Saat ini adalah saat dimana Viya tengah mengadakan party di rumahnya yang sudah ia sulap seperti sebuah club malam dengan dress wajib warna hitam, itu juga berarti sudah dua hari lamanya dia berjauhan dengan suaminya Alvan. Komunikasi mereka juga bisa dibilang kurang lancar karena perbedaan waktu, itu sebabnya saat ini Danisha pergi ke acara Party Viya diantar oleh sopir keluarga Oswald, tadinya Danisha ingin menyetir sendiri tapi Briyanna kukuh menyuruh bersama supir saja dan tidak ingin membantah mertuanya itu maka Danisha menurutinya saja.
Suasana di lounge sudah sangat ramai dengan undangan Viya yang memang sebagian ia kenal teman-teman satu jurusan Viya maupun Andra. Viya tidak mengundang yang cowok-cowok itu sebabnya parti ini khusus cewek saja bahkan DJ nya juga perempuan.
Danisha mengitari pandangannya mencari sosok para sahabat-sahabatnya, dan tepat di pojok dia melihat para sahabatnya itu tengah menikmati makanan dan minuman di depan mereka.
"Wuuuiiih... Nyonya muda Oswald cantik banget malam ini!" Komentar Elisha menggodanya begitu ia sampai di meja tempat sahabatnya duduk.
"Gue udah cantik dari lahir!" Sarkas Danisha sambil mendudukkan dirinya di samping Ayu.
"Andra nggak ke sini Vi?" Tanya Danisha seraya menatap Viya.
"Ada, lagi bareng temen-temen nya dia!" Jawab Viya.
"Alvan kapan pulang Danish?" Tiba-tiba Andra sudah berada di belakang Viya dan merangkul bahu kekasihnya itu dari belakang.
"Katanya sih besok!" Sahut Danisha.
"Si Danish jablay!" Mulut Elisha mulai kumat isengnya.
"Kata siapa?" Gue nggak jablay ya!" Bantah Danisha.
"Lo kan LDR sama laki Lo, nah itu namanya apa kalau nggak jablay, jarang dibelai euy....!...kata Elisha lagi.
"Iya Laki gue emang lagi jauh di Canada, tapi tidak dengan uangnya!" Kalau wangi orangnya nggak bisa gue cium tapi wangi uangnya nggak pernah hilang!"
"Stres Lo!.... Cibir Elisha..
"Ellehhh ... Lo juga kalau Verrel nggak punya uang pasti Lo nggak mau kan sama dia!" Tuding Danisha yang dibalas delikan saja oleh Elisha.
"Gue, Lo, kita semua di sini kalau laki nggak punya uang pasti nggak mau kan?, ya kali kenyang cuddle doang tiap hari, bukannya kenyang bunting terus ia!" Kata Danisha lagi yang langsung membuat teman-temannya tertawa mengiyakan karena memang benar adanya.
"Luar biasa ya!" Kata Andra satu-satunya laki-laki diantara kumpulan wanita-wanita cantik itu.
"Iyalah, Lo juga kalau nggak punya uang si Viya mana mau!" Ucap Inggrid
"Pasrah gue mah, orang dianya udah bobol gue duluan!" Jujur Viya membuat Andra mengusap tengkuknya malu sedangkan para wanita-wanita cantik itu serempak tertawa.
"Kalian jangan coba-coba mabuk ya, gue nggak tanggung jawab kalau pawang kalian tiba-tiba datang ngacak-ngacak pesta gue!" Kata Andra sebelum berlalu bersama Viya untuk menyapa tamunya yang lain.
"Kita juga nggak ada niat mabuk kali!" Bantah Rania karena memang tadi juga sebelum pergi Alex sudah mewanti-wanti hal itu padanya, bahkan Alex sampai mengancamnya tadi kalau sampai berani mabuk-mabukan.
Setelahnya Andra dan Viya pergi menyapa Tamu-tamunya yang lain yang kebanyakan teman-teman kampus mereka, tapi ada juga karyawan dari perusahaan Andra maupun dari perusahaan Ayahnya Viya dan tetap khusus perempuan saja.
"Setelah Viya dan Andra, Tinggal kalian berdua lagi Ran sama Lo Sha!" Kata Inggrid sambil mengunyah beberapa cemilan yang tersedia di atas meja.
"Elisha dulu baru gue, ortu gue masih sibuk-sibuknya ngurusin partainya!" Jawab Rania karena diantara mereka hanya Orangtuanya yang berasal dari kalangan politik dimana sang Ayah merupakan Seorang menteri Dan bundanya seorang Fraksi Partai politik.
"Kayaknya seru ya kalau jadi Rania anak dari seorang menteri!" Ucap Inggrid yang langsung membuat Rania menatapnya.
"Seru apanya?" Disembunyikan dari publik, dituntut sempurna, nggak bisa bebas mau ngapain di luaran sana, setiap saat diawasi pers, salah dikit langsung Viral! Dimana letak serunya coba?"
"Kayaknya yang lebih seru itu si Danisha, anak dari seorang Dokter!" Ucap Rania lagi.
"Kalau bisa juga gue nggak mau jalan hidup gue kayak gini Ran, Lo semua kan tau gimana kisah gue!, tapi untuk sekarang sih gue udah berdamai!" Sahut Danisha seraya tersenyum menatap Rania.
"Kalau Lo Sha, kayaknya hidup Lo yang paling sempurna!" Kata Rania menyenggol lengan Elisha.
"Setelah dipisahkan dengan kakak gue satu-satunya itu yang kalian bilang sempurna?"
"Lo punya kakak Sha? Gue pikir Lo anak tunggal!" Ucap Inggrid menyela Kalimat Elisha.
"Gue punya kakak namanya Clarisha, umur kita cuma beda dua tahun, dari dulu kemana-mana kita selalu bareng, baju kita juga sering kompak satu warna, kadang orang-orang ngiranya kita kembar, kalau gue sakit kak Risha juga pasti ikut sakit, dan entah dapat obrolan dari siapa ortu gue, katanya kalau kita sama-sama terus bakalan sakit-sakitan, nggak lama kemudian mama sama papa langsung nganterin kak Risha ke rumahnya Bibi gue ke Sidney, kebetulan Bibi gue nggak bisa punya anak, setelah perpisahan itu kita malah sakit lebih parah untungnya masih bisa sembuh! Sampai sekarang gue nggak pernah bertemu sama dia! Kangen banget gue!" Ucap Elisha seraya menghapus air matanya yang sempat terjatuh tadi.
Danisha mengusap pelan bahu Elisha untuk menenangkan gadis itu,
"Kita semua pasti punya kemelut hidup masing-masing, tidak ada yang terlahir sempurna, terkadang Tuhan mendewasakan kita lewat masalah hidup dulu!" Ucap Elisha bijak malah membuat teman-temannya cengo.
"Ini beneran Elisha yang ngomong barusan?" Kata Ayu masih tidak menyangka kalau kata-kata barusan tadi keluar dari mulut seorang Elisha.
"Lo pikir siapa? Rayyan?.... Elisha mendengus...
"Sahabat gue bisa dewasa juga!"... Danisha memeluk Elisha tapi Elisha keburu menghindar.
"Nggak usah peluk-peluk! ntar orang-orang ngiranya kita lesbong!"
"Dih ... Gue udah punya laki ya!" Ya kali gue ngelesbong sama Lo!"
"Nggak tau aja Elisha seenak apa gacoannya Suami kita! Iya nggak Danish?" Kata Inggrid sambil tertawa.
"Tau nih si Elisha!"
Setelahnya mereka kompak tertawa karena guyonan tak berpaedah dari Inggrid tidak tau saja mereka masalah apa yang sudah menunggu mereka nanti.
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Teen FictionKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
