Paginya Viya bangun dengan tubuh yang remuk serta diarea privatnya terasa perih, dia melihat ke sekelilingnya dengan perasaan bingung apa yang sudah terjadi padanya. Ia sama sekali tidak ingat apa-apa, hanya pertemuannya dengan Ken yang ia ingat. Kemudian Viya melihat ke tubuhnya sendiri yang masih polos di balik selimut yang ia pakai untuk menutupi.
Ia sadar dan cukup tau apa yang sudah terjadi padanya. Hatinya sakit, sampai-sampai tangisannya tidak bisa meredakan sakit di hatinya. Andai saja dia menuruti kata-kata Andra mungkin semua ini tidak terjadi padanya, Viya semakin menangis seraya meremas kuat selimut yang membalut tubuhnya,
"Apa yang kau tangisi? Bukankah ini yang kau mau?" Suara yang begitu ia kenali langsung menghentikan tangisannya.
"A-Andraa!....lirihnya parau dengan air mata yang mengalir semakin derasnya membasahi pipinya.
Setelah bangun tadi Andra langsung mandi dan keluar dari kamar untuk mengurus kekacauan yang ia buat tadi malam meskipun ia sudah menyuruh anak buahnya yang membereskan tapi ia juga harus memastikannya. Dan yang paling penting ponsel Ken yang berisi rekaman Viya yang kini sudah berada di tangannya.
"Maafin aku!" Kata Viya lirih tanpa berani menatap wajah Andra. Padahal sebenarnya laki-laki itu sudah tidak marah lagi, hanya saja ia ingin memberi pelajaran pada Tunangannya ini agar lebih berhati-hati dalam berteman dan yang paling penting menurut padanya.
"Sudah tau kan sebrengsek apa sahabatmu itu? Sahabat yang selalu kau bangga-banggakan yang justru menghancurkan mu!" Kata Andra semakin membuat Viya menangis.
"Besok setuju atau tidak, aku akan bilang ke Bunda untuk mengurus pernikahan kita!" Kata Andra lagi yang langsung membuat Viya menatapnya.
"Tapi ...
"Tidak ada tapi-tapi lagi, aku sudah bilang setuju atau tidak kita akan menikah dalam waktu dekat ini!" Kata Andra lagi memotong kalimat Viya barusan.
"Aku udah nggak suci lagi Andra, bagaimana bisa kamu masih mau menerimaku?" Kata Viya membuat Andra justru mematung mendengar kalimat Viya barusan.
Andra gemes sendiri melihat Viya, bagaimana bisa gadis itu berfikir seperti itu padahal sudah jelas-jelas Andra sendiri yang sudah menidurinya.
"Maafin aku ya, apa masih sakit?" Tanya Andra menatap Viya kasihan karena gadis itu kembali menangis. Dia tidak tega melihat gadis yang biasanya ceria itu kini malah menangis.
Viya hanya mengangguk menatap Andra bingung.
"Kenapa minta maaf?" Tanyanya menatap Andra sendu.
"Kau menggodaku semalam, kekasihmu ini normal, mana mungkin aku kuat jika kamu goda seperti tadi malam, maafin aku ya yang udah merebutnya lebih dulu sebelum pernikahan kita!" Kata Andra seraya menggenggam jemari Viya.
"Jadi kita..... Kamu yang....
"Iya sayang, Seva memasukkan obat perangsang ke dalam minuman kamu untuk melancarkan rencana Ken, Entah aku harus senang atau marah yang pasti akulah yang sudah merebut mahkotamu sebelum pernikahan kita, maafin aku ya!"
Mungkin otak Viya sudah rusak saat ini, buktinya dia malah tersenyum saat tau bahwa Andra lah yang sudah merenggut kesuciannya, sedikitpun ia tidak menyesalinya, tadinya ia pikir ia tidur dengan Ken itu sebabnya dia menangis karena merasa bersalah sudah mengkhianati Andra.
"Kok malah senyum?" Tanya Andra bingung mengamati raut wajah cantik Viya.
"Aku senang ternyata bukan Ken tapi kamu yang merenggutnya!" Sahut Viya.
"Mulai sekarang menurut padaku, dan berhenti berhubungan dengan Seva!" Kata Andra, sedangkan Viya hanya mengangguk mengiyakan. Ia sudah tidak punya keberanian untuk membantah setiap perkataan Andra.
"Sekarang mandi yuk, lalu sarapan!" Ucap Andra sambil menggendong Tubuh Viya untuk di bawa kedalam kamar mandi.
"Andra selimutnya!" Kata Viya karena selimut yang sejak tadi menutupi tubuh polosnya jatuh ke lantai.
"Biarin, toh tadi malam aku sudah melihat semuanya!" Bisa apa Viya selain menelusup kan wajahnya ke dada Andra karena menahan malu dengan tubuh polosnya berada di dalam gendongan Andra.
Dengan telaten Andra memandikan Tubuh Viya, menyabuninya serta membilasnya, ingin rasanya ia kembali mengulangi kegiatan mereka tadi malam tapi ia sadar untuk menahannya karena milik Viya sudah pasti masih sakit dan ia juga sebisa mungkin menahannya sampai pernikahan mereka nanti. Biarlah kejadian semalam sebuah kesilapan mereka yang tidak akan mereka ulangi sebelum pernikahan mereka.
Tadi Part sebelumnya sengaja aku buat pendek karena akan ada cerita dewasa, aku nggak mungkin kan update yang ada 21+ dalam keadaan puasa🤣🤣🤣
Makanya setelah buka tadi aku lanjut lagi ke episode bagian nakalnya🤣🤣
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Teen FictionKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
