Bab 48

1.1K 55 0
                                        


Malamnya Danisha kembali disibukkan dengan materi-materi sastra yang akan dia ajarkan besok di kelas, dia tidak sendirian ada Andra yang juga tengah mengetik laporan  program kerja Viya sedangkan Alvan hanya duduk di sofa memperhatikan Danisha diam-diam.

"Danish! Lo punya HVS lagi nggak? Minta dong! Kata Andra sambil melirik apa yang tengah di kerjakan Danisha.

"Nggak ada, lagi kosong! Suruh aja yang lain beli, gue juga masih butuh soalnya!  Sahut Danisha

"Suruh Alex atau Verrel aja yang beli!  Kata Rion yang baru saja keluar dari kamar.

"Biar gue aja yang beli sama Ayu, sekalian kita mau nyari jajanan! Kata Inggrid.

"Mau nyari jajanan kemana, udah malam lho Ing! Kata Rion lembut menatap Inggrid yang berdiri di depannya.

"Kan berdua sama Ayu!"

"Ya udah biar gue temenin aja kalian, jangan lupa bawa uang kas untuk beli Kertas HVS nya, kita butuh banyak soalnya! Kata Rion lagi dan Inggrid langsung beranjak ke kamarnya lagi untuk mengambil uang dari dalam dompetnya.

Akhirnya Rion, Inggrid, Ayu dan Rayyan yang pergi keluar untuk membeli kertas pesanan Andra dan Danisha sekalian menuruti keinginan kedua gadis itu untuk mencari jajanan.

"Kok nggak bawa mobil aja tadi sih!" Gerutu Inggrid sambil mempercepat langkahnya mensejajarkannya dengan langkah besar Rayyan dan Rion.

"Nggak apa-apa kali Ing, jalan kaki malam-malam gini kan seru!" Ujar Ayu sambil memeluk lengan kanan Rayyan.

"Kalian mau jajan apa emangnya? Tanya Rayyan.

"Apa aja, yang penting jajan! Sahut Inggrid.

"Bakso mau?" Tawar Rion.

"Mau!" Jawab Inggrid dan Ayu cepat dan antusias karena sudah lama mereka tidak menikmati makanan itu. Kemudian mereka mempercepat langkahnya menuju warung bakso yang hanya tinggal beberapa meter lagi dari tempat mereka sekarang.

Warungnya cukup ramai padahal nggak lagi malam Minggu, mana meja yang kosong hanya tinggal khusus yang buat pasangan doang, mau nggak mau mereka makannya misah,  Ayu dengan Rayyan sedangkan Rion dengan Inggrid.

"Mau minum apa?" Tanya Rion sambil melihat -lihat  pilihan minuman dari kertas menu.

"Apa aja, yang penting dingin!

"Es teh manis mau?"

"Boleh!"

"Warungnya ramai juga ya, padahal bukan malam Minggu!" Kata Inggrid sambil mengedarkan pandangannya melihat-lihat suasana warung yang rata-rata pengunjungnya muda-mudi seperti mereka.

"Mungkin karena hari Minggu, siapa tau ada yang baru pulang jalan terus singgah makan bakso!" Kata Rion

"Bisa jadi sih!"

Kemudian pesanan mereka datang menghentikan obrolan mereka, dan lebih memilih fokus pada mangkok mereka masing-masing.

Sesekali Rion melirik Inggrid yang  semangat menikmati bakso di mangkoknya,  meniupnya karena baksonya masih panas, atau merasai rasa sambelnya yang dirasa masih kurang pedas, semua itu membuat Rion tersenyum,  menurutnya Inggrid itu lucu dan gemesin.

"Mau nambah lagi?" tanya Rion menawarkan siapa tau Inggrid masih doyan karena gadis sudah menghabiskan semangkok baksonya tanpa sisa.

"Nggak ah, udah kenyang gue!"  Ucap Inggrid sambil menggelengkan kepalanya sehingga membuat Poninya  maju ke depan hampir menutupi matanya, dengan refleks Rion merapikannya hingga membuat gadis itu terkejut.

"Maaf!" Ujar Rion malu setelah sadar apa yang dia lakukan barusan.

"Nggak apa-apa kok, thanks ya!  Ucap Inggrid seraya menyunggingkan senyumnya.

"Poni kamu udah kepanjangan, takutnya malah kena mata nanti!"

"Iya, harusnya udah dipotong sih tapi di sini nggak tau salonnya dimana!" Kata Inggrid yang malah membuat Rion tertawa memperlihatkan  kedua dimple yang menghiasi pipinya.

"Mau nyalon dimana, sepertinya disini juga nggak ada salon! Kata Rion.

"Iya juga sih, ntar aja deh kalau kita dah pulang toh KKN bentar lagi kelar kok! Kata Inggrid yang hanya dibalas anggukan oleh Rion.

"Ting!!!....  Tiba-tiba ponsel Rion bunyi.



  Tiba-tiba ponsel Rion bunyi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.






Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



"Dari siapa?" Tanya Inggrid.

"Andra!"

"Tanyain sekalian mau dibawain  sekalian baksonya siapa tau dia mau!"

"Katanya dia butuh HVSnya Aja!" Kata Rion sambil tersenyum.

Inggrid hanya mengangguk saja, dan tiba-tiba gantian ponselnya yang bunyi.

"Pulang yuk, nih Danisha juga dah rewel butuh HVSnya katanya!"ajak Inggrid

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Pulang yuk, nih Danisha juga dah rewel butuh HVSnya katanya!"ajak Inggrid.

"Ayu sama Rayyan belum tuh!" Kata Rion karena melihat Rayyan sama Ayu masih asyik becanda.

"Samperin aja yuk!"

Inggrid dan Rion langsung beranjak dari meja tempat mereka makan tadi, Inggrid  ngajak Ayu dan Rayyan pulang sedangkan Rion ke kasir buat Bayar makanan mereka.

KKN (Kelar Kuliah Nikah )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang