Pagi ini Viya bangun dengan kepala yang sedikit pusing, kepalanya juga terasa berat mungkin karena ia kebanyakan menangis semalam, Viya merenggangkan badannya sebentar sebelum beranjak dari tempat tidurnya.
Viya tertegun saat melihat sosok Andra tengah sibuk sendiri di dapur apartemennya, dia mematung menatap lurus pada laki-laki itu.
"Dia beneran nggak pulang semalam!" Gumam Viya pelan.
Kemudian Viya berjalan ke dapur dan mengambil air dingin dari dalam kulkas dan langsung meminumnya.
"Oohh...Lo dah bangun, gue pinjam dapur Lo ya!" Kata Andra saat menyadari kehadiran Viya di belakangnya.
"Lagi ngapain sih?" Tanya Viya berjalan mendekati Andra.
"Lo duduk di situ aja, bentar lagi juga ini dah selesai kok!" Ucap Andra menghentikan langkah Viya.
"Lo nggak perlu bantuan gue?" Tawar Viya yang langsung disahuti Andra lewat gelengan kepalanya.
Andra kembali menyibukkan diri dengan masakannya yang hampir matang, sementara Viya hanya mengamati apa yang dilakukan laki- laki itu dari meja makan.
Ingatan Viya kembali pada laki-laki yang baru semalam menorehkan luka di hatinya, laki-laki yang selama empat tahun ini mengisi hari-harinya, laki-laki yang begitu dibanggakan orangtuanya, Ken bukan lagi hanya sekedar kekasih anaknya bagi kedua orangtua Viya, bahkan laki-laki itu sudah dipercayakan Ayahnya untuk mengurus salah satu cabang perusahaannya.
Tanpa sadar air mata Viya kembali mengalir membasahi kedua pipi mulusnya, padahal matanya masih membengkak akibat menangis semalaman. Andra yang melihatnya hanya bisa menghela nafasnya, ia tau sedalam apa rasa sakit di hati Viya, dan ia sangat tau mungkin Viya masih belum bisa menerima Pengkhianatan Ken padanya.
"Nangis lagi....nangis lagi, Lo nggak capek nangis terus?" Kata Andra sontak membuat Viya menghapus air matanya dan memaksakan senyum di bibirnya.
"Kalau aja itu mata bisa bicara, gue rasa mereka udah pada protes sama Lo karena membuat mereka bekerja keras untuk mengeluarkan airnya!" Kata Andra, sedikit konyol memang tapi dia hanya ingin menghibur gadis itu.
"Lo nggak kasihan, mata secantik itu malah Lo biarkan bengkak?" Kata Andra lagi sambil mendudukkan dirinya di depan Viya seraya menata makanan yang dia masak tadi di atas meja makan.
"Makasih ya Andra, Lo udah nemenin gue dari semalam, makasih juga udah buatin gue sarapan!" Ucap Viya.
"Makasih Mulu Lo dari semalam, sekarang hapus air mata Lo dan ayo makan!" Kata Andra yang kemudian membuat Viya tersenyum melihat kehangatan sikap Andra pagi ini.
Keduanya sarapan dalam diam, Andra hanya sesekali melihat ke Viya yang masih menikmati sepiring pasta buatannya. Sampai pada akhirnya bunyi bel apartemen Viya sedikit mengusik acara makan pagi mereka.
"Sebentar gue bukain dulu!" Kata Viya dan langsung berjalan ke arah pintu apartemennya.
"Sayang, maaf! Aku benar-benar minta maaf sama kamu, aku menyesal!" Dengan tidak tau malunya Ken mendatangi Viya dan menggenggam tangan gadis itu.
"Pergilah Ken, hubungan kita sudah berakhir, bukankah semalam kamu yang mengakhirinya?" Ucap Viya tanpa melihat wajah laki-laki itu.
"Sayang maaf, aku sangat menyesal! Aku mohon!" Ucap Ken lagi.
"Kamu bukan menyesali perbuatanmu Ken, tapi kamu hanya ingin memanfaatkan Ayahku dengan terus berada di sampingku!" Sarkas Viya langsung membuat Ken tersentak. Viya sangat tau pasti suruhan Ayahnya sudah melaporkan kejadian semalam dan Ayahnya tidak akan Sudi menerima Ken kalau putrinya sudah disakiti laki-laki itu.
"Tidak sayang, aku masih mencintaimu!" Bantah Ken menarik sedikit keras tangan Viya, awalnya dia memang berfikir akan memanfaatkan Viya lagi untuk mengelabui Ayahnya untuk mempertahankan posisinya di perusahaan orangtua gadis itu tapi ternyata Viya sudah tau rencananya dan membuatnya gagal.
"Berhenti mengucapkan kalimat menjijikkan itu Ken!"
"Ada apa ini?" Andra datang menemui mereka saat mendengar suara Viya yang mulai meninggi.
"Oohhhoo.... Ada apa ini? Kau bilang aku munafik sayang ternyata kau pun sama!" Ucap Ken menertawakan Viya karena kehadiran Andra.
"Katakan! Posisi apa yang dia janjikan padamu bro!" Kata Ken lagi sambil mengitari tubuh Andra.
"Aku tidak menginginkan apa-apa untuk dekat dengan Viya, aku bukan Anda yang harga dirinya bisa dibeli!" Balas Andra mulai emosi melihat kelakuan Ken.
"Bangsat!!!!!... Ken spontan memukul Andra sehingga membuat sudut bibir laki-laki itu berdarah.
"KEN!!!!... KELUAR SEKARANG JUGA!!!! teriak Viya.
"Tidak sayang, aku tidak mungkin meninggalkanmu bersama laki-laki itu!"
"Kau memalukan Ken! Kau dan Andra jelas-jelas berbeda, bahkan saat ini aku begitu malu mengakui kalau aku pernah menjadi kekasihmu!, sebelum kau lebih menunjukkan serendah apa dirimu lebih baik pergi sekarang juga dan jangan pernah menemuiku lagi, kau tau kan bagaimana Ayahku kalau sudah marah?"
"Kau akan menyesal nanti sayang !" Kata Ken hendak pergi tapi langkahnya berhenti saat Andra menghentikannya.
"Tunggu dulu, aku rasa setelah ini kamu bakalan jadi pengangguran, mungkin kau membutuhkan ini nantinya!" Kata Andra memberikan selembar kartu namanya ke tangan Ken. Setelahnya Viya langsung mendorong Tubuh Ken keluar dari Apartemennya dan mengunci pintunya.
"Ternyata mantan Lo orang yang seperti itu Vy!" Ledek Andra menertawakan Viya.
"Diam Lo, gue nggak tau kalau dia seperti itu!"
"Sini, gue obatin pipi Lo!" Viya menarik Andra ke sofa untuk mengobati luka di sudut bibir laki-laki itu.
"Lo beneran mau menerima Ken di perusahaan Lo?" Tanya Viya sambil membubuhkan obat Betadine ke luka Andra.
"Kita lihat aja nanti!" Sahut Andra tersenyum smirk.
"Thanks ya udah obatin luka gue, gue cabut dulu, hari ini gue lumayan sibuk, jangan kangen sama gue!"
"Cih... Siapa juga yang kangen sama Lo!" Ucap Viya tapi tetap saja wajahnya merona tidak tau diri sehingga membuat Andra sedikit gemes melihat gadis itu, ingat ya hanya sedikit!.
"Ya udah gue cabut dulu!" Pamit Andra langsung beranjak keluar dari Apartemen Viya sambil terkekeh.
"ANDRA PRATAMA MYLEZ"
Ceo. Mylez Group
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Teen FictionKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
