Akibat celetukan Elisha tadi, Verrel malah menyalahkan Alvan yang sudah membuat kegaduhan padahal kan Elishanya saja yang tingkahnya kadang di luar nalar.
"Udah dong kok kalian malah ribut!" Tegur Rania menyudahi perdebatan Alvan dan Verrel yang saling menyalahkan.
"Lo juga sha, lain kali sebelum ngomong itu disaring dulu jangan asal nyeplos gitu!" Kata Rania lagi kini memarahi Elisha.
"Apanya yang salah? Gue kan cuma minta dikiss sama Verrel doang, kayak nggak Lo aja yang sering dikokop sama Alex!" Bantah Elisha tak mau kalah membuat kedua pipi Rania merona.
"Tau darimana Lo kalau gue kokopin Rania?" Tanya Alex.
"Tau gue mah waktu kita masih KKN, Lo kokopin Rania di dapur!"
"Astaga...mulut nih anak minta dicabein kayaknya!" Sewot Rania yang sudah kepalang malu mengingat kejadian di posko saat dia dan Alex baru pulang dari luar dan Alex menciumnya di dapur.
"Lo ngintip Sha?" Tanya Danisha seraya memicing menatap Elisha.
"Penting banget gue nguping? Gue mau minum nggak taunya nih laki lagi kokopin Rania, gara-gara mereka gue tahanin haus sampe pagi!" Ucap Elisha mengoceh membuat yang lain tertawa sekaligus geleng kepala melihat kelakuan Elisha untung Danisha lagi model kalem sekarang.
"Ellleeehh....nggak usah sok suci kalian, Lo semua juga pasti pernah kan dikokopin sama Pacarnya!" Kata Rania lagi semakin sewot.
"Gue nggak!" Jawab Inggrid polos karena memang dia belum pernah pacaran dan baru Rion itupun langsung jadi tunangannya.
"Mau nggak sayang?" Tanya Rion iseng tapi malah digeplak sama Inggrid.
"Nikahin gue dulu!" Ucapnya membuat Rion terkekeh gemes.
Tiba-tiba omongan tak berfaedah mereka harus terhenti dan suasana juga berubah menjadi hening ketika Carolla mendekati mereka ke tepi kolam renang tempat dimana mereka sedari tadi berkumpul.
Tak hanya itu, Inggrid bahkan mulai was-was melihat Carolla menatap satu per satu teman-temannya. Inggrid sangat mengenal Carolla yang tidak akan mungkin mau membuang- buang waktunya dengan percuma jika hanya karena ingin berkenalan dengan teman-temannya pastinya Carolla tidak semudah itu membiarkan Inggrid bergaul dengan sembarangan orang menurutnya.
"Rion, siapa mereka?" Tanya Carolla seraya tersenyum yang Inggrid tau kalau senyum itu hanya sebuah keterpaksaan.
"Mereka teman-teman kita dari kampus Tante, mereka juga yang satu kelompok sama kita waktu KKN kemarin!" Jelas Rion yang semakin membuat Carolla ingin tau.
"Oya?" Boleh saya tau nama kalian?" Tanya Carolla lagi, dan hal itu langsung membuat Andra maju paling pertama untuk menyalami Carolla memperkenalkan siapa dirinya.
"Saya Andra Pratama Mylez Tante!" Ucap Andra sengaja memakai nama belakang keluarganya, karena dia sudah cukup tau bagaimana watak dan karakter Carolla yang semuanya harus dinilai dari harkat, derajat dan martabat keluarga. Carolla memang sedetail dan sesombong itu memilih lingkup pertemanan Inggrid, itu sebabnya dia dan Inggrid seringkali bertengkar walaupun pada akhirnya Inggrid juga yang harus mengalah dan menjadi korban keegoisan Carolla.
"Saya Rayyan Geraldy Baldev Tante, dan ini adik saya Danisha Camilla baldev!" Ucap Rayyan memperkenalkan dirinya seraya menarik tangan Danisha. Sama seperti Andra, Rayyan juga menambahkan nama belakang keluarganya yang jarang sekali ia gunakan bahkan hampir tidak pernah.
"Oke, yang lain?" Tanya Carolla lagi, karena kedua orang yang barusan, hanya dengan mendengar nama belakang keluarganya saja Carolla sudah tau kalau teman dari anaknya itu berasal dari keluarga yang seperti apa.
"Ma!" Sela Inggrid tapi langsung dibungkam oleh Carolla hanya dengan mengangkat jari telunjuknya.
"Saya Verrel Pranadipa Cavan Tante!"
"Dan saya Elisha Jeonaya, mama saya Cassandra diva pemilik "Mutiara Cantika Beauty"!" Sambung Elisha yang langsung membuat Carolla antusias begitu mendengar nama usaha Mamanya Elisha.
"Kamu anaknya Cassandra ternyata, salam sama mama kamu ya!" Ucap Carolla tersenyum pada Elisha.
"Iya Tante, nanti saya sampaikan!" Sahut Elisha.
"Kalau nama saya Alexander Harvey Raksana Tante, dan ini tunangan saya namanya Rania Famella!" Ucap Alex yang justru membuat teman-temannya melongo heran pasalnya sejak kapan Alex dan Rania Tunangan?. Sedangkan Rania hanya menyalami Carolla karena tidak sepenting itu baginya memberitahu status keluarganya di depan Carolla, toh Carolla tidak ada hubungannya dengan dirinya.
"Saya Ayunindia Paramitha Tante, saya sahabat dekatnya Inggrid!" Ucap Ayu yang langsung menelisik penampilan Ayu dari ujung kaki sampai ke ujung kepala. Ayu merasa sedikit tersinggung melihat tatapan Carolla yang seolah-olah menghina dirinya.
"Ayu pemilik usaha herbal ma, dan usahanya udah punya beberapa cabang!" Kata Inggrid karena tidak enak hati melihat Ayu diperlakukan demikian oleh Carolla.
"Oke!" Sahutnya singkat.
"Saya Viyasti Dilarang putri tunggal dari Raiden Alfaz Xavier pemilik Xavier Diamond Tante?" Ujar Viya tak kalah sombongnya membuat Carolla langsung berbinar menatap Viya, berbeda dengan Viya yang justru menatap Carolla kesal.
"Dan saya Alvanshal Malik Oswald, sekaligus CEO Oswald Kingdom!" Ucap Alvan menyombongkan dirinya, karena baginya untuk berhadapan dengan orang sombong harus dibalas dengan kesombongan pula.
"Saya rasa Tante sangat tau dan mengenal keluarga saya!" Ujar Alvan lagi karena memang Alvan dan Inggrid sudah berteman sejak kecil dan orangtua mereka juga sudah saling mengenal bahkan Briyanna mamanya Alvan cukup dekat dengan Carolla.
"Waaahhh...sudah lama Tante nggak bertemu mama kamu, kapan-kapan Tante akan undang mereka makan malam!" Ucap Carolla, tapi Alvan malah derdecih pelan sementara itu Inggrid terkekeh melihat Carolla mamanya yang seperti kehabisan kata-kata menghadapi teman-temannya. Setelahnya Carolla langsung beranjak meninggalkan mereka dan kembali pada tamu-tamunya yang kebanyakan teman-teman sosialitanya.
"Gila banget nyokap Lo Ing, kesal banget gue!" Sarkas Viya begitu Carolla sudah tidak terlihat lagi.
"Emang!" Sahut Inggrid terkekeh dan sama sekali tidak tersinggung Viya mengatai Carolla mamanya karena memang semua itu Fakta.
"Ada ya orang sombong begitu!" kata Rania ikut menambahkan.
"Adalah, buktinya mama gue!" Dari mama kecil sudah dimanjakan dengan uang dan harta makanya sampai sekarang mama seperti memperTuhankan hartanya!" Sahut Inggrid.
"Ay, Maafin mama gue ya!, nggak usah diambil hati!" Gue aja anaknya sering disakitin apalagi yang bukan darah dagingnya!"
"Gue nggak apa-apa Ing, santai aja!" Sahut Ayu.
"Ray, mau gue patahin tangan Lo?" Ucap Alvan tiba-tiba, sontak membuat yang lain serentak menatap Rayyan yang masih betah merangkul Danisha.
"Astaga...Danisha adiknya Rayyan lho Al!" Bukan Rayuan tapi malah Ayu yang mengomeli Alvan karena kesal.
"Tau nih, nggak gue restuin mampus Lo!" Kesal Rayyan.
"Gue nggak peduli!" Sahut Alvan datar seraya menarik Danisha dari rangkulan Rayyan dan memeluk pinggang gadisnya itu dengan posesif.
Sudah tidak heran melihat Alvan yang sangat posesif terhadap Danisha, bahkan ucapan Alvan tentang ajakannya Tunangan bukanlah guyonan semata, Alvan sungguh-sungguh dengan ucapannya itu. Bahkan niatnya itu sudah ia bicarakan dengan kedua orangtuanya, tinggal lagi hanya menunggu keputusan Danisha dan meminta persetujuan dari Sandara maupun keluarga Rayyan.
Walaupun hubungan Danisha dan Reinard belum bisa dibilang membaik, tapi Reinard tetaplah Ayah kandung Danisha dan harus ikut andil perihal rencananya untuk melamar Danisha. Danisha sendiri juga bilang kalau dia sudah tidak membenci Rainard tapi tidak juga Ingin memperbaiki hubungan mereka, Atau lebih tepatnya mungkin belum.
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Novela JuvenilKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
