Keriuhan terjadi di ruang perawatan Danisha karena kehadiran teman-temannya, keenam wanita cantik itu kalau sudah ngumpul pasti ada saja yang membuat mereka heboh, bertingkah konyol ataupun saling menistakan teman sendiri.
Kali ini yang menjadi korban adalah Rania si pengantin baru tapi masih perawan, padahal gadis itu sudah melangsungkan pernikahannya sekitar tiga hari yang lalu. Tak tahan karena selalu digodain sama teman-temannya akhirnya Rania berniat harus menagihnya ke Alex suaminya nanti setibanya dia di rumah.
"Danish, Lo hamil apa nggak muntah-muntah gitu? Kan kebanyakan orang kalau hamil pasti muntah-muntah!" Tanya Inggrid karena ia perhatikan sepertinya Danisha nggak terlalu memantangkan makanan. Buktinya, cemilan yang mereka bawa tadi dia ikut memakannya tanpa sedikitpun drama kebanyakan wanita hamil.
"Kadang-kadang aja, Tapi paling sering pagi, itu makanya kemaren yang acara wisudaan itu rasanya gue tersiksa lahir dan batin nahankannya!" Sahut Danisha.
"Apa Lo nggak ada curiga gitu sebelum Lo tau kalau Lo hamil?" Tanya Elisha kepo.
"Nggak ada, apalagi saat itu kan kita sibuk-sibuknya jadi gue nggak ada kepikiran juga!"
"Terus ini Alvan kemana?" Tanya Inggrid karena sejak mereka datang tadi Danisha hanya sendirian.
"Lagi keluar beli jus buah kiwi biar gue nggak mual!" Ucap Danisha.
Nggak lama kemudian pintu terbuka dan memperlihatkan Alvan yang tengah membawa kantong kresek di tangannya.
"Rame rupanya!" Ucap Alvan sekedar basa-basi menyapa teman-temannya.
"Mau diminum sekarang sayang?" Tanya Alvan.
"Iya!" Sahut Danisha.
Dengan telaten Alvan memberikan Jus kiwi pesanan Istrinya itu dan membantu Danisha untuk meminumnya.
"Masih mual?" Tanya Alvan lagi seraya menatap paras cantik Danisha dan tak lupa juga tangannya merapikan rambut wanitanya itu.
"Masih tapi nggak yang banget gitu mualnya, masih bisa aku tahan!" Jawab Danisha.
"Duuuuuhhhh...berasa nonton Drama gue mah!"... Celetuk Rania melihat interaksi Alvan dan Danisha barusan.
"Gue masih belum terbiasa ngeliat Alvan mode bucin kayak gini!" Tambah Inggrid.
"Itu karena si Alvan yang kita liat biasanya Kaku!" Ucap Ayu menyahuti.
"Kalau kata Danisha dulu mah kayak kanebo kering!" Ucap Elisha menambahkan sambil tertawa sehingga membuat yang ada di ruangan itu tertawa.
"Nggak cuma itu Sha, Danisha juga bilang lempengan beton lah, Ubin mesjid lah, si muka datarlah, eehhh...nggak taunya malah jadi laki sendiri!" Kata Viya menambahkan sehingga membuat suasana semakin heboh sehingga membuat Danisha malu karena pernah mengatai suami tampannya itu.
"Kok malah ngeroasting gue sih!!!! Protesnya cemberut karena merasa malu.
"Makanya jangan suka ngatain orang, kan kena karma Lo!" Kata Rania masih tertawa.
"Jadi maksud Lo Danisha kena karma karena nikah sama gue gitu?" Protes Alvan malah semakin membuat Rania tertawa.
"Pakai nanya lagi!" Iya nggak Ran?" Celetuk Inggrid disela-sela tawanya.
"Eeelllleeeehhhh... Lo semua juga pernah ya ngatain suami2 kalian!" Lo Ing, ngatain Rion kayak jamet!" Lo juga Ay pernah ngatain Rayyan tiang listrik kan?" Kata Danisha membeberkan aib Ayu dan Inggrid.
"Waaahhhh...parah kalian nistain suami sendiri!" Ucap Elisha sambil terkekeh.
Pintu ruangan Danisha kembali terbuka menampakkan Briyanna yang datang,
"Waaahhh... Lagi rame ya!" Ucapnya lalu kemudian duduk di samping Danisha setelah Teman-temanenantunya itu menyalaminya.
"Gimana keadaannya sayang masih pusing?" Tanya Briyanna seraya mengusap lembut rambut Danisha.
"Udah nggak ma, mualnya juga udah berkurang!" Jawab Danisha yang kemudian membuat Briyanna lega.
"Itu minum apa?" Tanya Briyanna lagi karena melihat Danisha kembali menyeruput jus nya.
"Tadi Al beli jus kiwi ma!" Jawab Alvan.
"Besok biar mama Aja yang buat jus nya nggak usah beli, takutnya kurang terjamin kebersihannya!" Kata Briyanna lagi yang langsung diiyakan oleh Danisha maupun Alvan.
"Kata Dokternya tadi besok Danish udah boleh pulang ma!" Ucap Danisha memberitahu Briyanna.
"Iya? Syukurlah kalau begitu mama senang mendengarnya!"
"Ya udah mama keluar sebentar ya sayanng!" Pamit Briyanna karena ingin memberi ruang bagi Menantunya dan teman-temannya.
"Iya ma!"
"Tante keluar dulu ya!" Pamit Briyanna lagi pada Inggrid dan yang lainnya.
"Iya Tante!"
"Mas juga ya sayang, Mas mau nyari kopi sebentar!" Pamit Alvan seraya membubuhkan ciuman singkat di pelipis Danisha. Lalu setelahnya dia beranjak keluar.
"Danih!" Terus rencana S2 Lo gimana?" Tanya Ayu setelah Alvan sudah tak terlihat lagi di ruangan itu.
" Dipikirin nanti aja lah, gue mau fokus sama kehamilan gue terus ngerawat anak gue nanti!" Jawab Danisha.
"Alvan bilang gue Kuliah dari rumah aja biar dosennya yang datang tapi gue nggak setuju!" Tambah Danisha lagi.
"Kenapa?" Tanya Viya.
" Awalnya rencana gue tetap ngampus seperti biasa tapi gue punya target harus kelar dalam setahun! Tapi Alvan nggak setuju takut gue kecapean katanya!"
"Ya udah sih nurut apa kata Alvan aja Danish, Alvan bilang kayak gitu karena memang benar adanya kalau dia takut ntar Lo kecapean!" Kata Ayu dan disetujui oleh Inggrid dan Rania.
"Masih gue pikirin sih, makanya gue bilang tadi liat nanti aja!"
"Ya sudah apapun yang jadi rencana Lo kedepannya mudah-mudahan berjalan dengan baik, Lo sehat dan lahirannya nanti lancar!" Ucap Inggrid.
"Aamiinn....!" Yang lain hanya ikut mengaminkan saja dengan serentak lalu setelahnya mereka terkekeh sama-sama.
"Ya udah Danish, kita nggak bisa lama!" Udah sore soalnya!" Pamit Inggrid.
"Iya Danish, kadang Abang Lo nggak tentu jadwalnya!" Ucap Ayu.
"Salamina ke Rayyan ya Ay!"
"Oke!"
"Gue juga pulang dulu ya Danish, jaga kesehatan Lo! Kalau Lo ngidam apa-apa dari kita cepat kasih tau!" Ucap Elisha sambil memeluk Danisha.
"Iya, makasih ya buat kalian semua!"
"Da..Da..DA... Danisha!" Kata Viya seraya melambaikan tangannya sehingga membuat Danisha membalasnya sambil terkekeh.
"Kelima gadis cantik itupun keluar dari ruangan Danisha, Danisha yang memang sejak tadi sudah merasa ngantuk langsung memejamkan kelopak matanya bermaksud untuk tidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
KKN (Kelar Kuliah Nikah )
Teen FictionKKN Universitas Nusa Bangsa di sebuah desa yang pada akhirnya melahirkan cerita manis diantara Mahasiswa dan Mahasiswi KKN itu... Kisah yang belum usai, Cinta segitiga, Dan Jatuh cinta terangkum menjadi satu cerita... #BTS #EXO #NOTBL #KKN #au
