Setelah makan malam mereka semua berkumpul di ruang tamu, seperti yang Danisha bilang tadi kalau mereka akan mengadakan rapat untuk pelaksanaan program kerja Ayu dan Andra, padahal Danisha masih harus menyiapkan materinya untuk besok.
"Udah ngumpul semua kan? Tanya Rion.
"Kayaknya udah, kita hitung aja!" Satu! Kata Danisha mulai menghitung.
"Dua!" Kata Elisha mengurutkan hitungan Danisha yang padahal tanpa dihitung juga pasti udah tau lah siapa aja yang belum ngumpul, tapi dasar kedua gadis itu yang iseng , ya ngikut ajalah daripada tantrum.
"Tiga"! Alex
"Empat" Rania
"Lima!" Andra
"Enam!" Viya
"Tujuh!" Ayu
"Delapan!" Inggrid
"Sembilan!" Rion yang malah ikut-ikutan padahal semua anggotanya udah pada ngumpul.
"Sepuluh!" Rayyan
"Sebelas!" Verrel
"..........."
"Al, ayo hitung! Ucap Elisha karena Alvan hanya diam tidak maunyebutkan urutannya.
"Kan udah ngumpul semua! Ucap Alvan.
"Iya, tapi Lo harus tetap ikut ngitung! Kata Eisha lagi.
"Ribet Lo!"
"Tinggal bilang duabelas aja susah banget sih!" Ucap Danisha sewot memarahi Alvan karena masih saja nggak mau bilang urutannya.
"Nah, itu sudah diwakilin sama Danish! Ucap Alvan sambil tersenyum melihat kekasihnya yang tampaknya mulai kesal.
"Diiihhh....nggak jelas Lo! Kata Elisha menggerutu.
" Udah-udah! Karena udah ngumpul semua, kita lanjut aja! Kata Rion menengahi perdebatan mereka.
"Ay, tema proker kalian apa? Tanya Rion ke Ayu.
"Mengenalkan potensi Ekonomi desa"! Kata Ayu membaca tema proker mereka yang akan diadakan lusa di balai warga.
"Berarti sudah pasti akan banyak warga yang hadir nanti, kita harus menyiapkan minuman dan Snack juga, untuk pembawa acaranya siapa kira-kira yang mau? Tanya Rion yang menatap satu per satu anggotanya.
"Jangan liatin gue, besok pagi-pagi gue ada kelas! Ucap Danisha karena Rion menatapnya.
"Biar gue aja yang jadi protokolnya! Kata Rania mengajukan diri.
"Oke, dokumentasi Verrel dan Lo Al! Ucap Rion yang diangguki keduanya.
"Yang persentasi siapa? Tanya Rion lagi.
"Gue! Kata Ayu.
"Oke, dan Ing! Kira-kira sisa uang kas kita masih cukup untuk membeli snacknya? Tanya Rion ke Inggrid.
"Bentar gue cek dulu! Kata Inggrid membuka buku catatan kasnya yang sejak tadi dia pegang.
"Butuh berapa emangnya? Tanya Inggrid kemudian.
"Kalau snacknya kue-kue jajanan pasar yang dimasukin ke kotak seperti kemaren, kayaknya satu juta cukup kok Ing! Jelas Ayu mengingat konsumsi proker Inggrid kemarin.
"Kita aja yang pergi milih ke Toko kuenya sama masukin ke kotaknya nanti biar nggak kayak kemarin kuenya nggak ada macam-macamnya, sejenis semua! Ucap Inggrid.
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Teen FictionKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
