, ya itulah shakti. Dia yang sudah merasa kelaparan namun tetap diam duduk dikursi kebesarannya.
Sisilain...
Terlihat seorang wanita yang sedang mondar - mandir tak karuan, dengan wajah cemas pula.
Ia memikirkan bahwa kemana suaminya di jam seperti ini tetapi belum berada di rumahnya.
"Ck! Dimana kau shakti,, apa dia sudah makan,, kenapa larut seperti ini kau belum pulang, astaga!" Cemas radhika
Walaupun ia cukup tersentak kaget atas bentakan suaminya itu, tetap saja rasa perhatian masih ia tunjukan.
Untuk shakti, dia sama sekali tidak memikirkan kecupan dipipi nya yang diberikan oleh zaskia.
Tetapi Shakti memikirkan nada suaranya ketika membentak radhika.
Ia tidak mau jika harus berhadapan dengan istrinya kini.
Shakti takut kepulangan dirinya akan memperkeruh suasana.
"Aku harus mencarinya di kantor,," Gumam radhika.
Kemudian ia mencari kunci mobil cream shakti. Karena suaminya itu memakai mobil putih.
Ketika radhika menyalakan mesin mobil tersebut. Entah kenapa mesin nya tidak mau menyala.
"Ck! Bagaimana ini,,!" Kesal radhika
"Motor sport." Ucapnya ketika melihat moge shakti yang masih baru.
Belum sama sekali dipakai. Radhika mencari kunci motor itu di laci, ia menemukannya.
"Astaga! Aku tidak terlalu bisa mengendarai sebuah motor" cemas radhika
"Hufftt aku bisa!" Ucap radhika setelah menghela nafas berat nya.
Radhika mencoba untuk mengendarai motor sport shakti. Sesekali ia mengendalikan saree nya yang cukup berantakan.
Karena ini malam, jadi tidak akan ada banyak orang yang melihatnya. So, masa bodo saja jika betis nya terlihat sedikit.
"Ya tuhan,,," Cemas radhika memikirkan suaminya sekaligus dirinya yang kurang lihai membawa motor.
Dari arah berlawanan terlihat sebuah truck yang sedikit oleng. Mungkin di jam seperti ini, sudah pasti disebabkan karena faktor kantuk.
Tiddd... tiddd.....
Radhika terus meng lakson sembari menghindar dari arah laju truck tersebut.
Namun sial! Saree nya malah terbelit disaat seperti ini.
Jdgguarrrrrrrrrr!!
Tak bisa dihindari, tabrakan pun terjadi. Tubuh radhika mengguling beberapa kali.
Dengan aliran darah di tangan dan kepalanya, untung saja ia memakai helm. Jika tidak maka tidak tahulah apa yang terjadi nanti.
Untung saja saree radhika robek, jika tidak robek maka kaki nya pasti akan tertindih oleh motor besar milik nya.
Prankkkk!!
Seketika foto kecil shakti dan radhika yang berada di atas meja terjatuh.
"Radhika" gumam shakti cemas.
"Jika aku pulang maka keadaan akan semakin keruh, tetapi jika aku tidak pulang, aku mencemaskan istriku,, semoga dia baik - baik saja,,"
Sisilain...
"Cepat bawa keruang oprasi, korban harus segera di atasi" Ucap dokter shila
"Tapi dokter, harus membutuhkan tanda tangan dari keluarga nya, jika tidak maka kita akan terkena sanksi,," ucap perawat tersebut membuat dokter shila mendecak cemas.
"Siapa keluarga nya?! Jika tidak dioprasi maka pasien bisa tewas! Astaga!!" Kesal dokter shila.
"Saya ayah nya" ucap seseorang yang tak sengaja mendengar ucapan dokter tersebut.
"Dokter nithin? Jadi kau ayah dari korban tadi,,?" Tanya dokter shila
Sementara dokter nithin sudah mengambil alih kertas lalu menandatangi surat izin oprasinya.
"Cepat jalankan oprasi nya sekarang juga,," perintah dokter nithin
"Baiklah dokter,," Ucap dokter shila
Oprasi dimulai....
Sementar dokter nithin masih saja sibuk menghubungi nomor shakti.
"Mau sampai kapan pun telpon ini tidak akan terjawab jika tidak aktif" gumam dokter nithin
Oprasi selesai.....
"Bagaimana shila?" Tanya dokter nithin
"Oprasi selesai, pasien baik - baik saja, namun ia masih dalam keadaan koma, kemungkinan ia akan siuman besok pagi" Ucap dokter shila
"Apa dia bisa dijenguk?" Tanya Dokter nithin
"Tidak bisa, sekitar 2 hari setelah oprasi pasien bisa di jenguk, jika sekarang, pasien masih dalam keadaan kritis,," jelas dokter shila
"Baiklah trimakasih,," Ucap dokter nithin.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Second Love
عاطفيةShakti arora,,, pria tampan yang mencintai gadis bernama zaskia,,, walaupun ia akan segera menikahi seorang gadis cantik bernama radhika madan tapi ia sama sekali tidak meninggalkan kekasihnya zaskia,,, melainkan hanya menduakan radhika,,, Tidak ti...
