Hati siapa yang tidak terenyuh melihat pemandangan yang terjadi saat ini, saat dua orang Yang berstatus ayah dan anak yang baru bertemu belum lama ini. Adan banyak kerinduan yang ingin tercurahkan, ada banyak keluh kesah yang ingin disampaikan dan ada banyak kekosongan yang harus diisi di dalam hati mereka masing-masing. Hanya karena sebuah kesalahan yang begitu fatal di masa lalu, sehingga membuat Sang anak harus merasakan rindu sekaligus penasaran akan sosok Ayah dalam hidupnya selama bertahun-tahun.
Selama ini dia hanya meraba-raba keadaan dan menerka-nerka akan kehadiran sosok Ayah dalam hidupnya, menjalani kesendirian serta kesepiannya seorang diri, menjadikannya sosok yang tangguh dan mandiri bahkan diusianya yang masih sangat belia. Akan tetapi semesta seakan berpihak padanya, tak hanya Cinta dari seorang laki-laki bernama Alvan, dan Kasih sayang seorang kakak dari Rayyan dia dapatkan akan tetapi Apa yang menjadi pencariannya selama ini juga sudah ia temukan. Sosok seseorang yang dia panggil Ayah juga sudah ia temukan walau ceritanya tidak seindah yang ia harapkan.
Pelan-pelan ada tangan yang menarik tubuhnya ke dalam dekapan sosok laki-laki yang dia panggil Ayah itu, rasa apa ini? hangat! Bahkan Rasanya hangat sekali, ternyata begini rasanya dipeluk seorang Ayah, Danisha semakin memeluk tubuh itu semakin kuat, seperti gurun pasir yang gersang seketika disirami hujan, seperti itulah rasanya kekosongan hati Danisha sekarang.
Ego dan amarahnya seketika meluruh begitu Danisha merasakan hangatnya berada di pelukan Reinard, biarlah Semesta yang memutuskan hukuman apa yang akan diterima Reinard atas kesalahannya di masa lalu, Danisha hanya seorang anak yang tidak pantas menghakiminya. Dia juga tidak mau tau apa alasan bahkan penyebab kenapa Reinard melakukan kesalahan itu dulu, yang terpenting baginya sekarang belajar memaafkan semuanya, menerima kehadiran Reinard, Rayyan dan Renatta dalam hidupnya.
"Bahkan maafku tidak bisa menyembuhkan hatimu nak, tapi Aku tetap akan meminta maaf darimu, maafkan papa nak...maafkan papa!" Lirih Reinard disela- sela tangisnya. Bahkan laki-laki paruh baya itu begitu terisak pilu sambil mendekap erat tubuh mungil putri kandungnya itu. Penyesalannya begitu besar menggerogoti hatinya.
Tak ada kata ataupun kalimat yang mampu Danisha ucapkan, dia tidak tau harus berkata apa, dia hanya ingin memeluk tubuh ini lebih lama lagi, pelukan yang dia cari selama dua puluh tahun hidupnya.
"Maafkan papa nak....!" Kata-kata itu selalu Reinard ucapkan berulang-ulang sampai-sampai tubuhnya meluruh berlutut di depan Danisha yang langsung kembali di peluk gadis itu.
Sungguh mulut Danisha tidak mampu mengeluarkan kata-kata, air mata dan pelukan eratnya sudah mewakili semuanya, padahal sejak awal ada banyak kata yang ingin ia lampiaskan pada Reinard, tapi saat Reinard memeluknya, semua kalimat yang sudah tersusun rapi itu sirna dari kepalanya, bahkan otaknya sudah tidak mampu melawan hatinya yang lebih menginginkan pelukan kasih sayang yang begitu hangat itu.
"T..tolong jangan tinggalkan Danisha lagi...!" Hanya kalimat itu yang terucap dari mulut Danisha dengan lirih.
"Nggak nak... Itu nggak akan terjadi lagi!"
Rayyan bahkan ikut menangis sambil memeluk Renatta menyaksikan pemandangan indah sekaligus haru di depannya. Lega sekali rasanya melihat Danisha akhirnya bisa menerima Reinard. Awalnya dia pikir Danisha masih keras dengan egonya tapi ternyata hati gadis itu lebih lembut dari yang ia kira.
"Anan gadis papa....!" Kata Reinard mengurai pelukannya untuk mencium kening Danisha penuh kasih sayang.
Kemudian Reinard menarik Rayyan dan Renatta kepelukannya,
"Terimakasih nak, semua ini berkat kamu, Papa juga harus meminta maaf darimu, dan Dari mama, Papa minta maaf atas semua kesalahan papa yang sudah menorehkan luka di hati kalian, maafkan papa!" Kata Reinard yang kembali menangis di pelukan anak dan istrinya itu.
Tak ada kata-kata, kembali pelukan hangat keluarga yang mewakili semua, memaafkan tanpa harus berkata-kata. Semua beban yang selama ini memberatkan hati mereka masing-masing kini semuanya terangkat sudah hanya dengan membuka hati dengan kata maaf.
Makan malam kali ini terasa lebih berwarna, tak henti-hentinya tawa dan senyum menghiasi wajah mereka masing-masing menandakan betapa bahagianya mereka. Bahkan Sandara yang tengah menikmati makan malamnya sendirian di dalam ruang prakteknya ikut merasakan kebahagiaan itu lewat Vidio yang diam-diam dikirimkan oleh Rayyan.
Sandara tersenyum lega, ikut terharu melihat vidio dari ponselnya. Bagaimana pun juga kebahagiaan Danisha adalah yang paling penting untuknya. Melihat tawa bahagia Danisha sudah cukup untuknya, karena memang hanya itulah tujuannya.
Baru saja rasanya Rayyan merasakan bahagianya bercanda, tertawa bahagia bersama Danisha sebagai adik dan Abang, kebersamaan itu harus terusik karena kehadiran sosok lainnya yang menjadi pemicu kekesalan Rayyan. Siapa lagi kalau bukan Alvan. Tanpa diduga-dua laki-laki itu datang bertamu ke rumahnya masih lengkap dengan jas kantornya.
"Pulang sana Lo, ganggu gue aja!" Kesal Rayyan.
"Gue bukan mau liat Lo, gue mau jemput pacar gue!" Sahut Alvan tegas.
"Heh...pacar Lo itu adek gue!"
"Gue nggak peduli!"
"Al, lama-lama gue lempar juga Lo ke segitiga Bermuda sana biar hilang sekalian dari bumi ini!" Kata Rayyan lagi saking kesalnya.
"Sebelum Lo buang gue, Lo duluan yang gue lempar ke sana!" Sarkas Alvan nggak mau kalah.
Rayyan kesal karena kalau Alvan sudah bersama Danisha, Rayyan tidak akan dibolehkan Alvan untuk mendekati Danisha bahkan hanya sekedar memeluk adiknya itu jangan harap Alvan mengijinkannya.
Reinard, Renatta dan Danisha hanya terkekeh melihat perdebatan dua manusia di depan mereka itu tanpa berniat untuk melerai. Bahkan perdebatan itu menjadi tontonan seru bagi mereka, bagaiman tidak seru, yang satu posesif sebagai kekasih dan yang satu posesif sebagai kakak.Yang diposesifin malah tertawa bahagia melihat perdebatan yang bukan baru sekali ini terjadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Teen FictionKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
