KKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu...
Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita...
#BTS
#EXO
#NOTBL
#KKN
#au
Alvan masih betah menemani Danisha mencoba beberapa sepatu, mulai dari sepatu kets, pantofle maupun heels tapi tak juga ada yang pas menurutnya.
"Kenapa dikembalikan lagi sayang?" Tanya Alvan karena istrinya itu kembali meletakkan sepatu yang dia ambil tadi ke lemari kaca.
"Nggak suka!" Jawabnya lirih.
Alvan hanya diam dan menghela nafas pelan, pasalnya sudah dua jam mereka mencari sepatu tapi semua tidak ada yang cocok menurut Danisha.
"Yang ini gimana?" Alvan menunjukkan Sepasang heels berwarna coklat.
"Nggak suka warnanya!" Kata Danisha cepat.
"Kalau yang ini gimana?" Tanya Alvan lagi seraya memberikan sepasang sepatu kets berwarna hitam.
"Makan aja yuk, kayaknya Verrel nggak ikhlas kasih uangnya makanya sepatunya nggak ada yang cocok!" Kesal Danisha sembari mengambil sepatu kets dari tangan suaminya dan meletakkannya kembali ke tempat semula.
"Ya udah kita makan, kamu mau makan apa sayang?" Tanya Alvan lembut.
"Nggak tau liat nanti aja pengennya apa!" Jawab Danisha.
"Seafood mau?" Tanya Alvan menawarkan. Namun lagi-lagi istrinya itu hanya menggeleng. Alvan kembali menghela nafasnya, masalahnya kakinya sudah pegal sejak tadi berdiri mengikuti kemauan istrinya itu.
"Suruh Rayyan ke sini dong mas!" Ucap Danisha tiba-tiba sambil menyandarkan kepalanya ke bahu Alvan.
"Sayang, Rayyan masih kerja!" Kata Alvan pelan.
"Coba telpon dulu siapa tau udah nggak sibuk!" Kata Danisha lagi sehingga membuat Alvan mau nggak mau menuruti kemauan istrinya itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kita duduk dulu ya sayang sambil nungguin Rayyan!" Bujuk Alvan seraya menuntun Danisha ke salah satu kafe yang berada di dalam mall itu.
Alvan sedikit lega karena Danisha mauenurutinya. Kaki dia aja pegal apalagi Danisha yang sejak tadi seperti tidak ada capeknya keliling mall. Dengan sigapnya Alvan langsung memberikan air mineral ke Istrinya itu.