Keadaan Danisha sudah sangat membaik sekarang walaupun dia harus rutin ke rumah sakit untuk menjalani terapi Bahunya, dia sudah diperbolehkan untuk pulang seminggu yang lalu, Sandara sengaja mempekerjakan seorang wanita paruh baya untuk mengurus Danisha karena memang kesibukannya di Rumah sakit sebagai Dokter spesialis jantung dan pembuluh dara tidak bisa dia tinggalkan.
Saat ini teman-temannya sedang berkunjung ke rumahnya, ada Elisha, Ayu, Rania, Viya dan bahkan ada Inggrid juga. Semenjak Inggrid menerima perjodohannya dengan Rion, Carolla sudah mulai melunak dan membebaskan Inggrid asalkan bersama Rion.
"Vy, sorry banget ya gue nggak ada di dekat Lo saat Lo lagi sedih!" Kata Danisha setelah mendengar cerita putusnya hubungan Viya dengan pacarnya.
"Nggak apa-apa Danish, gue ngerti kok kan Lo lagi sakit waktu itu, justru gue yang harusnya minta maaf karena bukannya jenguk Lo malah sibuk nangisin si Ken!" Sahut Viya sambil mencomot Risoles dan memasukkannya ke dalam mulutnya.
"Tapi gue salut sama Lo Vy, sedihnya cuma bentaran doang gitu!" Ucap ayu.
"Laah ngapain gue buang-buang waktu nangisin dia Mulu!" Bantah Viya.
"Bukannya karena sudah ada Andra ya!" Ujar Elisha sambil senyum-senyum nggak jelas menggoda Viya.
"Mana dijagain Mulu lagi, ya nggak Sha!" Tambah Rania ikut-ikutan menggoda Viya.
"Malahan nih ya gue denger-denger sampai adu jotos sama Ken karena ngebelain Viya!" Ucap Inggrid cekikan.
"Nih... Orang pada tau darimana sih, kok gue nggak tau apa-apa!" Sela Ayu menatap satu persatu teman-temannya.
"Palingan mereka tau dari pacarnya!" Sahut Viya.
"Kok Rayyan nggak ada cerita ya, awas aja tuh anak kalau sampai dia tau dan nggak cerita sama gue!"
"Sepenting itu Ay!"
"Ya jelas dong, Lo aja yang nggak nanyain Alvan, sekali-sekali Lo galakin tuh si Alvan!" Kata Ayu lagi.
"Jangan ngajarin sesat ke pacar gue Ay!" Ucap Alvan yang Tiba-tiba muncul bersama Rayyan dan Rion.
Bukannya menyahuti ucapan Alvan barusan, Ayu langsung mendekati Rayyan.
"Kamu kok nggak ada cerita sama aku Ray!" Protesnya langsung sehingga membuat Rayyan bingung.
"Cerita apa sih?" Bingung Rayyan.
"Tentang Andra sama Viya!"
"Emang Andra sama Viya kenapa?" Tanya Rayyan balik.
"Loh...bukannya kamu udah tau kalau Andra sama Mantannya Viya berantem di apartemennya Viya?"
"Tau, terus masalahnya apa sayang?"
"Pacar Lo nggak terima dia tau berita itu dari Elisha sama Rania, kenapa nggak dari Lo!" Jelas Danisha.
"Lagian buat apa sih, kan udah tau juga dari Rania!" Kata Rayyan yang nggak habis pikir dengan kelakuan kekasihnya itu.
"Iss ... Harusnya kamu cerita ke aku!"
"Iya..iya...kapan-kapan aku cerita kalau mereka ribut lagi!" Sahut Rayyan pasrah sementara temen-temennya hanya geleng-geleng melihat tingkah Ayu.
"Alex mana Ray?" Tanya Rania.
"Tadi masih keruangan Dosen dulu, palingan bentar lagi juga dah datang!"
" Mau pulang sekarang atau nanti?" Tanya Rion ke Inggrid tapi malah dijawab gelengan oleh gadis itu.
"Nanti kena marah Tante Carolla lho!" Kata Rion lagi.
"Kalau sama kamu kan pasti nggak bakalan dimarah sama mama!"
Rion tersenyum hangat melihat Inggrid kalau lagi bergantung sama dia, Rion sangat suka kalau Inggrid selalu mengandalkan dirinya disetiap keadaan apapun. Bahkan saat Rion lelah sekalipun kalau Inggrid memintanya mengantar ke suatu tempat maka akan dengan senang hati Rion pasti menuruti kemauan gadis itu.
Tidak lama kemudian Andra, Alex dan Verrel sudah tiba di rumah Danisha, mereka malah duduk lesehan di taman rumah Danisha sambil menikmati beberapa cemilan yang sengaja Danisha keluarkan tadi.
"Gays... Berhubung karena kita pada ngumpul di sini, gue mau bilang langsung sama kalian kalau malam Minggu besok gue sama Inggrid tunangan, gue harap kalian semua datang ya, harus datang!" Ucap Rion.
"Undangannya mana?" Tanya Rania.
"Udah nggak penting itu mah Ran, yang penting Rion kan udah bilang langsung ke kita!" Sela Ayu.
"Besok gue yang bawain ya!" Ucap Inggrid.
"Ya udah kalau gitu kita cabut dulu ya, gue harus ngantar Inggrid ini keburu malam nanti, bisa-bisa gue dipecat lagi dari calon mantu!" Ucap Rion sambil beranjak dari duduknya.
"Gue juga Danish, besok gue kesini lagi deh buat nemenin Lo!" Kata Elisha.
"Kayaknya kita semua mau pamit Danish, udah sore banget soalnya!" Ucap Andra sambil melirik ke Viyayang masih santai duduk selonjoran.
" Vy, mau pulang atau gimana?" Tanya Andra.
"Lo duluan aja, gue masih mau di sini!" Sahut Viya tapi Andra justru malah menunggui gadis itu.
"Kita duluan ya!" Pamit Rania Yang diikuti Alex, Elisha, Verrel, Inggrid dan Rion, sementara Rayyan, Ayu, Andra dan Viya masih tinggal.
"Masih sakit nggak sayang bahunya?" Tanya Alvan seraya membantu Danisha menuang air minum ke dalam gelas.
"Kalau banyak gerak sakit tapi kalau didiamkan malah ngilu, serba salah sih!" Keluh Danisha.
"Terapinya masih Rutin kan Danish?" Tanya Viya.
"Iya, kalau nggak ya nggak mungkin secepat ini sembuhnya!".
"Terus masalah Papa gimana Dek?" Tanya Rayyan tiba-tiba membuat Danisha diam dan enggan untuk membahasnya.
"Ray, jangan nanyain gitu lah, Danisha masih pemulihan lho! Lo lupa apa kata dokter kemarin?" Kesal Alvan menatap tajam ke Rayyan, sejujurnya tadi Rayyan juga tidak ingin membahasnya dulu tapi spontan aja mulutnya berkata begitu.
Rayyan saja masih memusuhi Reinard sampai sekarang, dia enggan untuk berbicara dengan Reinard semenjak dari malam dimana Danisha tau kebenarannya, dia terlalu kecewa sama Reinard apalagi Danisha? Bertahun-tahun ditelantarkan laki-laki itu, wajar kalau Danisha belum bisa menerimanya.
Andai saja Danisha tidak mau memaafkan Reinard pun, mungkin Rayyan tidak akan Keberatan, sedangkan dia saja rasanya sulit menerima kalau Reinard ayahnya pernah menjadi orang yang jahat dan tidak bisa menghargai perempuan, Reinard sedikit beruntung waktu itu Rayyan masih kecil kalau tidak dia sudah pasti babak belur di tangan Rayyan anaknya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Teen FictionKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
