Ketika Andra dan Viya menikmati sarapan pagi mereka dengan sesekali bercanda dan tertawa, tiba-tiba bel Apartemen Andra bunyi membuat Andra segera beranjak untuk mengetahui siapa gerangan yang mengganggu kesenangannya.
"Siapa sih, ganggu aja!" Gerutunya sambil membuka pintu. Dan kedua bola matanya sukses membulat dengan sempurna saat ia tau ternyata Wina sang Bunda yang berkunjung pagi-pagi ke rumahnya, dan lebih gawatnya lagi ada Viya di dalam.
"Bbu..bunda...!"lirihnya..
"Kenapa? Kamu udah sebulan nggak pulang ke rumah, makanya bunda ke sini!" Ucap Wina saat melihat Raut wajah putranya yang sepertinya terkejut karena kedatangannya.
Andra bingung harus bicara apa, untuk menyuruh Viya bersembunyi pun sepertinya sudah tidak keburu lagi karena Wina sudah menerobos masuk.
Andra hanya bisa mengekori Sang bunda dari belakang dengan pasrah, beruntung Viya sudah tidak ada di meja makan.
"Kamu ada tamu ndra?" Tanya Wina ketika melihat bekas piring di meja makan.
"I...it..itu Bun....
"Andra, gue pul....!" Ucapan Viya terhenti saat melihat Andra tengah berdiri menatapnya dengan seorang wanita paruh baya yang masih terlihat begitu cantik dengan rambut bergelombang ya.
Wina langsung menatap tajam ke putranya, dia sudah berpikir yang tidak-tidak tentang putranya itu.
"Kamu nggak ingin menjelaskan sesuatu ke Bunda?" Tanya Wina langsung.
Viya hanya berdiri mematung menundukkan wajahnya saat ia tahu kalau wanita yang berdiri di depannya ini adalah Ibunya Andra.
"Bun, dia....
"Saya Viya Tante, temannya Andra!" Ucap Viya memotong kalimat Andra. Namun Wina hanya melirik sekilas ke Viya, pikirannya semakin berkecamuk saat melihat kaos kebesaran yang dipakai Viya pastilah punya putranya.
"Andra! Kamu punya mulut kan?" Kata Wina lagi tanpa menggubris ucapan perkenalan Viya tadi sehingga membuat Viya sedikit takut.
"Bun, semalam kita pulang dari pestanya Rion udah larut bahkan hampir subuh, Viya ketiduran semalam makanya langsung aku bawa ke sini!" Jawab Andra mulai menjelaskan.
"Bunda nggak tanya kalian darimana, yang bunda tanya dia siapa, kenapa baju kamu bisa dia pakai dan apa yang sudah kamu lakukan sama dia!" Tanya Wina lagi lebih tegas.
"Kan tadi dia sudah bilang namanya Viya...Bun...
"Bunda nggak tanya namanya!! Dia siapa kamu? Kalau sampai kamu berbuat yang tidak-tidak, bunda cincang burung perkutut mu!" Ucap Wina lagi membuat Andra bergidik ngeri, jangan tanya bagaimana Viya, gadis itu bahkan sudah mulai menangis saking ketakutannya.
"Bun, kita cuma tidur doang! Aku nggak mungkin ngerusak Viya!" Sahut Andra membela diri.
Kemudian Wina menatap Ke Viya, mengitari tubuh gadis itu dengan teliti dan hal itu semakin membuat tangis Viya kejer tapi tidak bersuara.
"Beneran kamu tidak diapa-apakan Andra?" Tanya Wina.
"Bunda!...
"Diam kamu!" Sela Wina saat Andra hendak protes.
"Maafin saya Tante, tapi sungguh saya dan Andra tidak pernah melakukan apapun, semalam saya ketiduran di mobilnya Andra saat mau pulang, mungkin Andra nggak tega bangunina saya makanya saya Dia bawa ke sini, dan perihal baju ini, saya pinjam dari Andra!" Ucap Viya lirih dan sedikit berbohong. Ia tidak mungkin bilang kalau ia mabuk semalam bisa-bisa ibunya Andra semakin mengira yang tidak-tidak tentang mereka.
"Jadi kamu siapanya Andra?" Tanya Wina lagi.
"Bunda nakutin Viya lho!" Kata Andra.
"Diam kamu!, berani-beraninya kamu nyembunyiin gadis di apartmenmu!"
"Bunda, tadi kan udah dijelasin sama Viya, masa iya masih curiga!"
"Bunda tanya sekali lagi dan jawab jujur, Kamu siapa ya dia?" Tanya Wina pada putranya.
"Dia Viya Bunda, namanya Viya?" Jawab Andra
"Kamu pacaran sama dia?" Tanya Wina langsung tanpa melunakkan tatapan tajamnya.
Viya bingung harus bersikap apa, pasalnya hubungannya dengan Andra juga belum tau kejelasannya walaupun Andra sudah mengklaim dirinya sebagai pacarnya tapi tetap saja hal ini harus mereka obrolin tapi keburu di sidang ibunya Andra pagi ini.
"Bunda setuju?" Andra malah bertanya balik sambil tersenyum menatap Wina.
Tanpa diduga-duga oleh Viya, Wina malah memeluknya.
"Kalau kalian bilang dari awal kalian pacaran kan bunda nggak galak tadi, maafin bunda ya kalau udah buat kamu takut!" Ucap Wina yang justru membuat Viya bengong.
"Berarti bunda setuju dong!" Kata Andra memastikan.
"Iya, bunda pasti setuju apalagi kalau ayahmu tau sudah pasti kalian langsung dinikahkan!" Ucapan Wina semakin membuat Viya seakan-akan sulit untuk bernafas.
"Hay ...kok malah bengong?" Ucap Wina lagi seraya merangkul Viya.
"Maaf...maaf Tante!"
"No, panggil Bunda aja!" Sahut Wina.
"Bunda?
"Iya, Panggil Bunda!" Ucap Wina lagi memperjelas.
Sungguh Viya nggak tau harus bagaimana, semuanya sangat mendadak baginya,
"Ya..sudah, bunda pulang dulu ya tadi niatnya cuma mampir doang!" Ucap Wina lagi karena memang tujuannya kantor suaminya tapi malah singgah diapartemen Andra putranya.
"Iya bunda!" Sahut Andra dan Viya.
"Kamu jangan macam-macam sama Viya, kalau sudah kebelet bilang ke bunda biar bunda bilang ke orangtua Viya!" Ancam Wina sebelum keluar dari Apartemen Andra.
"Astaga Bunda masih aja curiga sama anaknya!"
"Iyalah, kamu nggak bisa bunda percaya!, nanti kalau Andra macam-macamin kamu bilang ke bunda ya!" Ucap Wina ke Viya,
"Iya Bunda!"
"Ya udah Bunda pulang dulu!"
Setelahnya Wina langsung keluar dari Apartemen Andra, membuat dua sejoli itu tersenyum lega.
"Lo kok nggak bilang kalau ada nyokap Lo!" Protes Viya langsung.
"Mana gue tau kalau bunda ke sini!" Bantah Andra.
"Terus gimana dong?"
"Gimana apanya?"
"Bunda ngiranya kita pacaran!"
"Kan memang kita pacaran lho sayang, nggak penting bagaimana kita bisa jadiannya, yang penting gue serius Sama Lo!" Ucap Andra.
"Tapi kan!"...
"Nggak usah banyak tapi, mandi gih Sono, gue udah suruh temen gue belikan Lo baju ntar siang gue ada meeting soalnya!" Ucap Andra.
"Diiih...udah ngatur-ngatur aja Lo!"
"Terserah gue, yang penting mulai sekarang Lo pacar gue!"
Setelah mengatakan itu Andra melipir ke Dapur lagi dan Viya pun segera beranjak untuk mandi.
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
TeenfikceKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
