Bab 191

324 33 2
                                        

"Oh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Oh...jadi nama cowok itu Sean?" Kata Ayu menatap Laki-laki yang kemarin mencuri perhatiannya di pestanya Elisha.

"Jangan gatel Lo Ay, dia pacarnya Clarissa!" Ucap Danisha mengingatkan sembari menunjuk muka Ayu dengan garpu di tangannya. Saat ini mereka masih berada di kafenya Inggrid untuk menikmati masakan nyonya muda Mahendra itu.

Mereka yang cewek-cewek berkumpul di satu meja, dan para suami mereka juga satu meja, sengaja dibuat terpisah katanya biar bebas ngegosip. Lain halnya dengan Clarissa dan Sean kekasihnya yang juga ikut ke kafenya Inggrid, mereka duduk di meja bersebrangan dengan para perempuan -perempuan cantik itu. Dan si Elisha pengantin  baru  juga ngotot ikut gabung bersama mereka meskipun harus melewati perdebatan sengit dulu dengan Verrel suaminya.

"Tapi emang beneran ganteng lho!" Rania juga ikut-ikutan memuji ketampanan Sean.

"Emang siapa yang bilang jelek?" Tanya Viya seraya memasukkan dimsum ke mulutnya.

"Tuh si Danish!" Kata Inggrid.

"Gue nggak ada bilang jelek ya! Gue cuma mengingatkan Ayu sama Inggrid kalau mereka nggak usah menggatel sama pacar orang!" Bantah Danisha.

"Lagian Udah punya laki aja pun!" Lanjutnya lagi ngedumel yang langsung membuat Ayu dan Inggrid kompak mencibir.

"Heh Sha, Lo gak da niatan cerita ke kita momen first night Lo?" Tanya Viya senyum-senyum menggoda Elisha yang  sejak tadi betah mengunci mulutnya. Bukan apa-apa, dia hanya merasa letih dan badannya masih terasa remuk karena tadi sebelum ke kafe Inggrid, Verrel masih sempat-sempatnya menggagahinya.

"Tau nih, kita juga penasaran kali Sha!" Ayu ikutan kepo.

"Apa yang mesti gue ceritain? Apa yang kalian semua rasakan waktu malam pertama nggak jauh beda sama gue!" Jawab Elisha lesu membuat teman-temannya serentak tertawa.

"Capek banget nampaknya Sha?" Goda Danisha cengar -cengir semakin menggoda Elisha.

"Lo jangan nyari gara-gara dulu Danish! Gue belum ada tenaga buat ngelawan Lo!" Ucap Elisha merengek membuat sahabatnya lagi-lagi menertawakannya.

"Gimana sepupu gue Sha? Perkasa nggak?" Tanya Ayu semakin menggoda Elisha, sehingga membuat gadis itu menghela nafasnya.

"Ampun gue!" Keluh Elisha sambil membenamkan Kepalanya di atas meja. Sesungguhnya dia tidak cukup tenaga untuk sekedar berkumpul dengan teman-temannya seperti sekarang ini, dia butuh tidur! Tapi kalau dia tidak bersikeras tadi, bukannya tidur, nanti dia malah tidak bisa berjalan akibat ulahnya Verrel.

"Sabar ya Sha, kita udah duluan ngerasain ya!" Kata Rania sok prihatin padahal tanpa sepengetahuan Elisha, Rania terkekeh geli melihat Elisha yang terkulai lemas tak berdaya seperti sekarang ini.

"Kakak Lo nggak ada rencana kapan merid nya Sha?" Tanya Viya sesekali menatap pasangan itu.

"Nggak tau gue!" Kemarin waktu ditanyain papa, kayaknya Clarissa yang belum siap!"

KKN (Kelar Kuliah Nikah )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang