My Second Love Part 13

864 70 6
                                        

Selama di perjalanan sama sekali tidak ada sepatah katapun yang terlontar.

Radhika, sebenarnya ia ingin sekali berinteriaksi secara baik dengan shakti. Pikirannya selalu saja menuju pada hal itu demi keharmonisan rumah tangga nya nanti, mengingat shakti mengatakan bahwa ia dijodoh kan dengannya.

Shakti, pria itu kembali seperti es kembali! Ia tidak mau membuat rasa cinta yang membuncah untuk gadis disebelahnya itu karena ia sendiri ingin calon istrinya ini menderita sama seperti dirinya yang akan berpisah dengan kekasih tercinta nya, zaskia dan itupun karena perjodohan shakti & radhika.

Apa disini harus radhika lagi yang bersalah?

Bukan kah gadis itu tidak menginginkan perjodohan ini??

hanya saja itu perintah dari sang ibunda.

"Sh sha shakti,, " gadis ini memanggil dengan suara yang sangat rendah dan lembut. Seperti nya ia sangat gugup memulai pembicaraan ini.

Shakti melirik sekilas lalu kembali mengemudi. Huhh pria ini sangat menyebalkan. Batin radhika merutuk.

"Ada apa?! " tanya shakti terkesan tegas dan ketus. Radhika mengira pria disebelah nya ini tidak akan menggubris perkataanya, namun shakti merespon ucapannya walau dengan balasan yang dianggap nya sedikit ketus.

"I ibumu,, emm i ibumu su sudah sadar atau belum? " tanya radhika mencoba setenang mungkin padahal ia sama sekali tidak merasa ketenangan ada pada dirinya, terlihat betul perkataannya yang terkesan gelagapan.

"Belum! " ketus shakti, singkat padat jelas dan ya sangat mengesalkan bagi radhika.

"Apa separah itu? " tanya radhika lagi-lagi dengan suara yang sangat rendah, seperti nya gadis ini sangat takut jika berbicara langsung dengan pria disebelah nya itu.

"Apa kau tidak melihat jelas?! Orang tua mu saja tewas dalam insiden ini lalu kau menanyakan apa separah itu pikir saja pakai logika mu radhika! " kesal shakti sesekali menatap kearah radhika, karena ia sedang mengemudi.

Entah kenapa ia sangat lah sinis ketika radhika hal menanyakan itu.
Tapi apa salah nya radhika bertanya seperti itu? Toh pertanyaan nya juga masih masuk akal.

Ya mungkin saja itu masuk akal. Yapi bagi pemikiran shakti sangat lah tidak masuk akal bahkan ia menganggap pertanyaan itu bodoh!.

"Maaf kan aku,, " cicit gadis itu dengan susah payah nya meneguk saliva yang mungkin sudah kering di tenggorokan nya.

"Maka dari itu diam! " bentak shakti. Hufftt seperti nya Pria ini benar-benar menganggap radhika sebagai penghancur hubungannya kelak nanti bersama zaskia.

Mumbai's hospital......

Shakti pergi keruang rawat orang tua nya, begitupun radhika yang masih setia mengikutinya dari belakang.

Shakti membuka knop pintu. Tn & Ny. Arora masih tertidur saat ini. Apa mungkin mereka belum sadar? Batin shakti.

Shakti berdiri menatap sendu ibunya itu. Sesekali ia mengecup tangan Ny. Arora yang sedari tadi sudah digenggam oleh nya.

"Ibu, Bangun,,, kenapa kau selalu tertidur bu? Aku sangat merindukan mulut mu yang selalu menyrocos ketika aku tidak makan bahkan mandi,,, maaf kan aku bu,, aku berjanji setelah kau sadar aku akan memenuhi apa keinginan mu,,, kumohon buka mata mu bu,,, " ucap shakti berbicara kepada ibunya yang masih terbaring di kasur rawat nya.

Sementara radhika ia hanya melihat sosok shakti yang tak keras saat ini. Berbeda dengan shakti yang selalu membentak nya tanpa memikirkan apa perkataannya.





****vote-coment-follow****

My Second LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang