Jika Elisha dan Rania harus drama berantem dulu dengan kekasih mereka masing-masing, lain lagi dengan Ayu dan Inggrid yang harus rela dan pasrah mengikuti ataupun melayani hasrat suami mereka. Saat ini Inggrid harus rela tidak keluar dari kamarnya karena keadaan seluruh tubuhnya yang pegal dan ia juga kelelahan. Tidak tanggung-tanggung Rion semalaman menikmati Tubuh istrinya itu dengan nafsu yang membara.
Tidak jauh beda dengan Ayu, bahkan pagi ini ia harus bangun dengan tubuh yang lesu akibat kelelahan dan kurang tidur, semua itu karena ulah Rayyan suaminya.
"Kenapa mukanya cemberut gitu? Harusnya suami mau kerja tu dikasih senyuman!" Kata Rayyan seraya menatap Ayu dari cermin besar di depannya.
"Kamu masih nanya aku kenapa?" Sewot Ayu dengan muka galaknya yang langsung membuat Rayyan terkekeh.
"Siapa suruh pakai baju seksi gitu, kan sayang kalau dianggurin!" Ucap Rayyan santai sehingga membuat Ayu mendengus.
"Aku mau kerja lho Yang, masa' nggak dikasih senyuman?" Protes Rayyan karena Ayu masih betah menekuk wajahnya.
"Iya...iya, nih udah dikasih senyum kok!" Sahut Ayu seraya menyunggingkan senyuman manis di bibirnya.
"Nah harus gitu biar akunya semangat!" Kata Rayyan seraya membubuhkan kecupan manis di dahi Ayu.
"Nanti Danish ke sini biar kamu ada temennya!" Kata Rayyan kemudian.
"Emangnya Alvan ngijinin?"
"Harus ngijinin lah!" Lagian mama udah kangen katanya!" Ucap Rayyan lagi karena memang Semalam Renatta bilang kalau ia ingin bertemu Danisha.
"Ya sudah aku pergi dulu ya, kamu nggak usah nganter!" Ucap Rayyan lagi sambil beranjak dari kamar mereka setelah kembali mencuri satu kecupan di bibir tipis milik istrinya.
Sementara di rumah utama keluarga Mahendra, Inggrid dengan malas-malasan harus siap-siap juga untuk ke kampus, karena tiba-tiba aja tadi dosen pembimbingnya mengadakan pertemuan pagi ini.
"Aku anter ya sayang!" Ucap Rion sambil memasangkan dasi ke lehernya.
"Nggak usah ih, aku bawa mobil aja! Nanti aku sama Rania dan Elisha mau ngemall!" Tolak Inggrid halus.
" Tumbenan cuma bertiga, Danish sama Ayu nggak ikut?"
"Ayu lagi malas katanya, kalau si Danish nggak tau deh, diantara kita berenam cuma dia yang paling sibuk!" Kata Inggrid karena memang benar adanya, selain menjadi mahasiswa akhir yang disibukkan dengan skripsi, Danisha juga masih aktif diberbagai kegiatannya yang lain, belum lagi novel-novelnya yang menarik perhatian para sutradara film bahkan tak jarang mereka meminta Danisha untuk ikut serta berperan dalam Perilisan Film tersebut.
"Sebelum Kita kenal Danish pun, anak itu udah terkenal dikalangan mahasiswa karena dia sering ngisi seminar!"
"Aku salut sama Danisha, padahal usianya aja masih kecil!" Gumam Inggrid pelan tapi masih bisa di dengar oleh Rion.
"Alvan beruntung memiliki Danisha, dan aku beruntung punya kamu!" Ucap Rion seraya menggamit dagu runcing milik Inggrid.
"Diiihhh ... Ngerayu Mulu, turun yuk!"ajak Inggrid seraya menarik lengan Rion untuk turun ke bawah karena Mertuanya sudah menunggu agar sarapan bersama. Kalau berlama-lama takutnya Rion malah mengulangi kelakuannya semalam dan Inggrid nggak akan membiarkan hal itu terjadi sekarang karena dia harus ke kampus.
"Semalam Tante Renatta nelpon katanya dia mau bertemu!" Kata Danisha di sela-sela sarapan pagi mereka.
"Kapan? Biar mas anterin!" Ucap Alvan.
"Nanti kelar dari kampus, mas nggak usah anterin!" Kata Danisha yang langsung membuat Alvan menoleh menatapnya.
"Kenapa?" Protes Alvan.
"Yang ada nanti mas ribut sama Rayyan, biar aku sendiri aja kesananya, ntar pulangnya baru mas jemput! Aku lagi malas nyetir!"
"Siap, laksanakan nyonya muda!" Kekeh Alvan menggoda istri cantiknya itu.
"Mama sama Papa pergi jam berapa tadi Mbak?" Tanya Danisha ke salah satu Maid yang kebetulan melewati meja makan.
"Sekitar jam empat subuh Nyonya!"
Kemudian maid itu kembali melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda tadi setelah melihat majikannya sudah tidak ada yang mau dibicarakan lagi. Briyanna tengah menemani Aliksa ke Paris untuk melakukan perjalanan bisnis, harusnya Alvan yang berangkat tapi Briyanna bilang kasihan Danisha kalau ditinggal sendirian terus sama Alvan. Padahal mah niat Briyanna agar Alvan dan Danisha bisa leluasa memproses kehadiran Oswald junior.
"
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Novela JuvenilKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
